IHSG Terbang di Sesi I, BBRI dan BBCA Menguat

Forex & Saham Fajar Nugraha Utama 02 Juni 2026 14:23 WIB 3
IHSG Terbang di Sesi I, BBRI dan BBCA Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan IHSG melesat pada sesi I perdagangan hari ini, Selasa (2/6), seiring penguatan sejumlah saham di papan utama Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan data RTI Business, IHSG naik 1,49 persen ke level 6.218,86 dan sempat menyentuh posisi tertinggi 6.264,26.

Penguatan indeks terjadi di tengah aktivitas transaksi yang cukup ramai, dengan volume perdagangan mencapai 18,85 miliar saham dan nilai transaksi Rp14,85 triliun. Hingga jeda siang, pergerakan pasar mencatat 336 saham menguat, 316 saham melemah, dan 164 saham stagnan.

IHSG Menguat di Sesi I

IHSG bergerak positif sejak pembukaan perdagangan dan mempertahankan tren penguatan hingga penutupan sesi I. Kenaikan indeks ini menunjukkan minat beli investor masih cukup kuat pada awal perdagangan hari ini.

Posisi tertinggi IHSG berada di 6.264,26 sebelum kembali bergerak di bawah level tersebut. Pergerakan itu menandakan pasar sempat menguji area yang lebih tinggi dalam perdagangan intraday.

Pada saat yang sama, sentimen positif juga terlihat dari mayoritas saham yang bergerak naik. Kondisi ini membantu menjaga indeks tetap berada di zona hijau sampai akhir sesi pertama.

Meski begitu, masih ada saham yang terkoreksi dan menahan laju kenaikan lebih tinggi. Situasi tersebut menggambarkan perdagangan yang dinamis, dengan pelaku pasar aktif merespons sentimen di berbagai sektor.

Transaksi IHSG Cukup Ramai

Aktivitas transaksi di pasar saham terpantau besar selama sesi I. Volume perdagangan mencapai 18,85 miliar saham, mencerminkan likuiditas yang kuat pada awal pekan perdagangan.

Dari sisi nilai, transaksi yang tercatat mencapai Rp14,85 triliun. Angka ini menunjukkan minat investor masih terjaga, baik dari sisi ritel maupun institusi.

Frekuensi perdagangan juga tinggi, yakni sebanyak 1.562.599 kali. Data tersebut menegaskan pasar bergerak aktif dengan banyaknya perpindahan kepemilikan saham.

Kombinasi volume, nilai, dan frekuensi yang besar membuat sesi I berlangsung atraktif. Dalam kondisi seperti ini, pergerakan indeks cenderung lebih mudah dipengaruhi oleh saham-saham berkapitalisasi besar.

Blue Chip Dorong IHSG

Sejumlah saham berkapitalisasi besar atau blue chip terpantau ikut menguat pada sesi I. Kinerja saham-saham unggulan ini menjadi salah satu penopang utama kenaikan IHSG.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 2,37 persen ke harga Rp3.020 per saham. Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 2,19 persen ke level Rp5.825 per saham.

Penguatan pada dua emiten perbankan besar tersebut memberi kontribusi penting terhadap sentimen positif di pasar. Saham perbankan memang kerap menjadi penggerak utama indeks karena bobotnya yang besar.

Ketika saham-saham unggulan bergerak naik bersamaan, IHSG cenderung mendapat dorongan yang lebih kuat. Hal itu terlihat jelas pada perdagangan sesi I hari ini.

Emiten Konglomerat Melaju

Selain saham perbankan, sejumlah emiten yang terafiliasi dengan konglomerat juga mencatat kenaikan tajam. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) bahkan melesat hingga Auto Reject Atas atau ARA.

Saham CUAN menguat 24,60 persen ke harga Rp785 per saham. Di sisi lain, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) juga naik 24,55 persen ke level Rp4.110 per saham.

Kenaikan dua saham tersebut menjadi perhatian pasar karena berlangsung sangat agresif. Kondisi ARA menunjukkan minat beli investor sangat dominan pada saham-saham terkait.

Tak hanya itu, saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) juga naik 8,55 persen ke harga Rp825 per saham. Sementara PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menguat 7,69 persen ke level Rp770 per saham.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!