Oki Ramadhana Pimpin INA, Mandiri Sekuritas Tunjuk Plt Baru

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 21 Mei 2026 23:26 WIB 6
Oki Ramadhana Pimpin INA, Mandiri Sekuritas Tunjuk Plt Baru

Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, resmi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority (INA) oleh Dewan Pengawas INA. Penunjukan tersebut kemudian diikuti dengan pengangkatan Alex Widi Kristiono sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Mandiri Sekuritas. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan kelancaran operasional perusahaan.

Alex menyatakan perusahaan akan tetap fokus mengembangkan bisnis melalui lini Retail, Capital Market, dan Investment Banking. Mandiri Sekuritas juga menegaskan transisi kepemimpinan akan dijalankan sesuai tata kelola perusahaan yang baik. Di bawah kepemimpinan Oki, perusahaan mencatat pertumbuhan jumlah nasabah ritel lebih dari 1,3 juta di platform digital trading.

Transisi Kepemimpinan

Penunjukan Oki Ramadhana sebagai Ketua Dewan Direktur INA menjadi penanda penting dalam perjalanan kariernya di industri keuangan. Keputusan itu diambil oleh Dewan Pengawas INA beberapa waktu lalu. Posisi tersebut menempatkan Oki pada peran strategis dalam penguatan investasi nasional.

Seiring keputusan itu, Mandiri Sekuritas mengumumkan penunjukan Alex Widi Kristiono sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama. Penunjukan langsung dilakukan agar operasional perusahaan tetap berjalan tanpa hambatan. Manajemen menilai langkah ini penting untuk menjaga stabilitas organisasi.

Alex menyampaikan bahwa perusahaan akan meneruskan strategi bisnis yang telah disusun sebelumnya. Fokus utama tetap diarahkan pada layanan kepada nasabah dan pemangku kepentingan. Dengan demikian, kesinambungan usaha diharapkan tidak terganggu oleh perubahan kepemimpinan.

Perusahaan juga menegaskan transisi akan berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Pendekatan tersebut dipandang penting untuk menjaga kepercayaan pasar. Selain itu, kesinambungan layanan menjadi prioritas dalam masa perpindahan jabatan.

Fokus Pada Nasabah

Dalam keterangan tertulis, Alex menegaskan bahwa arah pengembangan bisnis tetap berpusat pada nasabah. Tiga lini utama yang menjadi fokus adalah Retail, Capital Market, dan Investment Banking. Strategi ini diharapkan memperkuat posisi perusahaan di pasar modal.

Mandiri Sekuritas melihat layanan ritel sebagai salah satu motor pertumbuhan perusahaan. Digital trading platform menjadi kanal utama dalam menjangkau investor individu. Basis nasabah yang besar memberi ruang bagi ekspansi layanan yang lebih terukur.

Pada lini Capital Market, perusahaan berupaya mempertahankan peran sebagai mitra transaksi yang kompetitif. Sementara itu, Investment Banking tetap diarahkan untuk mendukung kebutuhan korporasi. Kombinasi ketiga lini tersebut menjadi fondasi utama bisnis perusahaan.

Alex menegaskan perusahaan akan melanjutkan visi menjadi investment banking terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara. Pencapaian visi itu akan ditempuh melalui implementasi strategi bisnis yang telah direncanakan. Penguatan hubungan dengan nasabah menjadi bagian penting dari langkah tersebut.

Kinerja Perseroan

Mandiri Sekuritas merupakan anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Perusahaan telah beroperasi di industri pasar modal Indonesia sejak tahun 2000. Dalam kurun waktu itu, Mandiri Sekuritas membangun basis bisnis yang relatif kuat.

Hingga 30 Maret 2026, pendapatan usaha bersih Mandiri Sekuritas tercatat sebesar Rp409,6 miliar. Capaian tersebut naik 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode sebelumnya, pendapatan usaha bersih perseroan sebesar Rp211,7 miliar.

Pertumbuhan itu menunjukkan kinerja bisnis yang solid di tengah dinamika pasar. Manajemen menilai peningkatan tersebut merupakan hasil dari strategi yang konsisten. Momentum ini menjadi modal penting untuk menjaga laju bisnis ke depan.

Kinerja yang kuat juga memperlihatkan daya tahan perusahaan dalam mengelola portofolio usaha. Di saat yang sama, pertumbuhan pendapatan menjadi sinyal positif bagi investor dan nasabah. Hal ini mempertegas posisi Mandiri Sekuritas di industri sekuritas nasional.

Sumber Pendapatan Utama

Kontribusi pendapatan usaha Mandiri Sekuritas masih didominasi oleh lini Retail. Segmen tersebut menyumbang 54 persen dari total pendapatan usaha. Dominasi ini menegaskan pentingnya basis nasabah ritel bagi perusahaan.

Lini Capital Market berada di posisi berikutnya dengan kontribusi 27 persen. Porsi tersebut menunjukkan peran besar bisnis pasar modal dalam menopang kinerja perseroan. Sementara itu, sisa pendapatan berasal dari segmen Investment Banking dan Mandiri Securities Singapore.

Komposisi pendapatan tersebut memperlihatkan struktur bisnis yang relatif seimbang. Retail menjadi penggerak utama, sedangkan dua lini lainnya memperkuat diversifikasi pendapatan. Strategi diversifikasi ini dinilai penting untuk menjaga ketahanan usaha.

Di tengah transisi kepemimpinan, fokus pada kinerja operasional tetap menjadi perhatian utama. Perusahaan berupaya menjaga layanan tetap lancar sambil mempertahankan pertumbuhan. Dengan modal kinerja yang kuat, Mandiri Sekuritas menatap fase baru secara lebih percaya diri.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!