PT Lesca Gadai Premier menghadirkan layanan gadai barang mewah atau luxury goods sebagai strategi Smart Liquidity bagi nasabah premium. Langkah ini menempatkan aset koleksi bernilai tinggi sebagai instrumen likuiditas, tanpa harus melepas kepemilikan barang yang berpotensi terus naik nilainya.
Direktur Lesca Gadai Premier, Bastian Purnama, mengatakan perubahan perilaku pengusaha dan kolektor mendorong meningkatnya kebutuhan dana cepat dengan tetap menjaga aset. Di tengah volatilitas saham dan obligasi, barang mewah seperti jam tangan dan tas premium dinilai lebih tahan menghadapi ketidakpastian pasar.
Gadai Barang Mewah
Layanan gadai barang mewah kini menjadi alternatif pembiayaan yang relevan bagi pemilik aset kelas atas. Skema ini memungkinkan nasabah memperoleh dana tanpa kehilangan kepemilikan atas barang koleksi yang dimiliki.
Menurut perusahaan, aset seperti Patek Philippe, Rolex, dan Hermès Birkin memiliki daya tahan nilai yang kuat di pasar sekunder. Kondisi itu membuat barang mewah tidak hanya berfungsi sebagai simbol status, tetapi juga sebagai penyangga kekayaan.
Bastian menyebut banyak pengusaha memilih mempertahankan aset mewah mereka karena potensi apresiasi di masa depan masih besar. Namun, kebutuhan modal kerja dan peluang bisnis membuat likuiditas cepat tetap menjadi kebutuhan utama.
Keamanan Jadi Prioritas
Kepercayaan nasabah premium menjadi salah satu penopang utama layanan ini. Lesca Gadai Premier menegaskan bahwa keamanan penyimpanan aset dijalankan dengan standar tersertifikasi internasional.
Perusahaan mengantongi ISO 9001 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 27001 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Sertifikasi tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian bahwa aset dan data nasabah terlindungi secara menyeluruh.
Setiap barang yang dijaminkan ditempatkan di fasilitas brankas dengan kontrol lingkungan yang presisi. Mekanisme ini dirancang untuk mencegah kerusakan fisik sekaligus menjaga kondisi aset tetap optimal.
Appraisal Berbasis Teknologi
Lesca Gadai Premier juga menerapkan proses kurasi dan penilaian yang ketat sebelum menetapkan plafon pinjaman. Tahap appraisal dilakukan dengan memadukan metode ilmiah dan teknologi tinggi untuk memvalidasi keaslian barang.
Selain memeriksa kondisi fisik, perusahaan turut menilai prospek nilai investasi jangka panjang dari aset tersebut. Pendekatan ini membuat taksiran harga lebih objektif dan memberikan ruang pinjaman yang maksimal bagi nasabah.
Bastian menegaskan transparansi menjadi bagian penting dalam proses penilaian. Dengan cara itu, nasabah memperoleh kepastian bahwa aset mereka dihargai secara layak dan profesional.
Ekspansi Ke Kota Besar
Untuk menjangkau lebih banyak nasabah, Lesca Gadai Premier menyiapkan perluasan layanan ke Surabaya, Medan, dan sejumlah kota besar lainnya. Ekspansi ini dirancang untuk mengikuti pertumbuhan permintaan pembiayaan berbasis aset mewah.
Perseroan juga terus mengembangkan White Glove Service agar proses transaksi dapat dilakukan dari lokasi mana pun. Layanan tersebut memungkinkan penjemputan aset dengan protokol keamanan ketat, tanpa mengharuskan nasabah datang ke gerai fisik.
Model layanan itu dinilai sesuai bagi high net worth individual yang memiliki jadwal padat dan mengutamakan privasi. Dengan kombinasi keamanan, fleksibilitas, dan penilaian profesional, Lesca Gadai Premier membidik posisi lebih kuat di segmen pembiayaan premium.
