Lizzo kembali menjadi sorotan di amfAR Gala Cannes 2026 yang digelar pada Kamis, 21 Mei 2026, di Hôtel du Cap-Eden-Roc. Penyanyi asal Amerika Serikat itu tampil dengan gaun beludru berilusi piercing yang langsung mencuri perhatian. Penampilan tersebut memadukan unsur fashion, seni panggung, dan kemewahan dalam satu tampilan. Seluruh detailnya menegaskan tren piercing palsu yang semakin menonjol di karpet merah.
Gaun itu dilengkapi perhiasan berlian spektakuler hasil kolaborasi dengan desainer berbasis London, Anabela Chan. Total sekitar 2.000 berlian putih hasil laboratorium digunakan, dengan bobot mencapai 3.161 karat. Aksesori tersebut tersebar pada kalung, anting, manset, hingga rantai yang menjuntai dari dada. Di malam yang sama, Lizzo juga tampil di atas panggung untuk memeriahkan acara amal tersebut.
Piercing Palsu di Karpet Merah
Detail paling mencolok dari tampilan Lizzo adalah ilusi tindik pada bagian dada. Dua cincin tampak seperti menembus bodice gaun, lalu dihubungkan dengan kalung berlian yang menggantung di tengah. Namun, efek tersebut sepenuhnya merupakan trik visual atau trompe l'oeil. Pendekatan ini memberi kesan berani tanpa menggunakan tindikan sungguhan.
Tren piercing palsu memang sedang populer di berbagai ajang mode internasional. Sebelumnya, Chappell Roan juga sempat menarik perhatian di Grammy Awards 2026 dengan gaun serupa. Busana yang ia kenakan merupakan arsip koleksi couture musim semi 1998 karya Thierry Mugler. Pada versi aslinya, rancangan itu justru menggunakan tindikan sungguhan.
Kehadiran gaya ini menunjukkan bagaimana karpet merah kini menjadi ruang eksperimen visual yang semakin terbuka. Para selebritas memanfaatkan busana untuk membangun narasi, bukan sekadar menampilkan kemewahan. Dalam konteks itu, Lizzo berhasil menghadirkan tampilan yang dramatis sekaligus relevan dengan tren. Sentuhan tersebut membuatnya menonjol di tengah deretan tamu undangan.
Detail Gaun Lizzo
Gaun berbahan beludru itu dirancang untuk menghadirkan kesan tegas dan teatrikal. Siluetnya dibuat mengikuti bentuk tubuh, lalu diperkaya dengan detail ilusi pada bagian depan. Unsur visual tersebut membuat busana tampak lebih hidup saat terkena sorotan lampu acara. Hasilnya adalah tampilan yang memadukan glamor dan keberanian.
Selain piercing palsu, Lizzo mengenakan manset sarung tangan berbentuk pahatan yang menyerupai sepasang tangan tambahan. Elemen ini seolah membuat tangannya memiliki lapisan aksesori baru yang menopang tampilan keseluruhan. Detail tersebut memperkuat kesan artistik dan eksperimental pada busana yang dikenakan. Konsep ini juga membuat penampilan Lizzo terlihat berbeda dari gaya karpet merah pada umumnya.
Seluruh elemen busana tersebut disusun untuk menghadirkan harmoni antara mode dan pertunjukan visual. Tidak ada satu pun detail yang berdiri sendiri, karena semuanya saling melengkapi. Dari gaun, aksesori, hingga gaya berdiri, setiap unsur tampak dirancang untuk membangun karakter yang kuat. Lizzo kembali menunjukkan bahwa fashion bisa menjadi medium ekspresi yang penuh lapisan makna.
Perhiasan dan Kuku Dramatis
Kemewahan tampilan Lizzo semakin kuat berkat perhiasan berlian yang dikenakannya. Kolaborasi dengan Anabela Chan menghasilkan rangkaian aksesori yang tersebar di beberapa bagian tubuh. Kalung, anting, manset, dan rantai panjang menjadi penyeimbang dari gaun beludru yang gelap. Seluruh perhiasan itu memberi kilau berlapis pada penampilannya.
Angka yang menyertai koleksi tersebut juga tidak main-main. Sekitar 2.000 berlian putih hasil laboratorium digunakan dengan total berat 3.161 karat. Jumlah itu membuat penampilan Lizzo tampak sangat mewah sekaligus terkurasi dengan cermat. Pilihan berlian hasil laboratorium juga menunjukkan perhatian pada inovasi dalam industri perhiasan.
Sentuhan akhir datang dari nail artist Angel My Linh yang merancang kuku stiletto biru krom matte. Warna tersebut selaras dengan nuansa gaun, sehingga keseluruhan tampilan terasa konsisten. Stylist Patti Wilson kemudian menyatukan seluruh unsur menjadi konsep yang utuh. Hasil akhirnya adalah penampilan yang tidak hanya mencolok, tetapi juga terstruktur dengan baik.
Lizzo dan Album Baru
Selain tampil di karpet merah, Lizzo juga memeriahkan acara amal itu dengan penampilan panggung. Sambil memegang koktail, ia membawakan lagu Don't Make Me Love U dan About Damn Time. Penampilannya menambah energi pada malam penggalangan dana tersebut. Kehadirannya memperkuat posisi Lizzo sebagai figur yang aktif di panggung hiburan.
Acara amfAR Gala Cannes sendiri berhasil mengumpulkan dana hingga 20 juta dolar AS untuk riset AIDS. Acara tersebut dipandu oleh aktris Geena Davis dan dihadiri sejumlah nama besar dunia hiburan. Kombinasi mode, musik, dan filantropi membuat malam itu menjadi salah satu agenda penting di Cannes. Dalam suasana itu, Lizzo tampil sebagai salah satu sorotan utama.
Di sela acara, penyanyi bernama asli Melissa Viviane Jefferson itu juga membocorkan rencana album terbarunya. Ia mengatakan ingin menghadirkan kembali musik yang menyenangkan agar orang bisa menari dan tertawa. Album bertajuk B-ch dijadwalkan rilis pada 5 Juni mendatang. Pernyataan itu memberi sinyal bahwa Lizzo tengah menyiapkan warna baru dalam perjalanan musiknya.
