Raffi Ahmad Berangkat Haji Malam Ini, Pamitan ke Prabowo

Lifestyle Anindya Kirana Putri 23 Mei 2026 09:56 WIB 7
Raffi Ahmad Berangkat Haji Malam Ini, Pamitan ke Prabowo

Raffi Ahmad dijadwalkan berangkat menjalankan ibadah haji pada Rabu malam, 20 Mei 2026. Sebelum berangkat, ia terlebih dahulu berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Momen itu terekam dalam unggahan Instagram Raffi Ahmad usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026. Dalam kesempatan tersebut, Raffi juga meminta doa dan maaf kepada publik sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Dalam video yang beredar, Raffi menyampaikan langsung rencana keberangkatannya kepada Presiden Prabowo. Ia mengatakan akan berangkat haji malam itu dan meminta izin dengan sopan. Prabowo merespons singkat dengan doa, seraya mendoakan agar ibadah Raffi berjalan lancar dan menjadi haji mabrur. Interaksi singkat itu menjadi sorotan karena menunjukkan kehangatan di antara keduanya.

Pamitan Raffi Ahmad ke Prabowo

Raffi Ahmad datang dengan sikap penuh hormat saat menyampaikan pamit kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia mengucapkan, “Izin Pak, saya haji malam ini Pak, berangkat,” yang kemudian dijawab Prabowo dengan kata, “Mabrur.” Respons singkat itu memperlihatkan dukungan Prabowo atas keberangkatan ibadah haji Raffi. Momen tersebut menjadi bagian yang banyak dibicarakan warganet setelah unggahan itu tersebar.

Selain kepada Presiden, Raffi juga berpamitan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam percakapan singkat itu, Raffi berkata, “Izin berangkat haji,” dan Gibran membalas, “Lancar ya.” Ucapan itu disampaikan dalam suasana hangat setelah agenda kenegaraan selesai. Kehadiran Raffi dalam forum tersebut sekaligus menjadi momentum sebelum ia bertolak ke Tanah Suci.

Raffi kemudian menghampiri Ketua DPR RI Puan Maharani untuk berpamitan sebelum keberangkatan. Kepada Puan, ia mengatakan akan berangkat haji malam itu dan memohon izin. Puan menjawab singkat dengan doa, “Mabrur.” Rangkaian pamitan itu menunjukkan penghormatan Raffi kepada para pejabat negara yang ditemuinya pada hari yang sama.

Momen pamitan ini memperlihatkan sisi personal Raffi Ahmad sebelum menjalankan ibadah haji. Meski dikenal sebagai figur publik dengan jadwal padat, ia tetap menyempatkan diri menyampaikan permohonan izin secara langsung. Sikap tersebut dinilai wajar mengingat keberangkatan haji merupakan perjalanan ibadah penting. Publik pun memberikan perhatian besar terhadap unggahan yang memperlihatkan suasana tersebut.

Doa dan Maaf Sebelum Keberangkatan

Sebelum momen pamitan itu, Raffi Ahmad lebih dulu meminta doa kepada publik. Ia menyampaikan pesan tersebut saat tampil di studio FYP, Trans 7, Jakarta Selatan, pada Selasa, 19 Mei 2026. Dalam pernyataannya, Raffi juga memohon maaf lahir dan batin menjelang keberangkatan hajinya. Permintaan itu disampaikan dengan nada sederhana namun penuh makna.

Raffi mengatakan, “Bismillah aku mau berangkat besok nih, doain ya dan aku minta maaf lahir batin ya.” Ucapan tersebut menunjukkan kesiapan dirinya untuk menunaikan ibadah haji. Sebagai figur yang dikenal luas, ia memilih menyampaikan pesan yang menekankan permohonan doa dan restu. Langkah itu juga menjadi bentuk penghormatan kepada para penggemar dan masyarakat yang selama ini mengikuti kegiatannya.

Di kesempatan yang sama, Raffi mengungkapkan bahwa keberangkatannya kali ini dilakukan sendiri tanpa sang istri, Nagita Slavina. Ia mengatakan, “Iya jadinya sendiri, istri gak ikut, doain ya.” Pernyataan itu memberi gambaran bahwa perjalanan haji ini dijalani dengan niat ibadah pribadi. Meski tanpa didampingi keluarga inti, Raffi tetap meminta dukungan dari publik.

