Cari cuan tambahan di tengah persaingan usaha yang kian ketat kini bisa ditempuh lewat konsep waralaba yang lebih fleksibel. Salah satu yang menarik perhatian adalah bakso keliling dengan sepeda listrik, yang ditawarkan sebagai solusi bagi calon mitra bermodal terbatas.
Inovasi ini digagas Mia bersama suaminya, dengan menyasar pelaku usaha yang belum mampu menyewa ruko tetapi ingin segera berjualan. Dengan modal awal sekitar Rp46 juta, mitra disebut sudah memperoleh perlengkapan lengkap untuk memulai bisnis.
Bakso Keliling Jadi Peluang
Mia menjelaskan, ide ini muncul dari kebutuhan calon mitra yang kesulitan mencari lokasi usaha tetap. Biaya sewa tempat yang tinggi membuat banyak orang menunda memulai bisnis kuliner.
Melalui konsep bakso keliling, mitra tetap bisa menjalankan usaha tanpa harus menanggung beban sewa ruko. Model ini dinilai lebih ringan untuk tahap awal, terutama bagi pemula yang ingin segera bergerak.
Menurut Mia, inovasi tersebut dirancang agar peluang usaha lebih terbuka bagi berbagai kalangan. Ia menilai, format gerobak keliling memberi ruang lebih luas untuk berjualan di lokasi yang ramai.
Modal Awal Lebih Terjangkau
Waralaba Bakso Keliling atau Baling ditawarkan dengan modal awal sekitar Rp46 juta. Dalam periode promo, biaya pembukaan disebut turun dari Rp60 juta menjadi Rp45 juta.
Mia menyebut, skema ini sengaja dibuat agar calon mitra tidak terbebani modal besar. Dengan begitu, usaha bisa langsung dijalankan tanpa harus menunggu dana terkumpul terlalu lama.
Ia menambahkan, target utama program ini adalah calon mitra yang belum siap menyewa tempat usaha. Bagi mereka, opsi modal hemat dianggap jauh lebih realistis untuk memulai bisnis.
Perlengkapan Sudah Siap Pakai
Mitra yang bergabung akan menerima berbagai perlengkapan usaha dalam satu paket. Fasilitas itu mencakup bahan bakso, peralatan memasak, mangkok, kompor, dan tabung gas.
Selain itu, paket juga sudah dilengkapi sepeda listrik yang didesain menjadi gerobak keliling. Seluruh perlengkapan tersebut disebut langsung menjadi hak milik mitra.
Mia menegaskan, mitra tidak perlu lagi mencari peralatan tambahan untuk memulai jualan. Mereka hanya perlu menyiapkan diri untuk beroperasi dan melayani pembeli.
Strategi Jualan Lebih Fleksibel
Konsep keliling memberi keleluasaan bagi mitra untuk memilih lokasi penjualan yang lebih ramai. Model ini juga memungkinkan pelaku usaha menjangkau konsumen tanpa bergantung pada satu titik tetap.
Dalam praktiknya, sepeda listrik menjadi keunggulan karena lebih efisien dan mudah dipindahkan. Kehadiran gerobak bergerak itu juga memberi kesan modern pada usaha bakso tradisional.
Bagi calon pengusaha, pilihan ini dapat menjadi jalan masuk ke bisnis kuliner dengan risiko yang lebih terukur. Dengan modal yang relatif terjangkau, peluang untuk mulai meraih pendapatan dinilai semakin terbuka.
