LPEI Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor Global

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 21 Mei 2026 22:44 WIB 7
LPEI Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor Global

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Eximbank terus memperkuat dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menembus pasar global. Dukungan itu diberikan melalui pelatihan ekspor, pembiayaan, hingga pendampingan bisnis yang berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Salah satu kisah datang dari PT Makbul Abadi Semestar, perusahaan aggregator produk UMKM yang berhasil memperluas ekspor produk lokal setelah mengikuti Coaching Program for New Exporter pada 2024. Perusahaan ini kini merangkul lebih dari 50 UMKM dan memasarkan produk mereka ke luar negeri maupun di pasar domestik.

Peran Pelatihan Ekspor

Marketing Director PT Makbul Abadi Semestar, Sri Wulan, mengatakan pelatihan dari Eximbank membantu pihaknya memasarkan produk UMKM dengan lebih terarah. Produk yang mereka bawa cukup beragam, mulai dari keripik tempe, keripik buah, hingga buah kering.

Ia menilai program pendampingan tersebut memberi dampak langsung terhadap kesiapan usaha untuk masuk ke pasar ekspor. Dengan pemahaman yang lebih baik, perusahaan dapat menyesuaikan kebutuhan buyer dan menjaga kualitas produk mitra UMKM.

Wulan menyebut manfaat pelatihan tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga para pelaku UMKM yang menjadi mitra. Dari proses itu, mereka memperoleh akses ke jejaring pasar yang lebih luas dan peluang distribusi yang lebih stabil.

Ekspor Produk Lokal

Hingga kini, PT Makbul Abadi Semestar telah menyalurkan produk mitra UMKM ke sejumlah negara tujuan ekspor. Pasar yang sudah dijangkau antara lain Amerika Serikat, Arab Saudi, dan Chile.

Dalam satu pengiriman, perusahaan dapat mengirim sekitar 17.000 bungkus produk dengan ukuran 100 gram. Angka itu menunjukkan bahwa kapasitas ekspor produk UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk terus tumbuh.

Wulan menambahkan, permintaan dari luar negeri terus berdatangan seiring keikutsertaan perusahaan dalam Trade Expo Indonesia 2025. Selain buyer baru, perusahaan juga mendapatkan calon mitra UMKM yang ingin bergabung dalam rantai distribusi.

Peluang Pasar Baru

Ke depan, perusahaan menargetkan ekspansi ekspor ke Prancis, Jepang, dan India. Sejumlah importir dari ketiga negara tersebut disebut tertarik pada produk buah kering hasil olahan UMKM Indonesia.

Menurut Wulan, permintaan dari pasar baru itu menjadi sinyal positif bagi daya saing produk lokal. Ia menilai produk pangan olahan UMKM memiliki keunggulan dari sisi variasi rasa, kualitas, dan cerita asal produk.

Momentum ini juga memperlihatkan bahwa produk UMKM Indonesia tidak hanya kompetitif di pasar tradisional. Dengan dukungan promosi dan pengemasan yang tepat, peluang penetrasi ke pasar premium semakin terbuka.

Dukungan LPEI Di TEI

Indonesia Eximbank ikut ambil bagian dalam Trade Expo Indonesia ke-40 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada 15-19 Oktober 2025. Dalam pameran itu, terdapat 14 pelaku ekspor binaan LPEI yang memamerkan produk unggulan mereka.

Produk yang ditampilkan mencakup rempah-rempah, buah dan sayuran, serta makanan dan minuman. Kehadiran mereka bertujuan memperkenalkan kualitas produk Indonesia kepada buyer internasional yang hadir di ajang dagang tersebut.

Selain memamerkan produk, LPEI juga membuka ruang konsultasi bagi eksportir yang ingin memahami pembiayaan ekspor, penjaminan, asuransi ekspor, dan pengembangan kapasitas. Kepala Divisi Sekretariat Lembaga dan Hubungan Kelembagaan LPEI, Dyza Rochadi, mengatakan fasilitas itu dapat dimanfaatkan pelaku usaha berorientasi ekspor di TEI 2025.

Konsultasi Dan Layanan

LPEI menegaskan bahwa layanan yang disiapkan bukan hanya untuk pelaku usaha yang sudah berpengalaman. Eksportir pemula juga dapat memanfaatkan konsultasi untuk memetakan kendala yang dihadapi sebelum masuk ke pasar luar negeri.

Pengunjung booth KemenkeuSatu juga bisa berkonsultasi langsung dengan petugas Bea Cukai dan Lembaga National Single Window atau LNSW. Kehadiran layanan lintas lembaga ini diharapkan memudahkan pelaku usaha memahami proses ekspor secara lebih menyeluruh.

Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dan lembaga terkait untuk memperluas basis eksportir nasional. Dengan dukungan pelatihan, pembiayaan, dan pendampingan, UMKM diharapkan semakin siap bersaing di pasar global.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!