Pengacara Jon Mathias mengklarifikasi status hukum Ammar Zoni terkait kasus narkoba yang menimpa aktor tersebut.
Klarifikasi disampaikan dalam konferensi pers di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, pada Rabu sore, 13 Mei 2026.
Dalam kesempatan itu juga dibahas isu dualisme pengacara yang sempat beredar di media.
Klarifikasi kuasa hukum
Jon Mathias menjelaskan kronologi hubungan profesionalnya dengan Ammar Zoni.
Ia menegaskan kuasa hukum tetap berjalan sesuai kesepakatan sejak 2023 hingga proses Peninjauan Kembali (PK).
Ia menekankan tidak ada pemberhentian resmi sepanjang masa itu.
Selaian itu, ia membahas isu bahwa ada pencabutan kuasa yang tidak sah.
Pertemuan terakhirnya dengan Ammar Zoni dilaporkan terjadi pada 6 Mei 2024 di Lapas Cipinang.
Dalam kesempatan itu, Jon Mathias menegaskan kuasa tetap sah hingga PK.
Selanjutnya, ia menunjukkan surat pernyataan tertulis Ammar Zoni.
Surat tersebut menyatakan tidak mencabut kuasa hukum Jon Mathias & Associate.
Dokumen itu menjadi dasar kepastian bagi keluarga untuk mengawal proses hukum.
Dukungan keluarga
Aditya Zoni, adik Ammar Zoni, hadir dan menegaskan posisi keluarga.
Ia memperkuat pilihan keluarga untuk tetap menjadikan Jon Mathias sebagai kuasa hukum utama.
Kata Aditya, keputusan itu konsisten meski ada pengacara lain yang mengurus beberapa hal.
Aditya menjelaskan keluarga tidak akan mengubah kuasa secara sepihak meski ada tekanan dokumen.
Ia menambahkan bahwa pertemuan dengan keluarga selalu berfokus pada jalur hukum yang jelas.
Pertemuan itu menegaskan komitmen keluarga terhadap proses hukum hingga PK.
Ammar Zoni saat ini telah dipindahkan dari Lapas Cipinang ke Nusakambangan untuk menjalani vonis tujuh tahun.
Perpindahan itu menandai kelanjutan proses hukum saat ini.
Keluarga menegaskan Jon tetap menjadi pilihan utama untuk kasus-kasus lanjutan.
