Nur Ungkap Alasan Kabur dari Rumah Erin demi Orang Tua Sakit

Lifestyle Anindya Kirana Putri 02 Juni 2026 17:10 WIB 2
Nur Ungkap Alasan Kabur dari Rumah Erin demi Orang Tua Sakit

Nur, mantan asisten rumah tangga yang pernah bekerja di kediaman Rien Wartia Trigina alias Erin, mengungkap alasan di balik keputusannya melarikan diri dari rumah majikan. Ia nekat memanjat pagar tinggi demi bisa pulang ke kampung halaman dan menjenguk orang tuanya yang sedang sakit.

Peristiwa itu terjadi setelah Nur merasa permohonan berhenti bekerja secara baik-baik tidak kunjung mendapat restu. Ia menyebut kondisi keluarganya sudah darurat, namun keberangkatannya disebut harus menunggu adanya asisten rumah tangga pengganti.

Alasan Nur Kabur

Nur menegaskan keinginannya keluar dari pekerjaan itu semata-mata karena ingin merawat orang tuanya. Ia mengatakan kondisi kesehatan keluarga terus menurun, sehingga kepulangannya menjadi sangat mendesak.

Menurut pengakuannya, ia sudah berusaha meminta izin dengan cara yang sopan. Namun, permintaan itu tidak langsung dikabulkan karena ada syarat menunggu pengganti yang masuk.

Situasi tersebut membuat Nur merasa tidak memiliki banyak pilihan. Dalam kondisi terdesak, ia akhirnya memilih kabur agar bisa segera pulang ke Cianjur, Jawa Barat.

Upaya Minta Izin

Nur menceritakan bahwa sejak awal dirinya sudah menyampaikan niat untuk berhenti bekerja. Ia mengaku telah menjelaskan alasan keluarga yang sedang sakit kepada pihak majikan.

Meski begitu, ia menilai permintaan itu tidak mendapatkan respons yang diharapkan. Menurut Nur, ia diminta tetap bertahan sampai ada ART pengganti yang datang.

Ia menambahkan, keputusan tersebut membuat dirinya semakin tertekan. Di satu sisi ia ingin tetap menjaga etika, tetapi di sisi lain kondisi orang tuanya terus memburuk.

Perjalanan Melintasi Pagar

Untuk keluar dari rumah, Nur mengaku harus melompati pagar yang cukup tinggi. Ia mengatakan langkah itu dilakukan agar bisa segera meninggalkan lokasi tanpa hambatan.

Ia juga memilih meninggalkan barang-barang pribadinya agar lebih ringan saat kabur. Keputusan itu diambil demi mempercepat pergerakan dan meminimalkan risiko.

Setelah berhasil keluar, Nur akhirnya tiba di rumah dengan selamat. Ia segera bertemu keluarga dan mengetahui bahwa kondisinya sudah lebih baik setelah pulang.

Kondisi Setelah Kembali

Suami Nur mengaku sempat panik ketika mengetahui istrinya pulang dengan cara tersebut. Ia sejak awal sudah khawatir karena pagar rumah majikan disebut sangat tinggi.

Menurut suami Nur, dirinya sudah mengingatkan agar kepulangan dilakukan dengan cara baik-baik. Ia menilai langkah kabur bukan keputusan ideal, meski memahami kondisi yang dihadapi istrinya.

Nur kini bersyukur karena orang tuanya telah mendapat perhatian dari keluarga. Ia juga menerima kenyataan bahwa sejumlah barang tertinggal, selama dirinya dan keluarganya tetap dalam keadaan selamat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!