Pertamina UMK Academy 2025 Bekali Pelaku Usaha Naik Kelas

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 31 Mei 2026 03:21 WIB 3
Pertamina UMK Academy 2025 Bekali Pelaku Usaha Naik Kelas

Ratusan pelaku usaha mikro dan kecil mengikuti pelatihan tematik dalam program Pertamina UMK Academy 2025 untuk memperluas pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat daya saing di berbagai sektor usaha. Program ini dirancang agar pelaku UMK dapat naik kelas lebih cepat melalui pembelajaran yang lebih spesifik dan praktis.

Pertamina menyebut pelatihan tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari craft, furniture, jewelry, food and beverage, agribisnis, jasa, teknologi, fashion, hingga wastra. Kegiatan ini juga menghadirkan mentor ahli yang memberi materi sesuai kebutuhan masing-masing sektor agar peserta lebih siap bersaing di pasar.

Pelatihan UMK Tematik

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan perusahaan terus berinovasi agar UMK Academy memberi manfaat yang lebih cepat bagi pelaku usaha. Menurut dia, pelatihan tematik menjadi salah satu cara untuk membantu peserta mengembangkan usahanya secara lebih fokus.

Baron menjelaskan, setiap kelas dirancang berdasarkan sektor usaha yang ditekuni peserta agar materi yang diberikan lebih relevan. Dengan pendekatan ini, pelaku UMK diharapkan memperoleh bekal yang langsung bisa diterapkan dalam pengembangan usaha.

Ia menegaskan pelatihan tersebut tidak hanya berisi teori, tetapi juga praktik langsung bersama mentor ahli. Pendekatan ini dinilai penting agar pelaku usaha memahami tantangan riil di lapangan dan mampu meresponsnya dengan lebih baik.

Materi Disesuaikan Sektor

Baron menambahkan, peserta kelas fesyen, misalnya, mendapat materi terkait tren mode, manajemen rantai pasok, dan pengembangan produk. Sementara sektor lain memperoleh pembahasan yang sesuai dengan kebutuhan industrinya masing-masing.

Melalui pemetaan materi yang lebih spesifik, UMK diharapkan dapat mengembangkan usaha dengan arah yang lebih jelas. Pertamina menilai langkah ini akan membantu peserta menjadi lebih siap dalam membangun posisi sebagai pemimpin pasar di sektor masing-masing.

Sejumlah pemateri profesional turut hadir dalam pelatihan ini, di antaranya pendiri dan Direktur Kreatif Pyo Jewelry Luthfia Fataty, pemilik Panda Food Stenly Hendi Avanda, serta pendiri Sirtanio Organik Indonesia Ahmad Tessario. Hadir pula pengamat mode sekaligus pendiri Indonesia Fashion Chamber Lisa Fitria.

Peserta Dapat Wawasan Baru

Luthfia Fataty memberikan pelatihan untuk sektor craft, furniture, dan jewelry dengan membagikan pengalaman serta arah tren pasar tahun 2026. Materi itu dinilai penting agar pelaku usaha dapat menyesuaikan produk dengan perubahan selera konsumen.

Sementara itu, Stenly Hendi Avanda membahas distribusi, promosi, dan pengembangan produk di sektor makanan dan minuman. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Salah satu peserta, Novita Hermawan, owner Agrominafiber, mengatakan pelatihan ini membuka wawasan tentang tren desain global, manajemen bisnis, dan pemasaran digital. Ia menilai pembekalan tersebut mendukung peningkatan kapasitas UMKM agar mampu menghasilkan produk yang berdaya saing internasional.

Dorong Ekonomi Inklusif

Peserta lain, Dimita Agustin dari Dara Baro, mengaku lebih memahami cara menghitung ongkos produksi secara efisien setelah mengikuti kelas fesyen. Ia juga memperoleh pemahaman tentang perbedaan katalog, lookbook, dan line sheet dalam strategi pemasaran.

Achmad Em, pemilik Kopi Kalimantan, menyebut kelas tematik F&B memberinya wawasan baru mengenai strategi pengembangan merek, inovasi produk, dan pengelolaan sumber daya manusia. Ia meyakini bekal tersebut akan meningkatkan daya saing produknya di pasar kopi yang semakin ketat.

Pertamina menegaskan UMK Academy 2025 sejalan dengan arah kebijakan pemerintah untuk memperkuat industri kreatif dan mendorong kewirausahaan. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!