Pertamina Patra Niaga Dukung UMKM Naik Kelas

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 23 Mei 2026 08:07 WIB 7
Pertamina Patra Niaga Dukung UMKM Naik Kelas

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga mempertegas komitmennya dalam mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar naik kelas. Momentum Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Nasional dimanfaatkan untuk menyoroti peran UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah dan nasional.

Saat ini, lebih dari 30.000 UMKM telah menjadi Mitra Binaan Pertamina di berbagai sektor, mulai dari kuliner, kerajinan, fashion, pertanian, hingga industri kreatif. Pendampingan yang diberikan mencakup akses permodalan, pelatihan pemasaran digital, pengembangan produk, sertifikasi, serta fasilitasi pameran nasional dan internasional.

Komitmen Pertamina untuk UMKM

Pertamina Patra Niaga menempatkan UMKM sebagai bagian penting dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Perusahaan menilai penguatan pelaku usaha kecil tidak hanya berdampak pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada ketahanan ekonomi di tingkat lokal.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Marchelino Verieza, menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Ia menegaskan bahwa dukungan perusahaan tidak berhenti pada bantuan modal, melainkan juga mencakup pembentukan ekosistem usaha yang lebih tangguh.

Menurut dia, pendampingan yang berkelanjutan dibutuhkan agar UMKM mampu bersaing di era digital. Karena itu, Pertamina Patra Niaga terus mendorong pelaku usaha binaan agar memiliki kapasitas bisnis yang lebih kuat dan adaptif.

Komitmen tersebut juga diarahkan untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal. Dengan pendekatan itu, UMKM diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi pelaku usaha yang berdaya saing tinggi.

Kinerja UMKM binaan meningkat

Sejak awal 2025, sebanyak 2.500 UMKM binaan tercatat mengalami peningkatan omzet rata-rata sebesar 35 persen per tahun. Capaian ini menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan mulai memberi hasil konkret bagi para pelaku usaha.

Selain peningkatan omzet, UMKM binaan juga berhasil menciptakan lebih dari 5.200 lapangan kerja baru. Dampak ini memperlihatkan bahwa pengembangan UMKM berkontribusi langsung terhadap penyerapan tenaga kerja.

Kemampuan menembus pasar ekspor menjadi indikator lain dari penguatan usaha binaan Pertamina. Hingga kini, produk UMKM telah masuk ke Malaysia, Singapura, Jepang, Belanda, Papua Nugini, Jerman, dan Australia.

Pencapaian tersebut menegaskan bahwa produk lokal memiliki peluang besar di pasar global. Dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia mampu memenuhi standar kompetisi internasional.

Sasagu dari Papua mendunia

Salah satu kisah sukses datang dari Sasagu, produk pangan lokal berbasis sagu asal Papua. Produk ini hadir sebagai makanan sehat, praktis, dan bernilai ekonomi bagi masyarakat setempat.

Founder dan Owner Sasagu, Herlinda, menyebut bahwa usahanya bukan sekadar menjual produk. Menurut dia, Sasagu adalah gerakan untuk memberdayakan petani lokal sekaligus membuka lapangan kerja.

Melalui UMK Akademi Pertamina, Sasagu memperoleh ruang untuk memperkuat kapasitas bisnis dan memperluas jejaring. Upaya itu juga diarahkan agar sagu Papua semakin dikenal dan diterima di pasar yang lebih luas.

Produk Sasagu telah diekspor ke Papua Nugini, Jerman, dan Jepang. Capaian ini menjadi bukti bahwa produk berbasis kearifan lokal dapat bersaing di pasar internasional.

Festival UMKM dorong kolaborasi

Dalam rangka Hari UMKM Nasional tahun ini, Pertamina Patra Niaga menggelar Festival UMKM Binaan di lima kota. Kegiatan itu berlangsung di Jakarta, Surabaya, Medan, Balikpapan, dan Makassar.

Festival tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat. Selain itu, ajang ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis.

Kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu tujuan utama dari penyelenggaraan festival. Pertamina Patra Niaga berharap pertemuan berbagai pihak dapat memunculkan kemitraan baru yang saling menguatkan.

Melalui rangkaian program pendampingan dan promosi itu, Pertamina Patra Niaga ingin memperkuat kontribusi UMKM terhadap ekonomi daerah. Perusahaan juga menargetkan produk lokal dapat semakin percaya diri bersaing di pasar internasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!