Nadine Bhabha Pikat Perhatian dengan Gaun Gigi

Lifestyle Anindya Kirana Putri 27 Mei 2026 08:54 WIB 2
Nadine Bhabha Pikat Perhatian dengan Gaun Gigi

Aktris Nadine Bhabha menjadi pusat perhatian di karpet merah ACTRA Awards 2026 di Toronto, Kanada, setelah tampil dengan gaun yang tidak biasa. Bintang serial Heated Rivalry itu memerankan karakter Elena Rygg dan memilih busana penuh ornamen gigi yang langsung menyita sorotan publik.

Dari kejauhan, detail putih pada gaun tersebut tampak seperti mutiara atau batu kristal. Namun saat dilihat lebih dekat, hiasan itu ternyata ratusan gigi palsu yang disusun pada tali, bodice, hingga bagian punggung gaun model lace-up.

Gaun Gigi Nadine Bhabha

Penampilan Nadine Bhabha semakin nyentrik berkat anting hoop besar yang juga dipenuhi kumpulan gigi palsu berwarna putih. Keseluruhan busana itu membuatnya tampil sebagai salah satu figur paling mencolok di ajang penghargaan tersebut.

Fashion stylist Nadine, Christal Williams, mengatakan banyak orang terkejut saat melihat hasil akhir busana itu. Ia menyebut para tamu terus menoleh dua kali karena tidak menyangka ornamen yang terlihat elegan ternyata berasal dari gigi palsu.

Williams menuturkan bahwa selama proses persiapan, mereka kerap bercanda soal konsep busana tersebut. Menurut dia, lelucon itu terasa tepat karena pada akhirnya statement piece yang digunakan benar-benar berupa gaun dari gigi.

Reaksi terhadap tampilan Nadine pun langsung ramai diperbincangkan di media sosial dan berbagai pemberitaan hiburan. Sebagian warganet menilai busana itu berani, sementara yang lain menganggapnya terlalu ekstrem untuk karpet merah.

Detail Koleksi Bertema Gigi

Gaun yang dikenakan Nadine merupakan bagian dari koleksi bertema gigi yang dirancang dengan pendekatan artistik. Koleksi itu menampilkan lima tampilan berbeda yang terinspirasi dari elemen gigi, enamel, gigi berlubang, akar gigi, dan tambalan gigi.

Seluruh koleksi tersebut menggunakan lebih dari 50 ribu gigi resin sebagai material utama. Salah satu tampilan bahkan dibuat sepenuhnya tertutup gigi palsu, sehingga mempertegas konsep yang ingin dibawa perancangnya.

Penggunaan material tak lazim itu menjadikan koleksi ini lebih mirip karya seni ketimbang busana red carpet pada umumnya. Meski demikian, justru keunikan tersebut yang membuatnya menonjol di antara deretan penampilan tamu undangan lainnya.

Dengan detail yang rumit dan konsep yang kuat, busana itu menunjukkan bagaimana fashion dapat menjadi medium ekspresi yang ekstrem. Dalam konteks karpet merah, pilihan tersebut berhasil menciptakan identitas visual yang mudah diingat.

Respons Publik Beragam

Perancang koleksi, Davaran, mengaku sudah memperkirakan reaksinya akan terbelah saat busana itu diperlihatkan ke publik. Ia menilai karya seperti ini memang dirancang untuk memancing respons yang kuat, baik positif maupun negatif.

Davaran menyebut ada orang yang merasa jijik, ada yang membencinya, dan ada pula yang menyukainya. Baginya, keberagaman reaksi tersebut justru menjadi bagian dari tujuan artistik yang ingin dicapai.

Konsep busana ekstrem kerap menjadi cara desainer untuk menantang batas estetika yang umum diterima. Dalam kasus Nadine Bhabha, konsep itu berhasil menjadikannya bahan pembicaraan luas setelah acara berlangsung.

Penampilan tersebut juga menegaskan bahwa karpet merah tidak selalu identik dengan glamor yang aman dan seragam. Terkadang, busana paling diingat justru datang dari ide yang paling tak terduga.

Fashion Berani di Karpet

Penampilan Nadine Bhabha memperlihatkan bagaimana fashion dapat berubah menjadi pernyataan yang kuat di ruang publik. Gaun bertema gigi itu bukan hanya menarik perhatian, tetapi juga memunculkan percakapan tentang kreativitas dan keberanian bereksperimen.

Dalam dunia mode, keberanian sering menjadi pembeda antara tampilan yang cepat dilupakan dan yang terus dibahas. Nadine berhasil masuk ke kategori kedua karena memilih busana yang tidak mudah diabaikan.

Karpet merah ACTRA Awards 2026 pun menjadi panggung yang tepat untuk menampilkan pendekatan mode yang tidak konvensional. Sorotan yang diterimanya menunjukkan bahwa publik masih responsif terhadap ide busana yang melampaui pakem umum.

Dengan penampilan itu, Nadine Bhabha tidak hanya hadir sebagai undangan, tetapi juga sebagai pusat perhatian yang membekas. Busana unik tersebut menjadikannya salah satu momen fashion paling menonjol dalam ajang tersebut.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!