Kamelia menyatakan dirinya masih berstatus sebagai orang lain dalam kehidupan Ammar Zoni, tetapi tetap hadir mendampingi sang aktor. Ia menegaskan tidak menuntut balasan apa pun, termasuk pernikahan, selama Ammar menjalani proses pemulihan dari ketergantungan narkotika. Kehadiran mereka dinilai sebagai bagian dari upaya keadilan dan dukungan dalam perjalanan penyembuhan.
Pernyataannya berlangsung di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin, 11 Mei 2026. Kamelia mengatakan meski ada penolakan dari lingkaran terdekat Ammar, ia memilih fokus pada tujuan bersama yakni keadilan dan kesembuhan. Ia menegaskan tidak akan memaksakan keadaan dan siap menghadapi konsekuensi jika jalan mereka tidak berujung pada pernikahan.
Dukungan Tanpa Syarat
Sejak awal, Kamelia menegaskan dirinya tidak menuntut balasan apa pun tanpa syarat. Ia menegaskan tidak ada syarat menikah sebagai imbalan atas dukungannya. Pernyataannya mencerminkan komitmennya pada nilai kebaikan dan rasa empati, tanpa mengaitkan masa depan hubungan dengan imbalan.
Di balik itu, ia menyatakan siap menjadi perantara demi Ammar untuk menjaga progres pemulihan. Ia menekankan fokus bukan pada tekanan dari lingkungan, melainkan pada keadilan dan kesejahteraan sang aktor. Walau beberapa orang di lingkaran dekat Ammar tidak menyukai kehadirannya, ia memilih menghadapinya dengan kepala dingin.
Saat ditanya soal masa depan, Kamelia mengakui jodoh belum tentu milik mereka. Namun ia menegaskan jika garis takdir tidak mengarahkan ke pasangan, ia tetap menjadi perantara dalam proses kebaikan. Ia percaya menabur kebaikan akan kembali, meski tidak selalu datang dari Ammar.
Harapan Masa Depan
Meskipun demikian, Ammar Zoni dinilai memiliki harapan untuk hidup lebih baik lewat pemulihan. Kemajuan Ammar dalam proses pemulihan membuat keluarga dan penggemar menaruh harapan yang lebih besar. Kamelia menyatakan kepuasannya melihat peluang Ammar untuk masa depan yang lebih cerah.
Kamelia memandang jawaban soal jodoh bukan fokus utama saat ini. Jika garis takdir mempertemukan mereka, itu berarti ada jalan yang diberkahi. Jika tidak, dia percaya kebaikan akan datang melalui jalan lain.
Di sisi spiritual, dia menekankan niat baik harus dilandasi keikhlasan lillahi ta'ala. Ia menegaskan harapannya agar semua pihak tetap fokus pada pemulihan Ammar. Ia percaya niat baik akan mengundang berkah meski jalur yang ditempuh berbeda.
Fokus pada Keadilan
Kamelia menegaskan fokus utamanya adalah keadilan dan pemulihan Ammar dari ketergantungan narkotika. Dukungan yang diberikan bersifat pribadi tanpa memaksa pihak lain untuk mengikuti arah yang sama. Penekanan pada pemulihan diharapkan mengurangi tekanan selama proses hukum.
Ia juga berupaya menenangkan lingkaran kekasih Ammar yang dinilai egois. Kamelia meminta semua pihak menurunkan ego dan menjaga sikap profesional demi tujuan bersama. Konsentrasi pada dukungan, bukan persaingan, diharapkan memberi stabilitas bagi Ammar.
Sebagai perantara dan pendamping, ia menegaskan niat baik tetap menjadi landasan. Ia percaya menabur kebaikan akan kembali kepada diri sendiri, Ammar, maupun orang sekitar. Jika garis jodoh tidak mempertemukan mereka, doa dan niat baik tetap menjadi pilar dalam perjalanan.
