Indosat Bukukan Laba Bersih Rp1,5 Triliun di Kuartal I 2026

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 25 Mei 2026 21:42 WIB 2
Indosat Bukukan Laba Bersih Rp1,5 Triliun di Kuartal I 2026

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) membuka 2026 dengan kinerja keuangan yang solid pada kuartal I, ditopang pertumbuhan dua digit di sejumlah indikator utama. Perseroan membukukan pendapatan Rp15,2 triliun, naik 12 persen secara tahunan, sekaligus menjadi capaian kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Di saat yang sama, EBITDA tumbuh 13 persen menjadi Rp7,2 triliun, sedangkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 26 persen menjadi Rp1,5 triliun. Kinerja tersebut mencerminkan penguatan bisnis seluler, kenaikan kualitas pelanggan, serta penerapan strategi berbasis kecerdasan buatan atau AI.

Kinerja Indosat Tumbuh Signifikan

Pendapatan Indosat pada kuartal I 2026 mencapai Rp15,2 triliun dan mencatat rekor tertinggi perusahaan. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan monetisasi layanan dan kualitas basis pelanggan yang terus membaik.

EBITDA perusahaan ikut meningkat 13 persen secara tahunan menjadi Rp7,2 triliun. Kenaikan tersebut menunjukkan efisiensi operasional yang terjaga di tengah ekspansi layanan digital.

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 26 persen menjadi Rp1,5 triliun. Capaian ini mempertegas kemampuan perseroan menjaga profitabilitas sejak awal tahun.

Bisnis Seluler Jadi Penopang

Pertumbuhan kinerja Indosat terutama ditopang oleh bisnis seluler yang tetap menjadi sumber pendapatan utama. Rata-rata pendapatan per pengguna atau ARPU naik 15 persen menjadi Rp45.000.

Kenaikan ARPU tersebut menandakan strategi monetisasi yang dijalankan perusahaan mulai memberikan hasil. Indosat juga mencatat perbaikan pada kualitas pelanggan di tengah persaingan industri yang ketat.

Selain itu, trafik data meningkat 25,1 persen secara tahunan. Lonjakan ini menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital terus bertambah.

AI Dorong Strategi Layanan

Indosat menerapkan strategi hyper-personalization berbasis AI untuk menghadirkan layanan yang lebih relevan bagi pelanggan. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menyusun penawaran yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Layanan yang disiapkan mencakup paket data fleksibel hingga ekosistem konten yang lebih kaya. Strategi tersebut dirancang untuk memperkuat pengalaman pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

President Director and CEO Indosat, Vikram Sinha, menyebut capaian awal tahun ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam mengeksekusi strategi. Ia menegaskan AI hyper-personalization memberi nilai nyata bagi pelanggan dan perusahaan.

Ekspansi Jaringan dan Ekosistem

Untuk menopang pertumbuhan, Indosat terus memperluas jaringan dan memperkuat layanan 5G. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan di berbagai wilayah.

Perusahaan juga mulai merambah layanan internet rumah melalui HiFi Air. Kehadiran layanan tersebut menjawab kebutuhan konektivitas yang lebih fleksibel di pasar domestik.

Di sisi keamanan, Indosat menghadirkan fitur berbasis AI seperti anti-spam dan anti-scam. Perseroan juga meluncurkan Sahabat-AI, memperkuat NeoCloud, serta membentuk kemitraan FiberCo untuk memperluas infrastruktur digital nasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!