Oki Ramadhana Tetap Ikuti Seleksi Direksi BEI

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 26 Mei 2026 16:09 WIB 2
Oki Ramadhana Tetap Ikuti Seleksi Direksi BEI

Mantan Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Direktur sekaligus CEO Indonesia Investment Authority (INA) di tengah proses uji kelayakan dan kepatutan calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang sedang berlangsung di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Meski telah menerima penunjukan di INA, Oki tetap mengikuti proses seleksi direksi BEI karena secara administrasi dinyatakan memenuhi syarat pencalonan. OJK menegaskan, selama masih dalam tahap seleksi, tidak ada kewajiban bagi calon direksi untuk mundur dari jabatan yang sedang diemban.

Oki Ramadhana dan Seleksi BEI

Oki Ramadhana menjadi salah satu kandidat direksi BEI yang sedang menjalani proses fit and proper test di OJK. Proses tersebut telah dimulai sejak pekan lalu dan masih terus berjalan.

Penunjukan Oki sebagai pimpinan INA tidak otomatis menggugurkan statusnya sebagai calon direksi BEI. Hal itu karena pencalonannya telah memenuhi ketentuan administrasi yang dipersyaratkan.

Keikutsertaan Oki dalam proses seleksi juga menunjukkan bahwa tahapan penilaian di OJK masih mengacu pada kelengkapan syarat formal. Dengan demikian, status jabatan saat ini belum menjadi penghalang selama belum ada keputusan akhir.

Sikap OJK Soal Rangkap Jabatan

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menegaskan bahwa calon direksi BEI tidak wajib mengundurkan diri ketika proses seleksi masih berlangsung. Namun, ketentuan berbeda berlaku setelah calon tersebut ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS.

Menurut Hasan, larangan rangkap jabatan baru berlaku apabila yang bersangkutan resmi menjadi anggota Direksi BEI. Pada tahap itu, jabatan sebelumnya harus dilepas agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

Ia menambahkan bahwa ketentuan tersebut merupakan bagian dari tata kelola yang harus dipatuhi dalam lembaga pasar modal. Aturan itu juga dimaksudkan untuk menjaga independensi dan fokus kerja pengurus bursa.

Proses Seleksi Direksi BEI

OJK saat ini tengah menyeleksi 28 calon direksi BEI yang mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan. Dari jumlah tersebut, hanya tujuh nama yang akan dipilih untuk mengisi kursi direksi baru.

Nama-nama terpilih rencananya akan diumumkan pada 22 Juni 2026. Setelah itu, mereka akan mulai efektif menjabat usai RUPS yang dijadwalkan pada 29 Juni 2026.

Proses seleksi ini menjadi salah satu agenda penting bagi masa depan kepemimpinan BEI. Hasil akhirnya akan menentukan arah kebijakan dan strategi bursa dalam menghadapi dinamika pasar modal.

Deretan Nama Calon Direksi

Oki Ramadhana masuk dalam paket calon direksi yang didaftarkan ke OJK. Dalam daftar tersebut, ia bergabung bersama enam kandidat lainnya yang juga mengikuti proses seleksi.

Enam nama lain yang turut masuk daftar adalah Wuddy Warsono, Stephanus Turangan, Bernardus Sumargo, Poltak Hotradero, Syafruddin, dan Yoga Mulya. Seluruh kandidat tersebut kini menunggu hasil akhir penilaian dari regulator.

Penunjukan Oki di INA menambah sorotan terhadap proses seleksi direksi BEI. Publik pasar kini menanti apakah ia akan lolos dan menempati posisi strategis di bursa saham Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!