Perjuangan Lingling untuk menembus industri hiburan Tanah Air akhirnya membuahkan hasil setelah resmi bergabung dengan manajemen Radar Creative People pada April 2026. Perempuan asal Malang itu kini mendapat kesempatan debut di sinetron salah satu stasiun televisi nasional, setelah menempuh perjalanan panjang dari panggung sekolah hingga proses casting di Jakarta.
Keberhasilan tersebut tidak datang dengan mudah, karena Lingling sempat merantau ke ibu kota, bekerja freelance, dan hampir menyerah sebelum menemukan jalan baru dalam kariernya. Di tengah padatnya aktivitas, ia tetap melanjutkan pendidikan di BINUS dengan fokus pada komunikasi, sembari menyiapkan diri sebagai aktris yang ingin membanggakan orang tua.
Perjalanan Lingling ke dunia seni
Lingling mengaku mencintai dunia seni sejak masih kecil. Ia lahir dan besar di Malang, lalu aktif mengikuti kegiatan tari dan teater sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama. Kecintaannya pada seni tumbuh seiring keinginan untuk tampil dan berkarya di depan publik.
Perempuan berdarah Jawa dan Sulawesi itu melihat seni sebagai ruang yang memberi kebebasan berekspresi. Sejak remaja, ia mulai membangun kedekatan dengan panggung dan kamera melalui berbagai kegiatan sekolah. Dari sana, keinginannya untuk menjadi aktris semakin kuat.
Hasrat itu membuat Lingling mantap mengejar karier di Jakarta. Ia memilih merantau karena ingin mencari peluang yang lebih besar di industri hiburan. Keputusan tersebut menjadi langkah awal dari perjuangan yang tidak singkat.
Namun, jalan yang dipilihnya tidak langsung mendapat persetujuan keluarga. Sang ibu sempat menolak karena menginginkan Lingling fokus pada pendidikan dan memiliki pekerjaan tetap. Meski demikian, ia tetap melangkah dengan keyakinan pada pilihannya sendiri.
Pendidikan tetap menjadi prioritas
Di tengah upaya menembus industri hiburan, Lingling tetap menjaga komitmennya terhadap pendidikan. Ia tercatat sebagai mahasiswa BINUS dengan fokus di bidang komunikasi. Pilihan itu menunjukkan bahwa dirinya ingin menyeimbangkan mimpi dan masa depan akademik.
Untuk jenjang S1, Lingling mengambil jurusan Public Relations. Pada program fast track S2, ia mendalami digital marketing communication. Kedua bidang tersebut ia pilih sebagai bekal menghadapi perkembangan industri kreatif dan media digital.
Baginya, pendidikan bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi untuk bertahan di dunia yang dinamis. Ilmu komunikasi memberinya pemahaman yang lebih luas tentang cara membangun citra dan menjalin relasi. Hal itu juga dinilai penting bagi seorang figur publik yang ingin berkembang secara profesional.
Meski sibuk dengan jadwal kuliah dan aktivitas hiburan, Lingling berusaha menjaga kedisiplinan. Ia tidak ingin satu pilihan menghambat pilihan lainnya. Karena itu, ia membagi fokus antara kampus dan pekerjaan secara terukur.
Kerja freelance jadi penopang
Sebelum masuk ke industri hiburan, Lingling menjalani berbagai pekerjaan freelance untuk bertahan hidup di Jakarta. Ia mengikuti casting iklan, menjadi MC, hingga bekerja di perusahaan perhiasan. Semua pekerjaan itu dijalani untuk menopang kebutuhan sehari-hari.
Pengalaman tersebut membentuk mentalnya agar lebih kuat menghadapi persaingan. Di kota besar, ia belajar bahwa tidak semua proses berjalan sesuai rencana. Setiap peluang yang datang selalu diiringi tantangan baru.
Dalam masa itu, Lingling sempat merasa lelah dan hampir menyerah. Ia bahkan pernah mempertimbangkan meninggalkan dunia hiburan setelah mendapat tawaran pekerjaan kantoran tetap. Situasi itu membuatnya berada di persimpangan antara mimpi dan keamanan finansial.
Meski begitu, keinginannya untuk tetap berkarya akhirnya menguat kembali. Ia menilai bahwa setiap pengalaman kerja memberi pelajaran penting untuk masa depan. Dari sana, ia semakin yakin bahwa perjuangan tidak akan sia-sia.
Debut Lingling di sinetron
Titik balik datang ketika seorang rekan mempertemukan Lingling dengan manajemen Radar Creative People Jakarta. Awalnya, ia mengira hanya ditawari pekerjaan sebagai talent iklan. Namun, kesempatan itu justru membuka jalan menuju karier yang lebih luas di dunia entertainment.
Sejak resmi bergabung pada April 2026, Lingling mulai memperoleh berbagai pekerjaan di industri hiburan. Selain aktif sebagai MC, ia juga dipercaya untuk bermain dalam sebuah sinetron yang akan segera tayang. Debut tersebut menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya.
Bagi Lingling, kesempatan itu bukan hanya hasil dari keberuntungan. Ia melihatnya sebagai buah dari ketekunan, keberanian, dan konsistensi menjaga mimpi. Setiap langkah yang ditempuh selama ini menjadi bagian dari proses yang membentuk dirinya.
Ia menegaskan bahwa seluruh perjuangan ini juga ditujukan untuk membanggakan kedua orang tua. Lingling ingin membuktikan bahwa dunia seni dapat menjadi jalan menuju kesuksesan. Dengan semangat yang terjaga, ia kini siap memulai babak baru sebagai aktris.
