Lucy Liu Ungkap Salah Diagnosis Kanker Payudara di Masa Lalu

Lifestyle Nadia Safira Putri 02 Juni 2026 17:05 WIB 4
Lucy Liu Ungkap Salah Diagnosis Kanker Payudara di Masa Lalu

Aktris Hollywood Lucy Liu mengungkap pengalaman pribadinya menjalani operasi pengangkatan benjolan di payudara setelah diduga kanker, padahal kemudian diketahui bukan kanker. Kisah itu ia sampaikan dalam wawancara dengan PEOPLE dan kini menjadi pengingat pentingnya deteksi dini, skrining, serta keberanian mencari pendapat medis kedua.

Liu menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada 1990-an saat akses informasi kesehatan belum seluas sekarang. Ia mengaku sepenuhnya percaya pada dokter ketika benjolan itu diperiksa secara fisik dan langsung dinyatakan sebagai kanker tanpa pemeriksaan lanjutan seperti ultrasound atau mammogram.

Pengalaman Lucy Liu

Lucy Liu menceritakan bahwa saat menemukan benjolan di payudaranya, ia segera memeriksakan diri ke dokter. Menurutnya, kondisi saat itu membuat banyak orang hanya mengandalkan penilaian tenaga medis karena informasi kesehatan masih terbatas.

Ia mengatakan dokter meraba benjolan tersebut dan menyampaikan bahwa itu adalah kanker. Namun, tidak ada pemeriksaan tambahan yang dilakukan untuk memastikan diagnosis secara lebih akurat.

Karena percaya pada penjelasan dokter, Liu lalu menjadwalkan operasi untuk mengangkat benjolan tersebut. Setelah tindakan dilakukan, ia baru mengetahui bahwa benjolan itu bukan kanker.

Pelajaran dari salah diagnosis

Beberapa dekade kemudian, Lucy Liu menilai pengalaman itu sebagai awal pemahamannya tentang pentingnya membela diri sendiri. Ia menyadari bahwa menerima satu diagnosis tanpa pertanyaan tambahan dapat berisiko bagi pasien.

Liu mengaku saat itu tidak terpikir untuk meminta pendapat kedua. Ketika teman menyarankannya, ia sempat merasa tidak ada gunanya karena menganggap dokter pasti mengetahui yang terbaik.

Pengalaman tersebut membuatnya melihat bahwa pasien perlu lebih aktif dalam memahami kondisi kesehatannya. Menurutnya, sikap kritis bukan berarti meragukan dokter, melainkan memastikan keputusan medis diambil berdasarkan pemeriksaan yang tepat.

Pentingnya skrining kanker

Saat ini, Lucy Liu bekerja sama dengan Pfizer dalam kampanye Every Breakthrough Matters. Kampanye itu bertujuan mendorong masyarakat memahami pentingnya skrining kanker dan deteksi dini.

Ia menegaskan bahwa skrining bukan sekadar prosedur medis, melainkan bagian dari upaya memahami kondisi tubuh sejak awal. Dengan informasi yang tepat, pasien dapat mengambil keputusan yang lebih bijak bersama dokter.

Liu juga menyoroti masih banyak orang yang menunda pemeriksaan karena takut mengetahui hasilnya atau terlalu sibuk. Menurutnya, keterbukaan terhadap skrining dapat membantu menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Advokasi kesehatan diri

Lucy Liu ingin menjadikan pengalamannya sebagai dorongan agar orang lain menjadi pendukung terbesar bagi diri sendiri. Ia menilai advokasi kesehatan diri penting agar pasien tidak hanya pasif menerima diagnosis.

Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi saat ini seharusnya memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi kesehatan. Namun, kemudahan itu perlu diimbangi dengan keberanian untuk memeriksa diri secara rutin dan berkonsultasi lebih lanjut.

Melalui kisahnya, Liu berharap publik lebih memahami bahwa deteksi dini dapat membuat perbedaan besar dalam penanganan kanker. Pesannya sederhana, jangan menunda skrining dan jangan ragu meminta penjelasan medis yang lebih lengkap.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!