Macron Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo soal Ekspor Pangan

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 01 Juni 2026 04:59 WIB 2
Macron Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo soal Ekspor Pangan

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto setelah produk susu dan daging sapi asal Prancis dapat diekspor ke Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Macron dalam pertemuan bilateral di Paris pada Kamis, yang menyoroti penguatan hubungan ekonomi kedua negara. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan agenda ketahanan pangan Indonesia dan upaya meningkatkan kualitas pangan masyarakat.

Macron menilai keterbukaan pasar Indonesia bagi sektor susu dan daging sapi Prancis menjadi sinyal positif bagi kerja sama yang lebih luas. Ia juga menegaskan bahwa Prancis ingin memperkuat perdagangan bilateral, investasi timbal balik, serta mempercepat penerapan IEU-CEPA. Selain itu, ia menyambut baik minat Danantara untuk menjalin kemitraan investasi dengan perusahaan-perusahaan Prancis.

Pangan dan Perdagangan

Macron menilai pembukaan pasar Indonesia bagi produk susu dan daging sapi Prancis memberi manfaat bagi kedua negara. Menurut dia, kebijakan itu mendukung strategi kedaulatan pangan Indonesia sekaligus membuka peluang perdagangan yang lebih besar. Ia menyebut kerja sama tersebut sebagai bentuk saling melengkapi antara kebutuhan Indonesia dan kapasitas produksi Prancis.

Dalam pernyataannya, Macron menegaskan bahwa kualitas pangan masyarakat Indonesia dapat ikut terdorong melalui akses produk impor yang lebih luas. Ia menyampaikan apresiasi langsung kepada Prabowo atas langkah tersebut dalam forum bilateral di Paris. Ucapan itu menunjukkan bahwa isu pangan menjadi salah satu fokus penting dalam hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis.

Prancis berharap kerja sama pangan tidak berhenti pada ekspor susu dan daging sapi semata. Pemerintah kedua negara dinilai masih memiliki ruang untuk memperluas kolaborasi di sektor pertanian dan rantai pasok pangan. Dengan begitu, hubungan dagang dapat memberi dampak nyata bagi kebutuhan domestik Indonesia.

IEU-CEPA dan Perdagangan

Macron juga mendorong agar perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Uni Eropa dan Indonesia segera berlaku. Ia menilai implementasi IEU-CEPA penting untuk membuka potensi perdagangan dan investasi yang lebih besar. Menurut dia, penghapusan hambatan dagang akan menjadi kunci dalam memperkuat hubungan ekonomi kedua pihak.

Ia menyebut Prancis dan Indonesia memiliki banyak hal yang saling melengkapi, sehingga kerja sama perlu didorong secara penuh. Macron juga mengatakan bahwa harapan percepatan perjanjian tersebut sejalan dengan kepentingan bersama. Karena itu, ia menekankan perlunya langkah konkret agar kesepakatan dapat diterapkan tanpa penundaan.

Perjanjian IEU-CEPA dipandang strategis untuk memperluas akses pasar bagi pelaku usaha Indonesia maupun Eropa. Bila berjalan efektif, kesepakatan ini dapat meningkatkan arus barang, jasa, dan investasi. Macron menilai momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan ekonomi jangka panjang.

Investasi Timbal Balik

Selain perdagangan, Macron menegaskan komitmen untuk memperkuat investasi timbal balik antara Indonesia dan Prancis. Ia menyebut hubungan ekonomi tidak hanya bergantung pada ekspor, tetapi juga pada kehadiran modal dari kedua negara. Dalam pandangannya, arus investasi dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan kerja sama bilateral.

Macron juga menyambut baik dorongan dari kelompok usaha besar Indonesia yang ingin menanamkan modal di Prancis. Ia menilai keterbukaan tersebut menjadi sinyal positif bagi iklim investasi kedua negara. Menurut dia, kemitraan semacam ini akan memperluas ruang kolaborasi di berbagai sektor strategis.

Pemerintah Prancis melihat peluang kerja sama investasi sebagai bagian dari hubungan ekonomi yang lebih seimbang. Dengan adanya investasi timbal balik, kedua negara dapat saling memperoleh keuntungan dari proyek-proyek bernilai tambah. Macron menekankan bahwa kemitraan ekonomi perlu dibangun di atas kepercayaan dan kepentingan bersama.

Danantara dan Prancis

Macron secara khusus menyambut baik minat BPI Danantara untuk menjadi mitra investasi bagi perusahaan Prancis. Ia menyebut dana kekayaan negara Indonesia itu berpeluang menjadi jembatan kerja sama baru antara pelaku usaha kedua negara. Menurut dia, minat tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap iklim investasi di Prancis.

Ia juga mengatakan bahwa kelompok besar Indonesia dan Danantara dipersilakan untuk menanamkan investasi lebih banyak di Prancis. Pernyataan itu menunjukkan keterbukaan pemerintah Prancis terhadap modal asal Indonesia. Macron menilai arus investasi dua arah akan memperkuat posisi masing-masing negara di pasar global.

Di sisi lain, keterlibatan Danantara dapat membuka peluang kolaborasi pada sektor-sektor strategis yang bernilai tinggi. Kerja sama ini berpotensi memperluas jejaring bisnis sekaligus meningkatkan skala investasi bilateral. Dengan dukungan politik dari kedua pemimpin, hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis dinilai berada pada jalur yang semakin positif.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!