Kualitas Internet Hotel Makkah-Madinah Disorot Ookla

Lifestyle Nadia Safira Putri 13 Mei 2026 18:29 WIB 7
Kualitas Internet Hotel Makkah-Madinah Disorot Ookla

Ookla merilis analisis terbaru mengenai kualitas internet di hotel mewah antara Makkah dan Madinah pada musim Haji 2025, menyoroti adanya kesenjangan signifikan. Penelitian itu mengukur kecepatan unduh median di fasilitas akomodasi tempat jemaah menginap, dengan fokus pada jaringan Wi-Fi dan solusi akses internet. Hasilnya penting karena bagi jemaah, akses online untuk komunikasi, navigasi, dan layanan harian menjadi kebutuhan vital selama kunjungan ke dua kota suci tersebut.

Analisis tersebut menunjukkan bahwa hanya tiga dari 16 hotel mewah yang berhasil mencatat kecepatan unduh median di atas 100 Mbps. Peringkat tertinggi diduduki Swissôtel Makkah dengan 152,17 Mbps, diikuti Fairmont Makkah dengan 148,87 Mbps, serta Swissôtel Al Maqam dengan 124 Mbps. Sebagai perbandingan, beberapa hotel lain seperti Pullman ZamZam Makkah memiliki sekitar 96,80 Mbps, dan Anwar Al Madinah Mövenpick berada di 78,42 Mbps.

Di sisi lain, beberapa hotel berkelas menampilkan performa yang lebih rendah meski menyediakan fasilitas premium. Pullman ZamZam Makkah mencatat kecepatan sekitar 96,80 Mbps, sementara Anwar Al Madinah Mövenpick berada di 78,42 Mbps. Ketidakseragaman ini menunjukkan tantangan yang tetap ada meski label hotelnya prestisius.

Beberapa hotel premium lain masih berada pada kisaran kecepatan rendah, yakni antara 18 Mbps hingga 38 Mbps. Contohnya Al Ghufran Safwah Hotel Makkah, Pullman Zamzam Madina, Hyatt Regency Makkah - Jabal Omar, serta Millennium Al Aqeeq berada pada rentang tersebut. Rentang ini dikhawatirkan mengganggu kebutuhan tamu yang memerlukan koneksi stabil saat penggunaan intensif.

Masalah utama bukan hanya kecepatan puncak, melainkan konsistensi layanan pada jam sibuk. Ookla mencatat bahwa 10% pengguna terendah di hotel terbaik pun bisa mengalami penurunan kecepatan hingga di bawah 15 Mbps. Hal ini berisiko menimbulkan frustrasi bagi tamu yang bergantung pada konektivitas untuk navigasi, komunikasi, atau layanan digital.

HotelKecepatan Median (Mbps)
Swissôtel Makkah152,17
Fairmont Makkah148,87
Swissôtel Al Maqam124
Pullman ZamZam Makkah96,80
Anwar Al Madinah Mövenpick78,42
Al Ghufran Safwah Hotel Makkah18-38
Pullman Zamzam Madina18-38
Hyatt Regency Makkah - Jabal Omar18-38
Millennium Al Aqeeq18-38

Faktor Kestabilan Jaringan

Perbedaan teknologi menjadi faktor utama kestabilan jaringan di hotel-hotel tersebut. Hotel yang mengusung Wi-Fi 6, frekuensi 5 GHz, dan dukungan fiber optik cenderung lebih stabil dibanding yang mengandalkan Wi-Fi 4 atau pita 2,4 GHz. Faktor lingkungan seperti kepadatan jemaah dan jumlah pengguna per waktu juga berperan signifikan.

Hotel dengan jaringan modern cenderung mengatasi lonjakan trafik lebih baik. Namun, implementasi yang tidak konsisten antar fasilitas membuat pengalaman bervariasi. Kesimpulannya, adopsi teknologi yang terintegrasi diperlukan untuk menjaga kualitas layanan selama puncak kunjungan.

Ookla menyarankan operator hotel meningkatkan kapasitas ISP, memperluas koneksi fiber, dan memprioritaskan jaringan 5 GHz. Penambahan titik akses nirkabel di area publik hotel juga sangat dianjurkan. Langkah ini diperlukan untuk menjaga layanan internet tetap handal ketika jemaah berkerumun.

Dukungan Teknologi

Data penggunaan internet oleh jemaah tercatat mencapai rata-rata 1,26 GB per hari. Angka ini tiga kali lipat dibandingkan rata-rata global saat ini. Pada musim Haji 2024, konsumsi per pengguna sekitar 876 MB per hari, menandai lonjakan permintaan yang besar.

Ookla menilai penyedia layanan di hotel perlu meningkatkan kapasitas ISP secara berarti. Langkah terkait meliputi memperluas koneksi fiber optik dan memprioritaskan jaringan 5 GHz. Penambahan titik akses Wi-Fi di area publik hotel juga sangat dianjurkan.

Dengan langkah tersebut, tamu dapat merasakan pengalaman jaringan lebih konsisten. Investasi pada infrastruktur digital menjadi bagian penting dari kualitas layanan perhotelan di kota suci. Masa musim Haji 2025 menuntut kesiapan tinggi untuk mendukung ribuan pengunjung.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!