Pengakuan tersebut membuat perhatian publik tertuju pada perjalanan spiritual yang akan dijalani Raffi Ahmad. Banyak pihak menilai keberangkatannya menjadi momen penting dalam kehidupan pribadinya. Doa dan dukungan dari orang-orang terdekat, termasuk para pejabat negara, menjadi bagian dari rangkaian keberangkatan itu. Situasi ini memperkuat kesan bahwa ibadah haji menjadi pengalaman yang sangat bermakna bagi Raffi.

Jadwal Keberangkatan Haji

Raffi Ahmad dijadwalkan berangkat haji pada malam hari setelah seluruh agenda yang diikutinya selesai. Informasi keberangkatan itu disampaikan langsung olehnya kepada para pejabat yang ditemui. Hal tersebut membuat publik mengetahui bahwa jadwal ibadahnya sudah dekat dan telah dipersiapkan sebelumnya. Keberangkatan malam itu menjadi penanda dimulainya perjalanan spiritual ke Tanah Suci.

Dalam konteks jadwal yang padat, Raffi tetap menyempatkan diri menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026. Setelah agenda negara tersebut, ia langsung menyampaikan pamit kepada sejumlah tokoh penting. Langkah itu menunjukkan bahwa urusan pribadi dan profesional dijalankan secara beriringan. Meski demikian, prioritas ibadah tampak tetap menjadi fokus utama.

Keputusan berangkat tanpa Nagita Slavina juga menjadi perhatian tersendiri bagi publik. Raffi menegaskan bahwa istrinya tidak ikut dalam perjalanan haji kali ini. Ia memilih menjalani ibadah tersebut sendiri dan tetap meminta doa dari masyarakat. Sikap ini menegaskan bahwa keberangkatannya merupakan perjalanan ibadah yang bersifat personal.

Unggahan dan pernyataan Raffi kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warganet menyoroti sikapnya yang sopan saat berpamitan kepada para pemimpin negara. Respons singkat berupa doa dari Prabowo, Gibran, dan Puan juga dianggap memperlihatkan suasana yang hangat. Di tengah sorotan publik, keberangkatan haji Raffi menjadi momen yang menarik perhatian luas.

Respons Publik Atas Momen Haji

Momen keberangkatan haji Raffi Ahmad memunculkan banyak respons dari publik. Sebagian warganet mengapresiasi caranya berpamitan dengan tertib kepada para pejabat negara. Unggahan yang menampilkan percakapan singkat itu dianggap mencerminkan sopan santun. Sorotan tersebut juga menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap kehidupan pribadi Raffi.

Selain itu, permintaan maaf lahir dan batin yang disampaikan Raffi dinilai sebagai gestur yang tulus. Ucapan itu lazim disampaikan menjelang perjalanan ibadah, terutama saat seseorang hendak menunaikan haji. Karena dikenal sebagai figur publik, setiap pernyataannya sering menarik perhatian luas. Namun dalam kesempatan ini, pesan yang disampaikan tetap sederhana dan berfokus pada doa.

Keberangkatan haji kerap dipandang sebagai momen penting bagi umat Muslim, termasuk bagi figur terkenal seperti Raffi Ahmad. Publik melihat perjalanan ini bukan sekadar agenda pribadi, melainkan juga perjalanan spiritual yang sarat makna. Karena itu, doa yang dipanjatkan oleh orang-orang di sekitarnya menjadi bagian penting dari pelepasan keberangkatan. Situasi tersebut memberi nuansa haru sekaligus hangat dalam sorotan publik.

Dengan keberangkatan malam itu, Raffi Ahmad memulai perjalanan ibadah yang telah ia sampaikan jauh hari sebelumnya. Permintaan doa, maaf, dan pamit kepada para pejabat negara menjadi rangkaian yang menandai persiapan batinnya. Momen tersebut menunjukkan bahwa ibadah haji tetap menjadi prioritas di tengah kesibukannya sebagai figur publik. Publik pun kini menantikan kabar baik dari perjalanan spiritual yang ia jalani.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!