PSN Siapkan Strategi Lawan Starlink dengan Teknologi Lokal

Teknologi BRH 31 Mei 2026 21:34 WIB 2
PSN Siapkan Strategi Lawan Starlink dengan Teknologi Lokal

Pasifik Satelit Nusantara (PSN) menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi persaingan layanan internet satelit berbasis Low Earth Orbit, seperti Starlink, yang kian agresif di Indonesia. Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso menyebut perusahaan memilih jalur berbeda dengan mengandalkan teknologi lokal dan layanan berbasis satelit Nusantara Lima.

PSN baru saja mengoperasikan satelit Nusantara Lima yang telah mengantongi izin Jaringan Tetap Tertutup Berbasis Satelit dan Very Small Aperture Terminal dari Kementerian Komunikasi dan Digital. Dengan kapasitas jumbo hingga 160 Gbps, layanan ini diklaim menjadi yang terbesar di kawasan Asia dan menjadi fondasi utama ekspansi PSN.

Strategi internet satelit PSN

Adi menegaskan PSN tidak ingin meniru model bisnis Starlink dalam bersaing di pasar Indonesia. Menurut dia, perusahaan memilih menawarkan opsi berbeda yang lebih menekankan kemandirian teknologi.

Ia menyebut, seluruh pengembangan yang dilakukan PSN, termasuk antena Cerdiq, dibuat di dalam negeri. Pendekatan itu dinilai penting agar layanan yang dibangun tidak semata bergantung pada ekosistem luar negeri.

PSN menilai teknologi lokal dapat menjadi pembeda utama di tengah kompetisi internet satelit yang semakin ketat. Selain soal teknis, strategi itu juga memperkuat posisi industri nasional dalam penguasaan infrastruktur digital.

Dengan basis produksi di tanah air, PSN berharap layanan yang disediakan dapat memberi nilai tambah bagi pengguna dan industri. Perusahaan ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu membangun sistem satelit dengan kualitas yang kompetitif.

Kedaulatan layanan jadi prioritas

Adi menekankan kedaulatan layanan sebagai alasan utama di balik strategi PSN. Menurut dia, infrastruktur yang dibangun di dalam negeri membuat layanan lebih aman dari risiko gangguan geopolitik global.

Ia menyebut kapasitas dan servis yang dioperasikan PSN tetap berada di tanah air. Karena itu, layanan tidak akan mudah terhenti hanya karena perubahan situasi politik internasional.

PSN memandang kepastian layanan sebagai faktor penting bagi pelanggan korporasi maupun institusi. Stabilitas itu dinilai lebih relevan dibanding sekadar menawarkan harga murah dalam jangka pendek.

Pendekatan tersebut juga sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem satelit nasional. PSN ingin menempatkan teknologi dalam negeri sebagai bagian dari ketahanan digital Indonesia.

PSN hindari perang harga

Dalam persaingan dengan Starlink, Adi mengakui tantangan finansial bukan perkara ringan. Ia menyebut perang harga dengan perusahaan besar tidak menjadi pilihan PSN.

PSN menolak masuk ke skema subsidi besar-besaran yang dinilai tidak sehat bagi pasar. Perusahaan memilih menjaga model bisnis yang lebih berkelanjutan dan realistis.

Adi juga menyoroti keunggulan Starlink yang dapat memanfaatkan pendapatan dari pasar Amerika Serikat dan Eropa untuk memperluas penetrasi ke negara lain. Strategi itu membuat persaingan harga menjadi semakin berat bagi pemain lokal.

Meski demikian, PSN tetap percaya diri menawarkan layanan yang berbeda dari kompetitor global. Fokus utama perusahaan adalah kualitas, kedaulatan, dan keberlanjutan layanan.

Nusantara Lima jadi andalan

Nusantara Lima menjadi ujung tombak PSN dalam memperluas layanan internet satelit di Indonesia. Satelit GEO ini resmi dioperasikan setelah memperoleh izin Jartupsat dan VSAT dari Komdigi.

Dengan kapasitas hingga 160 Gbps, satelit tersebut disebut sebagai yang terbesar di Asia. Kapasitas itu diharapkan mampu menopang kebutuhan konektivitas di berbagai wilayah, termasuk daerah yang sulit dijangkau jaringan terestrial.

PSN menempatkan Nusantara Lima sebagai bagian penting dari strategi bisnis jangka panjang. Perusahaan ingin memastikan layanan satelit tetap relevan di tengah perubahan pasar yang cepat.

Di tengah dominasi pemain global, PSN berupaya menunjukkan bahwa layanan berbasis satelit nasional masih memiliki ruang besar untuk tumbuh. Kunci utamanya terletak pada teknologi lokal, kepastian layanan, dan kemampuan bersaing secara sehat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!