John Travolta kembali menjadi pusat perhatian di Festival Film Cannes setelah penampilannya yang tak biasa memicu perbincangan luas di media sosial. Aktor berusia senior itu tampil dengan baret dan kacamata bulat saat menghadiri pemutaran proyek debut penyutradaraannya, Propeller One-Way Night Coach, di Cannes, Prancis. Penampilannya bukan hanya dianggap membuatnya terlihat lebih muda, tetapi juga dinilai sebagai pernyataan gaya yang sengaja dirancang.
Dalam wawancara dengan CNN, bintang Grease itu menjelaskan bahwa pilihan busananya merupakan bagian dari penghormatan kepada para pembuat film klasik. Ia menegaskan bahwa tampil seperti itu adalah cara untuk menandai perannya sebagai sutradara, bukan sekadar aktor. Travolta juga menyebut penampilan eksentrik tersebut dipakai untuk memberi jarak antara identitasnya sebagai pemain film dan pembuat film.
Gaya Travolta di Cannes
Travolta hadir dalam pemotretan film di Palais des Festivals dengan tampilan yang langsung menyita perhatian publik. Baret hitam dan kacamata bulat yang dikenakannya memunculkan kesan retro yang kuat. Banyak warganet menilai gaya tersebut membuatnya tampak berbeda dari penampilan biasanya.
Penampilan itu lalu viral dan memancing beragam komentar di jagat maya. Sebagian pengguna media sosial menyebut Travolta terlihat semakin muda, sementara yang lain menilai gayanya terlalu teatrikal. Meski begitu, sorotan publik justru memperkuat perhatian terhadap debut penyutradaraannya di Cannes.
Travolta mengatakan dirinya sengaja memperlakukan festival film itu hampir seperti sebuah pertunjukan. Ia ingin tampil sebagai seorang sutradara yang memahami karakter visual dan simbolik dari sebuah acara besar. Menurutnya, cara tersebut merupakan bagian dari strategi membangun identitas baru di dunia perfilman.
Alasan di balik pilihan busana
Dalam penjelasannya, Travolta mengaku terinspirasi oleh para sineas klasik yang kerap menggunakan baret dan kacamata sebagai ciri khas. Ia menyebut gaya itu bukan sekadar aksesori, melainkan bentuk penghormatan terhadap tradisi perfilman. Dengan begitu, penampilannya memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar tren mode.
Aktor yang telah lebih dari 50 tahun berkecimpung di industri film itu mengatakan bahwa dirinya ingin memisahkan peran aktor dan sutradara. Ia menilai keduanya adalah dua posisi yang berbeda, sehingga perlu ditampilkan dengan bahasa visual yang berbeda pula. Karena itu, ia memilih gaya yang menurutnya identik dengan sosok pembuat film lama.
Travolta tidak menyebut nama tokoh tertentu yang menginspirasinya secara langsung. Namun, ia menegaskan bahwa pilihan tersebut lahir dari keinginan untuk tampil sesuai peran barunya. Baginya, Cannes adalah panggung yang tepat untuk memperkenalkan identitas baru itu kepada publik.
Reaksi publik dan penggemar
Setelah penampilan Travolta menyebar di media sosial, berbagai perbandingan pun bermunculan. Banyak penggemar mengaitkannya dengan Francis Ford Coppola, yang dikenal lama memakai baret dalam penampilannya. Ada pula yang menyebut gaya Travolta mengingatkan mereka pada Ingmar Bergman dan sejumlah figur populer lainnya.
Reaksi itu menunjukkan bahwa pilihan busana Travolta berhasil memancing perhatian luas. Bagi sebagian orang, penampilannya terlihat nyentrik, tetapi bagi yang lain justru menjadi bentuk penghormatan yang cerdas. Popularitas unggahan dan foto-fotonya di Cannes membuktikan bahwa gaya visual masih menjadi elemen penting dalam promosi film.
Selain komentar tentang gaya, sorotan publik juga tertuju pada kehadiran putrinya, Ella Bleu Travolta, yang mendampinginya ke Cannes. Kebersamaan itu menambah perhatian terhadap momen penting tersebut. Dengan kombinasi penampilan unik dan proyek baru, Travolta sukses mencuri panggung di festival film bergengsi itu.
Debut sutradara di Cannes
Debut penyutradaraan Travolta lewat Propeller One-Way Night Coach menjadi alasan utama kehadirannya di festival tersebut. Ia memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan sisi lain dari perjalanan kariernya di industri film. Pilihan penampilan yang mencolok ikut memperkuat pesan bahwa ia hadir sebagai kreator, bukan hanya bintang layar lebar.
Travolta bahkan sempat membagikan video di Instagram saat menerbangkan pesawat pribadinya menuju Cannes bersama Ella Bleu Travolta. Dalam unggahan itu, ia menulis, Hari besar, malam besar di Cannes, nantikan. Unggahan tersebut kemudian menambah antusiasme publik sebelum ia tampil langsung di festival.
Kehadiran Travolta di Cannes menunjukkan bagaimana seorang aktor senior bisa tetap relevan melalui strategi promosi yang kuat. Dengan gaya yang penuh simbol dan pernyataan yang jelas, ia berhasil mengubah penampilannya menjadi bagian dari narasi film. Cannes pun kembali menjadi panggung yang membuktikan bahwa mode, citra, dan sinema dapat saling menguatkan.
