Jirayut Ungkap Alasan Sering Menggerakkan Tangan

Lifestyle Nadia Safira Putri 24 Mei 2026 23:10 WIB 6
Jirayut Ungkap Alasan Sering Menggerakkan Tangan

Nama Jirayut sudah lama dikenal publik Indonesia sebagai penyanyi asal Thailand yang ceria, humoris, dan penuh energi. Belakangan, kebiasaannya yang sering menggerakkan tangan saat berbicara kembali menjadi sorotan warganet. Ada pula sebutan lucu yang muncul dari netizen karena gestur tersebut. Menanggapi perhatian itu, Jirayut memberikan penjelasan santai mengenai kebiasaannya.

Pria berusia 25 tahun itu menegaskan bahwa gerakan tangannya bukan gimmick. Ia menganggap kebiasaan tersebut justru membantunya berpikir dan menyusun kata-kata dengan lebih lancar. Saat ditemui di kawasan Studio TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, ia menyampaikan bahwa diam justru membuatnya sulit berbicara. Dari sana, Jirayut kembali menunjukkan karakter pribadinya yang ringan dan apa adanya.

Jirayut dan kebiasaan berbicara

Jirayut mengaku tidak bisa lepas dari kebiasaan menggerakkan tangan saat berbicara. Menurutnya, tangan yang diam justru membuat pikirannya ikut berhenti. Karena itu, gestur aktif sudah menjadi bagian alami dari cara komunikasinya. Ia menilai kebiasaan itu membantu dirinya tetap mengalir ketika menjelaskan sesuatu.

Ia menolak anggapan bahwa gerakan tangan tersebut hanyalah gaya di depan kamera. Jirayut menjelaskan bahwa tubuhnya memang bereaksi seperti itu sejak lama. Ketika harus diam, ia merasa sulit merangkai kalimat dengan utuh. Kondisi itu membuatnya lebih nyaman berbicara sambil banyak bergerak.

Bagi Jirayut, kebiasaan itu juga menjadi ciri khas yang sulit dihilangkan. Ia tidak merasa perlu mengubahnya hanya demi terlihat berbeda. Selama tidak mengganggu orang lain, ia memilih tetap menjadi diri sendiri. Sikap itu membuatnya semakin mudah diterima oleh penggemarnya.

Respons santai atas sorotan

Sorotan publik terhadap kebiasaannya diterima Jirayut dengan santai. Ia bahkan menanggapi istilah lucu yang dibuat netizen tanpa rasa tersinggung. Menurutnya, perhatian seperti itu merupakan bagian dari dinamika menjadi figur publik. Selama masih dalam batas wajar, ia menganggapnya sebagai bentuk perhatian penggemar.

Jirayut memahami bahwa setiap gerak-geriknya memang sering diamati banyak orang. Namun, ia memilih tidak mengambil pusing komentar yang datang dari warganet. Ia lebih fokus menjaga energi positif saat tampil di depan publik. Baginya, respons ringan adalah cara terbaik menghadapi sorotan yang ramai.

Dalam kesempatan itu, Jirayut juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin kehilangan spontanitas. Ia merasa justru itulah yang membuatnya dekat dengan penonton. Kepribadian yang terbuka dianggap lebih jujur dibanding sekadar tampil formal. Karena itu, ia tetap mempertahankan gaya bicara yang selama ini melekat pada dirinya.

Prinsip hidup Jirayut

Di balik tampil ceria, Jirayut memiliki prinsip hidup yang sederhana. Ia senang jika bisa membuat orang lain tertawa. Menurutnya, hiburan yang diberikan kepada publik bukan hanya pekerjaan, tetapi juga bentuk kebaikan. Dari situ, ia merasa dapat berbagi kebahagiaan sekaligus keberkahan.

Jirayut bahkan menyebut bahwa tawa yang ia ciptakan bisa menjadi pahala. Pandangan itu membuatnya selalu berusaha menjaga suasana menyenangkan saat bekerja. Ia percaya energi positif akan kembali kepada dirinya sendiri. Sikap tersebut menjadi alasan mengapa ia kerap terlihat antusias di berbagai kesempatan.

Meski demikian, ia tidak menutup mata bahwa dirinya tetap manusia biasa. Jirayut mengakui bahwa ia juga bisa merasa sedih dan lelah. Hanya saja, ia memilih tidak selalu menampilkan sisi itu ke publik. Saat berada di rumah dan tidak bekerja, ia cenderung menyendiri untuk menenangkan diri.

Rumah kedua bagi Jirayut

Jirayut tumbuh besar di Indonesia sejak usia 17 tahun. Karena itu, ia merasa Tanah Air sudah menjadi rumah keduanya. Perjalanan kariernya di Indonesia membuatnya semakin merasa diterima oleh masyarakat. Dukungan yang ia terima sejak mengikuti ajang pencarian bakat hingga sekarang menjadi modal penting baginya.

Ia mengaku sangat menikmati proses yang telah dilaluinya selama ini. Menurut Jirayut, keberhasilan yang diraih bukan hanya hasil kerja keras, tetapi juga berkat dukungan banyak orang. Ia merasa bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk terus berkarya. Rasa syukur itu membuatnya ingin menjaga setiap peluang dengan baik.

Pesan para senior juga selalu ia ingat dalam menjalani karier. Jirayut berpegang pada nasihat untuk tidak mudah menyerah dan tidak mengeluh capek. Baginya, masih banyak orang yang ingin berada di posisinya saat ini. Karena itu, ia berusaha melangkah dengan disiplin dan tetap rendah hati.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!