Matrix Upgrade Kabel Laut Batam-Jakarta, Kapasitas Tembus 1 Tb/s

Teknologi BRH 28 Mei 2026 06:33 WIB 2
Matrix Upgrade Kabel Laut Batam-Jakarta, Kapasitas Tembus 1 Tb/s

Matrix NAP Info meningkatkan kapasitas jalur kabel bawah laut Batam-Jakarta melalui _Matrix Cable System_ (MCS) dengan memanfaatkan solusi GeoMesh Extreme dari Ciena yang didukung teknologi _WaveLogic 6 Extreme_ (WL6e). Langkah ini membuat kabel sepanjang 1.055 kilometer tersebut mampu membawa kapasitas data hingga 1 Tb/s per panjang gelombang, di tengah lonjakan kebutuhan internet nasional dan regional.

Peningkatan itu menjadi penting karena kabel bawah laut merupakan tulang punggung internet global, termasuk koneksi Indonesia ke pusat data, layanan cloud, dan hub internet internasional di Singapura. Matrix NAP Info menyebut modernisasi ini dilakukan untuk menjawab pertumbuhan trafik dari _cloud_, _artificial intelligence_ (AI), streaming video, serta distribusi konten digital.

Kapasitas Internet Batam-Jakarta

Direktur Matrix NAP Info, Omar Syarif Nasution, mengatakan peningkatan teknologi pada jalur Batam-Jakarta dilakukan agar infrastruktur siap menghadapi kebutuhan bandwidth yang terus naik. Menurut dia, implementasi teknologi optik koheren terbaru ini menjadi bagian dari penguatan backbone konektivitas internasional Indonesia.

Dengan kapasitas yang lebih besar, jalur kabel laut tersebut diharapkan mampu melayani lalu lintas data yang semakin padat dari berbagai sektor. Peningkatan ini juga dinilai penting untuk menjaga kualitas koneksi internet lintas wilayah maupun internasional agar tetap stabil.

Matrix NAP Info menyebut langkah ini sebagai respons terhadap perubahan pola konsumsi data masyarakat dan pelaku usaha. Kebutuhan internet kini tidak hanya bergantung pada akses dasar, tetapi juga pada layanan digital yang menuntut kecepatan dan keandalan tinggi.

Efisiensi Lewat Teknologi Baru

Berbeda dengan pembangunan kabel baru yang memerlukan investasi besar dan waktu pengerjaan lebih panjang, WL6e menawarkan peningkatan kapasitas pada jaringan yang sudah ada. Teknologi ini bekerja dengan meningkatkan efisiensi spektrum, sehingga lebih banyak data dapat dikirim melalui jalur serat optik yang sama.

Skema tersebut membuat operator dapat menambah kemampuan jaringan tanpa harus membangun infrastruktur dari awal. Pendekatan ini juga dinilai lebih efisien dari sisi biaya, sekaligus mempercepat proses peningkatan layanan bagi pengguna akhir.

Dengan efisiensi yang lebih baik, kecepatan transfer data dapat meningkat dan latensi menjadi lebih rendah. Hasilnya, koneksi internet untuk kebutuhan bisnis, komputasi awan, hingga distribusi konten digital dapat berjalan lebih optimal.

Posisi Indonesia di Asia Pasifik

Regional Managing Director ASEAN Ciena, Alex Wong, menilai Indonesia berkembang menjadi salah satu pusat konektivitas digital strategis di kawasan Asia Pasifik. Ia menambahkan bahwa kebutuhan terhadap jaringan berkapasitas besar akan terus bertambah seiring akselerasi AI, cloud computing, dan layanan digital lain.

Matrix NAP Info bahkan disebut sebagai salah satu operator pertama di Asia Tenggara yang mengimplementasikan teknologi optik koheren generasi terbaru pada kabel bawah laut yang sudah aktif beroperasi. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan operator di Indonesia untuk mengadopsi teknologi jaringan kelas global.

Peningkatan kapasitas pada jalur Batam-Jakarta turut memperkuat posisi Indonesia sebagai hub digital regional. Jalur ini selama ini menjadi penghubung utama trafik data domestik dan internasional, sehingga modernisasinya berdampak langsung pada ekosistem konektivitas nasional.

Dukungan Ekosistem Digital

Modernisasi kabel laut tersebut juga mendukung layanan digital lain dalam ekosistem Matrix NAP Info, mulai dari _internet exchange_, _data center_, _cloud_, hingga layanan internet korporasi. Dengan koneksi yang lebih besar, seluruh layanan itu dapat beroperasi lebih andal untuk kebutuhan bisnis dan institusi.

Dalam implementasinya, proyek peningkatan kabel laut ini melibatkan Terrabit Networks sebagai mitra terakreditasi Ciena. Sementara itu, Ciena Services menangani perencanaan hingga pengelolaan jaringan end-to-end agar proses peningkatan berjalan sesuai standar teknis.

Penguatan infrastruktur ini diharapkan memberi dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Di tengah meningkatnya kebutuhan bandwidth, investasi pada jaringan tulang punggung menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing konektivitas nasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!