Purbaya Optimistis IHSG Dekati Bottom dan Prospeknya Cerah

Forex & Saham Gilang Nabaris 27 Mei 2026 18:59 WIB 2
Purbaya Optimistis IHSG Dekati Bottom dan Prospeknya Cerah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pasar saham Indonesia masih memiliki prospek cerah meski belakangan bergerak fluktuatif dan sempat tertekan. Pernyataan itu disampaikan dalam Jogja Financial Festival 2026 saat menjawab pertanyaan mengenai arah pergerakan indeks saham ke depan.

Purbaya menilai posisi indeks saat ini sudah mendekati titik terendah atau bottom, sehingga ruang penguatan masih terbuka lebar. Ia juga meyakini reformasi ekonomi yang dijalankan pemerintah akan memperkuat fundamental nasional dan mendorong kinerja pasar modal.

Prospek IHSG Masih Cerah

Purbaya menilai koreksi yang terjadi pada indeks saham tidak menutup peluang penguatan pada periode berikutnya. Ia menyebut ekonomi Indonesia akan terus membaik seiring langkah perbaikan yang dilakukan pemerintah.

Menurut dia, pasar saham pada dasarnya mengikuti kondisi ekonomi yang bergerak dalam siklus naik dan turun. Karena itu, pelemahan jangka pendek tidak otomatis mengubah prospek jangka panjang pasar modal.

Ia menegaskan keyakinannya bahwa momentum pemulihan masih ada, terutama jika reformasi ekonomi berjalan konsisten. Dalam pandangannya, pasar akan merespons positif ketika fondasi ekonomi semakin kuat.

Purbaya juga mengatakan tekanan yang terlihat saat ini mulai mereda jika dilihat dari analisis teknikal jangka pendek. Dari pembacaan tersebut, ia menilai indeks bisa saja sudah berada di area dasar pergerakan.

Reformasi Ekonomi Jadi Kunci

Purbaya menyebut pemerintah bersama Presiden Prabowo sedang menjalankan reformasi ekonomi secara serius. Ia menilai upaya tersebut tidak dilakukan setengah hati, melainkan untuk membenahi berbagai persoalan mendasar.

Menurut dia, perbaikan pondasi ekonomi akan memberi dampak langsung terhadap kepercayaan investor. Jika fondasi nasional menguat, pasar modal berpeluang ikut bergerak naik secara bertahap.

Ia mengatakan dirinya mendapat tugas untuk membantu menyelesaikan sejumlah pekerjaan pembenahan di berbagai sektor. Purbaya menambahkan bahwa proses tersebut melibatkan kerja sama lintas pihak agar hasilnya lebih efektif.

Dalam pandangannya, reformasi yang konsisten akan menjaga ekonomi tetap berada pada jalur pertumbuhan. Kondisi itu diyakini menjadi modal penting bagi penguatan IHSG dalam jangka menengah dan panjang.

Siklus Bisnis Dorong Kenaikan

Purbaya menjelaskan bahwa ekonomi selalu bergerak dalam siklus bisnis, yaitu fase turun dan naik yang berulang. Ia menilai fase ekspansi dapat bertahan lama apabila reformasi dijalankan secara tepat.

Ia menyebut masa ekspansi ekonomi bisa berlangsung sekitar tujuh hingga delapan tahun jika pengelolaan dilakukan kurang optimal. Namun, durasinya dapat lebih panjang, mencapai sekitar sepuluh tahun, bila kebijakan dijalankan dengan cermat.

Menurut dia, pemahaman terhadap siklus ini penting agar pelaku pasar tidak bereaksi berlebihan terhadap gejolak jangka pendek. Investor dinilai perlu melihat arah besar perekonomian, bukan hanya pergerakan harian indeks.

Purbaya menilai momentum saat ini justru dapat menjadi titik awal bagi periode pertumbuhan berikutnya. Dengan demikian, potensi kenaikan pasar saham masih dinilai terbuka luas.

Investor Diminta Tetap Tenang

Purbaya meminta masyarakat tidak takut berinvestasi di pasar saham untuk jangka panjang. Ia menekankan bahwa keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada kekuatan fondasi ekonomi.

Menurutnya, selama kebijakan fiskal dan reformasi ekonomi dijalankan dengan baik, IHSG akan bergerak naik secara bertahap. Ia menegaskan pemerintah akan terus menjaga agar pondasi ekonomi tetap membaik.

Purbaya bahkan memperkirakan kenaikan indeks bisa mencapai beberapa kali lipat dari titik terendah dalam beberapa tahun ke depan. Ia menyebut kisaran periode 2028 hingga 2030 berpotensi menjadi fase penguatan yang lebih solid.

Dengan keyakinan itu, ia mengajak investor untuk tetap tenang dan berorientasi pada tujuan jangka panjang. Purbaya menilai pasar saham Indonesia masih menyimpan peluang besar selama ekonomi nasional terus menguat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!