LVMH Resmi Lepas Marc Jacobs ke WHP Global

Lifestyle Anindya Kirana Putri 02 Juni 2026 07:18 WIB 3
LVMH Resmi Lepas Marc Jacobs ke WHP Global

Marc Jacobs resmi memasuki babak baru setelah LVMH mengumumkan penjualan merek tersebut kepada WHP Global pada Kamis, 14 Mei 2026. Kesepakatan final ini menandai berakhirnya hampir tiga dekade perjalanan brand Marc Jacobs di bawah grup mode mewah asal Prancis itu.

Dalam transaksi tersebut, G-III Apparel Group ikut ambil bagian melalui perusahaan patungan baru bersama WHP Global. Meski begitu, nilai penjualan tidak diungkap ke publik, sementara Marc Jacobs dipastikan tetap menjabat sebagai pendiri sekaligus creative director.

Marc Jacobs Pindah Tangan

LVMH mengonfirmasi kesepakatan final untuk melepas brand Marc Jacobs kepada WHP Global. Pengumuman itu disampaikan pada Kamis, 14 Mei 2026, melalui pernyataan resmi perusahaan. Langkah ini menutup masa kepemilikan LVMH yang berlangsung hampir tiga dekade.

WHP Global dikenal sebagai perusahaan yang menaungi sejumlah merek, termasuk Vera Wang, Rag & Bone, dan G-Star. Masuknya Marc Jacobs ke portofolio itu memperluas daftar label fesyen yang dikelola grup tersebut. Transaksi ini juga menegaskan strategi WHP Global dalam mengakuisisi merek berprofil kuat.

Selain WHP Global, G-III Apparel Group turut bergabung dalam struktur kepemilikan lewat perusahaan patungan baru. Namun, detail nilai transaksi tidak dibuka kepada publik. Kondisi tersebut membuat pasar hanya dapat melihat arah strategisnya tanpa mengetahui besaran nominal kesepakatan.

Peran LVMH Berakhir

Chairman sekaligus CEO LVMH, Bernard Arnault, menyampaikan apresiasi terhadap Marc Jacobs. Ia menyebut sang desainer memiliki kreativitas yang langka dan visi yang unik. Pernyataan itu menandai penghormatan LVMH atas hubungan panjang keduanya.

Selama hampir 30 tahun, Marc Jacobs menjadi salah satu nama penting dalam ekosistem fashion di bawah LVMH. Periode tersebut membangun reputasi labelnya sebagai merek yang konsisten menghadirkan identitas kuat. Keputusan menjual brand ini menunjukkan perubahan besar dalam pengelolaan aset mode LVMH.

Meski melepas kepemilikan, LVMH tetap meninggalkan jejak kuat pada pertumbuhan merek tersebut. Kolaborasi panjang antara grup dan desainer asal Amerika itu dinilai membentuk posisi Marc Jacobs di pasar global. Transisi ini pun dipandang sebagai penutup satu era penting dalam industri fashion.

Marc Jacobs Tetap Memimpin

Walau kepemilikan berpindah, Marc Jacobs dipastikan tetap berada di dalam struktur kreatif brand. Ia akan terus menjabat sebagai pendiri sekaligus creative director. Posisi itu membuat arah artistik label tetap berada di bawah pengawasannya.

Marc Jacobs menyampaikan rasa terima kasih kepada Bernard Arnault dan grup LVMH melalui unggahan Instagram. Ia menulis bahwa dukungan, kepercayaan, dan keyakinan yang diberikan selama hampir 30 tahun sangat berarti baginya. Unggahan itu menegaskan hubungan profesional yang terjalin erat selama bertahun-tahun.

Keberlanjutan peran kreatif ini menjadi sinyal bahwa identitas merek tidak akan berubah secara drastis. Bagi industri fashion, hal tersebut penting karena menjaga kesinambungan visi desain. Dengan begitu, transisi kepemilikan tidak serta-merta memutus arah estetik yang sudah dibangun.

Arah Baru Brand Mewah

Masuknya WHP Global memberi peluang baru bagi Marc Jacobs untuk berkembang di bawah struktur pemilik yang berbeda. Perusahaan itu memiliki pengalaman mengelola merek-merek mode dengan pendekatan lisensi dan ekspansi bisnis. Pola tersebut berpotensi mendorong strategi komersial yang lebih agresif.

Di sisi lain, kehadiran G-III Apparel Group dalam kemitraan baru dapat memperkuat sisi operasional brand. Kombinasi para pemilik baru ini menunjukkan fokus pada pengembangan bisnis sekaligus menjaga nilai merek. Pasar kini menunggu langkah lanjutan setelah pengalihan kepemilikan diumumkan.

Bagi Marc Jacobs, transaksi ini membuka lembaran baru tanpa memutus keterlibatan pribadinya. Status sebagai creative director memberi ruang untuk mempertahankan karakter desain yang sudah melekat pada label. Dengan struktur baru tersebut, merek ini memasuki fase yang menentukan dalam perjalanan bisnisnya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!