Pertamina Perkuat UMKM Lewat Academy dan Pendampingan

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 28 Mei 2026 11:53 WIB 2
Pertamina Perkuat UMKM Lewat Academy dan Pendampingan

PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan dan kemandirian usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia melalui program UMKM Academy. Program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha mengelola bisnis secara lebih profesional, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan pemasaran.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, mengatakan dukungan tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada kenaikan omzet, tetapi juga pada pembukaan lapangan kerja. Dengan penguatan kapasitas usaha, Pertamina menargetkan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar pelaku usaha.

Penguatan UMKM oleh Pertamina

Pertamina menempatkan pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong ekonomi kerakyatan. Melalui UMKM Academy, perusahaan memberikan pendampingan agar pelaku usaha lebih siap menghadapi persaingan pasar.

Fadjar menjelaskan bahwa program tersebut mencakup penguatan manajemen, peningkatan kualitas produk, dan strategi pemasaran. Pendekatan ini disusun agar UMKM memiliki fondasi usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, keberhasilan UMKM juga berpotensi menciptakan efek berantai bagi lingkungan sekitar. Dampaknya dapat terlihat dari meningkatnya penyerapan tenaga kerja dan naiknya pendapatan masyarakat di wilayah usaha.

Pelatihan yang Buka Akses Pasar

Program pendampingan yang dijalankan Pertamina memberi ruang bagi UMKM untuk memahami kebutuhan pasar secara lebih mendalam. Pelaku usaha didorong memanfaatkan pelatihan sebagai sarana memperbaiki kualitas layanan dan produk.

Pendampingan pemasaran menjadi salah satu bagian penting karena banyak UMKM masih menghadapi kendala dalam menjangkau konsumen yang lebih luas. Dengan dukungan itu, produk binaan diharapkan lebih mudah menembus pasar regional maupun nasional.

Pertamina juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam pembinaan UMKM. Karena itu, perusahaan terus mendorong program yang tidak berhenti pada pelatihan, tetapi juga pada penguatan usaha jangka panjang.

Pengalaman Pelaku Usaha Binaan

Inge Arina, pemilik Java Criollo, merasakan manfaat langsung dari pelatihan dan pendampingan yang diberikan Pertamina. Usaha cokelat yang ia jalankan kini semakin dikenal luas berkat dukungan tersebut.

Menurut Inge, bantuan itu tidak hanya berdampak pada perkembangan bisnis, tetapi juga pada para pihak yang terlibat dalam rantai usaha. Dampak berganda muncul ketika produk semakin dikenal dan aktivitas ekonomi di sekitar usaha ikut bergerak.

Ia berharap keberadaan usahanya dapat memberi manfaat lebih besar bagi warga desa di sekitar operasional Java Criollo. Inge menilai, keterlibatan petani dan kelompok wanita tani akan membuat manfaat ekonomi menyebar lebih merata.

Dampak Ekonomi di Daerah

Pemilik usaha Sambal Ning Niniek, Sri Wahyuni, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina. Ia menyebut pendampingan yang diterima membuat usahanya berkembang dari tahap awal hingga dapat dipasarkan lebih luas.

Sri menilai dukungan tersebut sangat berarti karena membantu pelaku UMKM membangun usaha dari nol. Dengan akses pembinaan yang berkelanjutan, produk yang dihasilkan menjadi lebih siap bersaing di pasar yang lebih besar.

Ia berharap kerja sama itu terus berlanjut agar peluang pemasaran semakin luas. Menurut Sri, perluasan pasar akan membuka kesempatan kerja baru dan memberi manfaat lebih besar bagi warga sekitar.

Komitmen Pertamina terhadap UMKM menunjukkan bahwa pemberdayaan usaha kecil dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Jika pendampingan berlangsung konsisten, dampaknya tidak hanya terasa pada pelaku usaha, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat di sekelilingnya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!