Aktris Masayu Clara tengah menjadi sorotan setelah penampilannya terlihat lebih segar usai menjalani pola hidup sehat pasca melahirkan. Ia mengaku telah menurunkan berat badan sekitar 12 kilogram sejak selesai hamil dan menyusui. Perubahan itu ia capai tanpa bantuan ahli gizi maupun dokter khusus, melainkan dengan disiplin mengatur makan dan rutin berolahraga. Proses tersebut ia jalani secara mandiri, meski hasilnya datang perlahan.
Masayu menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, dirinya baru turun sekitar 2 kilogram sejak memulai defisit kalori dan olahraga. Namun jika dihitung sejak masa hamil hingga menyusui, penurunan berat badannya mencapai sekitar 12 kilogram. Ia menyebut perjuangannya memang tidak instan, tetapi cukup meyakinkan karena terlihat dari perubahan tubuhnya. Pengakuan itu disampaikan saat ditemui di kawasan Studio TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu, 24 Mei 2026.
Diet Sehat Pasca Melahirkan
Masayu Clara memilih menjalani diet sehat setelah melahirkan dengan pendekatan yang sederhana. Ia tidak mengikuti program khusus yang terlalu rumit, karena ingin menyesuaikan dengan rutinitas sebagai ibu. Menurutnya, langkah paling penting adalah menjaga pola makan agar tetap terkendali. Cara ini membuatnya lebih mudah bertahan dalam jangka panjang.
Ia menekankan bahwa pilihan tersebut diambil karena ingin memahami kebutuhan tubuhnya sendiri. Dengan cara itu, ia merasa lebih leluasa mengatur menu harian tanpa tekanan berlebihan. Masayu juga berusaha menjaga konsistensi meski progres yang terlihat berjalan pelan. Bagi dirinya, perubahan kecil yang stabil jauh lebih baik dibanding hasil cepat yang sulit dipertahankan.
Dalam keseharian, ia menerapkan kebiasaan makan normal namun lebih terukur. Pola itu membuatnya tetap bisa menikmati makanan tanpa merasa terlalu dibatasi. Meski demikian, ia tetap menjaga porsi dan memilih waktu makan dengan lebih disiplin. Kebiasaan tersebut menjadi fondasi utama dalam upayanya menurunkan berat badan.
Ia menilai proses diet sehat bukan sekadar soal angka di timbangan, melainkan tentang kebiasaan baru yang bisa dijalani terus-menerus. Karena itu, ia memilih langkah yang realistis dan sesuai dengan aktivitas hariannya. Pendekatan tersebut membantunya menjaga semangat tanpa merasa terbebani. Hasilnya mulai terlihat, meski tidak datang secara cepat.
Defisit Kalori yang Konsisten
Masayu Clara saat ini menjalani defisit kalori sebagai metode utama untuk menurunkan berat badan. Ia mengaku setiap makanan yang masuk ke tubuhnya kini dihitung dengan lebih cermat. Cara ini membantunya memahami batas kebutuhan kalori harian. Dengan begitu, ia dapat mengontrol asupan tanpa harus menghilangkan semua jenis makanan.
Salah satu kebiasaan yang ia terapkan adalah berhenti makan pada malam hari. Menurutnya, aturan sederhana itu cukup membantu menjaga keseimbangan asupan kalori. Ia tetap makan normal pada waktu lain, tetapi lebih disiplin dalam memilih porsi. Langkah tersebut menjadi bagian penting dari rutinitas sehatnya setiap hari.
Masayu menyebut metode ini memang terasa repot pada awalnya. Ia harus teliti membaca dan memperkirakan kalori dari makanan yang dikonsumsi. Namun ia merasa usaha tersebut sepadan dengan hasil yang mulai terlihat. Bagi dirinya, konsistensi lebih berharga daripada kenyamanan sesaat.
Meski progresnya belum besar, ia tetap melihat perubahan tersebut sebagai pencapaian penting. Penurunan berat badan yang pelan dianggap lebih aman dan lebih mudah dipertahankan. Ia tidak ingin tergesa-gesa karena target utamanya adalah tubuh yang lebih sehat. Prinsip itu membuatnya tetap fokus menjalani proses tanpa terburu-buru.
Olahraga Rumah yang Ringan
Selain menjaga asupan makan, Masayu Clara juga rutin berolahraga di rumah. Ia memanfaatkan panduan dari YouTube untuk memilih gerakan yang sederhana dan mudah diikuti. Aktivitas itu membuatnya tetap aktif tanpa harus pergi ke pusat kebugaran. Rutinitas tersebut dilakukan secara konsisten setiap hari.
Olahraga yang dipilihnya pun cenderung ringan, seperti jalan kaki, squat, dan sit up. Ia biasanya meluangkan waktu sekitar 15 hingga 30 menit untuk bergerak. Durasi itu dianggap cukup efektif untuk menjaga kebugaran tubuh. Dengan cara ini, ia tetap dapat beraktivitas tanpa merasa terlalu lelah.
Pilihan olahraga di rumah juga memudahkan dirinya menyesuaikan jadwal dengan urusan keluarga. Ia tidak perlu meninggalkan rumah dalam waktu lama untuk sekadar menjaga kebugaran. Kebiasaan tersebut membuat proses dietnya terasa lebih praktis. Selain itu, ia dapat berolahraga kapan pun ada waktu luang.
Menurut Masayu, latihan sederhana justru lebih mudah dijalani secara konsisten. Ia tidak menargetkan gerakan yang berat, melainkan fokus pada kebiasaan yang berkelanjutan. Pendekatan itu membantu dirinya tetap disiplin tanpa merasa tertekan. Dari rutinitas kecil inilah, perubahan fisik mulai terlihat.
Dukungan Keluarga yang Menguatkan
Keputusan Masayu Clara berolahraga di rumah juga dipengaruhi oleh perannya sebagai ibu. Ia tidak ingin meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil hanya untuk pergi ke gym. Karena itu, ia memilih cara yang lebih fleksibel dan dekat dengan keluarga. Pilihan tersebut membuatnya bisa tetap aktif tanpa kehilangan waktu bersama anak.
Sang suami, Qausar Harta Yudana, turut memberi dukungan penuh dalam proses ini. Bahkan, ia ikut berolahraga bersama di rumah agar kegiatan tersebut terasa lebih menyenangkan. Kehadiran pasangan membuat Masayu lebih bersemangat menjalani rutinitas sehat. Dukungan keluarga menjadi bagian penting dari keberhasilan prosesnya.
Masayu menyebut kebiasaan olahraga bersama itu juga mempererat hubungan di rumah. Mereka dapat saling menyemangati sambil menjalankan aktivitas sehat. Dalam beberapa kesempatan, kegiatan itu bahkan menjadi momen untuk membuat konten bersama. Suasana yang ringan membuat rutinitas tersebut tidak terasa membosankan.
Ia menilai keberhasilan menurunkan berat badan tidak lepas dari dukungan lingkungan terdekat. Keluarga yang memahami targetnya membuat proses diet berjalan lebih nyaman. Dengan pola seperti itu, ia merasa lebih percaya diri untuk melanjutkan kebiasaan sehatnya. Masayu pun optimistis hasil yang lebih baik akan terus mengikuti konsistensinya.
