Pesta pernikahan putra sulung Soimah, Aksa Uyun Dananjaya, di Pendopo Tulungo, Yogyakarta, menjadi sorotan publik karena dihadiri banyak pesohor. Di tengah suasana adat Jawa yang meriah, perhatian warganet justru tertuju pada aksi lucu Denada dan Rina Nose yang terekam kamera.
Momen itu viral setelah Irfan Hakim mengunggah kebersamaan mereka di media sosial. Kedua sahabat tersebut sama-sama baru menjalani operasi plastik pada bagian hidung, sehingga interaksi mereka memancing komentar luas dari publik.
Denada dan Rina Nose mencuri perhatian
Perayaan pernikahan itu berlangsung hangat dengan nuansa adat Jawa yang kental. Sejumlah figur publik hadir untuk memberikan ucapan selamat kepada keluarga Soimah. Namun, sorotan terbesar datang dari momen spontan antara Denada dan Rina Nose.
Dalam video yang beredar, keduanya tampak saling berinteraksi dengan gaya bercanda. Aksi itu kemudian disebut sebagai perang hidung karena perubahan bentuk hidung mereka terlihat jelas. Unggahan tersebut langsung menarik perhatian banyak pengguna media sosial.
Denada mengaku momen itu terasa lucu karena mempertemukan dua sahabat dengan perubahan penampilan yang sama. Ia menilai pertemuan tersebut membuat suasana semakin hidup. Menurutnya, reaksi publik terhadap video itu sangat cepat dan luas.
Irfan Hakim jadi saksi momen
Irfan Hakim menjadi orang yang menyaksikan sekaligus mengunggah momen tersebut ke akun pribadinya. Ia mengaku terkejut melihat perubahan penampilan Denada dan Rina Nose yang dinilai lebih segar. Menurutnya, keduanya tampak lebih awet muda setelah menjalani prosedur itu.
Dalam komentarnya, Irfan menyebut hidung baru kedua sahabatnya tampak menonjol dan mencuri perhatian. Ia menggambarkan momen itu seperti adegan perang pedang yang lucu. Ucapan tersebut ikut memperkuat kesan jenaka dari video yang diunggah.
Unggahan Irfan kemudian menyebar luas dan memicu beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang menyoroti kekompakan tiga sahabat itu dalam suasana santai. Tidak sedikit pula yang menilai momen tersebut sangat menghibur.
Operasi plastik demi percaya diri
Bagi Denada, prosedur kecantikan yang ia jalani bukan semata mengikuti tren. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menunjang rasa percaya diri saat bekerja. Menurutnya, kenyamanan diri menjadi hal yang penting dalam menjalani aktivitas profesional.
Denada menilai kebahagiaan pribadi turut berpengaruh pada kualitas hidup seseorang. Ia mengatakan yang terpenting adalah merasa puas dengan pilihan yang dijalani. Sikap itu membuatnya lebih tenang dalam menanggapi perhatian publik.
Ia juga menyebut pertemuan dengan Irfan Hakim setelah prosedur itu menjadi pengalaman pertama yang berkesan. Situasi tersebut membuat obrolan mereka terasa lebih santai dan penuh tawa. Dari sanalah momen viral itu lahir dan kemudian ramai dibicarakan.
Respons publik di media sosial
Video perang hidung Denada dan Rina Nose dengan cepat memancing komentar pengguna media sosial. Banyak yang menyoroti ekspresi keduanya karena terlihat akrab dan natural. Sebagian lain menganggap momen itu sebagai bukti bahwa perubahan penampilan tidak selalu harus dipandang serius.
Pandangan publik terhadap operasi plastik pun kembali muncul dalam percakapan daring. Ada yang memuji pilihan personal keduanya, sementara yang lain mengajak untuk menghormati keputusan masing-masing individu. Perdebatan itu menunjukkan bahwa isu penampilan masih sangat menarik perhatian.
Di tengah berbagai respons tersebut, momen di pesta Soimah berhasil menghadirkan hiburan tersendiri. Kehadiran para pesohor, suasana adat, dan interaksi spontan para tamu membuat acara itu semakin ramai dibicarakan. Viralitasnya pun menegaskan kuatnya daya tarik konten ringan dari dunia selebritas.
