Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa harapan utama rakyat Indonesia bukanlah menjadi kaya raya, melainkan menjalani kehidupan yang layak. Pernyataan itu disampaikan saat Pidato Penyampaian KEM-PPKF RAPBN 2027, pada Rabu, 20 Mei 2026, dengan penekanan pada kebutuhan dasar warga seperti makan, obat, rumah, dan pekerjaan yang memadai.
Menurut Prabowo, ukuran kesejahteraan harus dilihat dari kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari secara berkelanjutan. Ia menilai, cita-cita rakyat akan tercapai jika negara mampu memastikan setiap keluarga hidup sehat, cukup pangan, dan memiliki penghasilan yang layak.
Harapan Kesejahteraan
Prabowo menyebut rakyat Indonesia pada dasarnya menginginkan kehidupan yang baik dan bermartabat. Ia menilai, keinginan itu lebih realistis dan relevan dibanding mengejar kemewahan yang tidak terjangkau oleh semua orang.
Dalam pandangannya, hidup layak berarti masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa kesulitan berat. Kebutuhan tersebut mencakup makanan, kesehatan, dan rasa aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa arah kebijakan negara seharusnya menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berfokus pada angka, tetapi juga pada kualitas hidup warga.
Kebutuhan Dasar Warga
Prabowo menjelaskan bahwa hidup layak dimulai dari kemampuan keluarga menyediakan makanan yang cukup setiap hari. Ia juga menyoroti pentingnya susu untuk anak-anak agar tumbuh sehat dan kuat.
Selain pangan, akses terhadap obat menjadi perhatian utama dalam pidatonya. Menurut dia, keluarga tidak boleh kesulitan membeli obat saat ada anggota yang sakit.
Ia menekankan bahwa kebutuhan dasar itu merupakan bagian dari harapan rakyat yang paling sederhana. Negara, kata dia, perlu memastikan kebutuhan tersebut tersedia secara merata di seluruh wilayah.
Rumah Dan Pendidikan
Selain kebutuhan harian, Prabowo menilai kepemilikan rumah menjadi bagian penting dari kehidupan yang layak. Rumah yang memadai, menurutnya, memberi rasa aman dan menjadi tempat tumbuh bagi keluarga.
Ia juga menyinggung pentingnya melihat anak berangkat sekolah dengan sehat. Hal itu dianggap sebagai tanda bahwa keluarga berada dalam kondisi yang cukup baik secara ekonomi maupun sosial.
Dalam penjelasannya, pendidikan anak berkaitan erat dengan kualitas hidup orang tua. Jika kebutuhan dasar terpenuhi, keluarga akan lebih mudah mendukung masa depan anak-anaknya.
Pekerjaan Dan Pendapatan
Prabowo menyampaikan bahwa rakyat juga bermimpi memiliki pekerjaan yang baik. Pekerjaan tersebut harus memberikan pendapatan yang cukup agar keluarga dapat hidup dengan layak.
Ia menilai, akses terhadap pekerjaan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kesejahteraan nasional. Tanpa pekerjaan yang memadai, masyarakat akan sulit memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Menurut dia, pendapatan yang cukup bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal martabat. Karena itu, kebijakan pemerintah perlu memberi ruang bagi penciptaan kerja yang lebih luas dan stabil.
Catatan redaksi: Artikel ini merujuk pada pidato penyampaian KEM-PPKF RAPBN 2027 yang menyoroti arah kebijakan kesejahteraan rakyat. Pemerintah menempatkan kebutuhan dasar masyarakat sebagai ukuran utama dalam menilai keberhasilan pembangunan.
