Pertamina Latih UMKM Ekspor Sambut TEI 2025

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 31 Mei 2026 19:19 WIB 2
Pertamina Latih UMKM Ekspor Sambut TEI 2025

Pertamina menggelar pelatihan ekspor bagi pelaku UMKM binaan di Gedung PPEJP, Grogol, Jakarta, pada 1 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi bekal bagi peserta yang juga dijadwalkan tampil dalam Trade Expo Indonesia 2025, salah satu pameran perdagangan terbesar di Asia Tenggara.

Pelatihan tersebut digelar sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN, dengan fokus mendorong UMKM naik kelas. Pertamina menargetkan peserta lebih siap bersaing di pasar ekspor, baik dari sisi produk, promosi, maupun negosiasi bisnis.

Pelatihan Ekspor UMKM Pertamina

Kepala PPEJP, Sugih Rahmansyah, menyebut program ini dirancang untuk memperkuat kesiapan UMKM menghadapi pasar global. Menurut dia, PPEJP dan Pertamina memiliki visi yang sama, yakni mendorong usaha kecil agar berdaya saing dan mampu menembus pasar internasional.

Selama tiga hari, peserta menerima materi dari praktisi berpengalaman yang membahas strategi promosi di pameran dagang internasional. Materi lain mencakup teknik pitching, temu bisnis, hingga penyusunan kontrak agar peserta memahami proses ekspor secara lebih utuh.

Pelatihan juga dilengkapi praktik langsung, mulai dari display produk, presentasi, hingga simulasi business matching. Pendekatan ini diharapkan membantu peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menerapkannya dalam situasi nyata.

Bekal Menuju TEI 2025

Manager SMEPP Pertamina, Fety, menegaskan pelatihan ini merupakan kesempatan berharga yang perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh peserta. Ia berharap para pelaku UMKM mengikuti seluruh sesi dengan sungguh-sungguh agar dapat segera menerapkan materi dalam pengembangan usaha.

Fety menilai pemahaman yang mendalam atas materi pelatihan sangat penting untuk kesiapan UMKM menghadapi pasar global. Karena itu, peserta didorong tidak hanya fokus pada produk, tetapi juga pada cara membangun komunikasi bisnis yang efektif.

TEI 2025 disebut menjadi momentum besar bagi UMKM untuk memperkenalkan produk kepada buyer internasional. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang agar peserta matang dalam strategi promosi, presentasi, dan negosiasi bisnis.

Antusiasme Peserta UMKM

Salah satu peserta, Gunawan dari UMKM Gun'S Leather asal Garut, akan membawa produk ramah lingkungan berbahan kulit ke TEI 2025. Ia mengaku antusias mengikuti pelatihan karena mendapat kesempatan belajar langsung dari para praktisi.

Gunawan menilai pelatihan ekspor ini memberinya wawasan baru tentang cara memperkenalkan produk di pasar internasional dengan strategi yang tepat. Ia berharap produk yang dihasilkannya dapat diterima pasar luar negeri dan membuka peluang kerja yang lebih luas di daerahnya.

Menurut Gunawan, kesempatan seperti ini sangat berarti bagi pelaku usaha kecil yang ingin naik kelas. Ia juga melihat pelatihan tersebut sebagai jalan untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kepercayaan diri saat berhadapan dengan buyer asing.

Komitmen Pertamina Global

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam mendukung daya saing bangsa. Melalui program pelatihan ekspor, Pertamina ingin memastikan produk UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Fadjar menyebut langkah ini juga menjadi cara Pertamina memperkuat citra bangsa di mata dunia. Ia menilai penguatan kapasitas UMKM adalah bagian penting dari upaya mengangkat potensi lokal ke panggung internasional.

Program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya pada poin peningkatan lapangan kerja berkualitas dan pengembangan kewirausahaan. Pertamina juga menegaskan komitmennya terhadap target net zero emission 2060 melalui dukungan terhadap SDGs dan penerapan ESG di seluruh lini bisnis.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!