IHSG mengakhiri pekan dengan kenaikan tipis 0,18% ke level 6.969,396 pada Jumat, 8 Mei 2026, seiring aksi beli bersih investor asing. Secara mingguan, indeks ini naik dari level 6.956,804 pekan sebelumnya dan berpotensi menjaga momentum di pembukaan pekan mendatang. Pada hari yang sama, investor asing mencatat net buy sebesar Rp11,42 triliun, meski secara year-to-date IHSG masih mencatat net sell sebesar Rp37,61 triliun.
Selama pekan ini, volume transaksi harian BEI meningkat signifikan, menambah likuiditas pasar. Rata-rata volume perdagangan harian naik 23,57% menjadi 45,86 miliar saham. Nilai transaksi harian juga melonjak 26,14% menjadi Rp23,06 triliun, dan frekuensi transaksi naik 9% menjadi 2,55 juta kali.
Kinerja IHSG Mingguan
IHSG berakhir pekan ini dengan kenaikan 0,18% menjadi 6.969,396. Penutupan pekan tersebut menandai kenaikan dari level 6.956,804 pada pekan sebelumnya. Pada hari penutupan, investor asing mencatat net buy sebesar Rp11,42 triliun, sementara secara year-to-date IHSG masih mencatat net sell sebesar Rp37,61 triliun.
Secara year-to-date IHSG memang masih mencatat net foreign sell sebesar Rp37,61 triliun. Namun pada hari Jumat, net buy asing sebesar Rp11,42 triliun menunjukkan adanya arus masuk modal. Sentimen pasar tetap dipengaruh dinamika aliran modal asing dan kinerja beberapa sektor IHSG.
Rata-rata volume transaksi harian pekan ini meningkat 23,57% menjadi 45,86 miliar saham. Nilai transaksi harian juga naik 26,14% menjadi Rp23,06 triliun. Frekuensi transaksi harian naik 9% menjadi 2,55 juta kali, sementara kapitalisasi pasar BEI naik 0,19% menjadi Rp12.406 triliun.
Asing dan Likuiditas
Secara year-to-date IHSG masih mencatat net foreign sell sebesar Rp37,61 triliun. Meski begitu, pada hari Jumat net buy asing mencapai Rp11,42 triliun, menambah arus masuk modal. Pasar menilai dinamika arus modal asing sebagai indikator arah IHSG ke depan.
Volum dan likuiditas pasar meningkat sejalan dengan aktivitas asing. Rata-rata volume dan nilai transaksi BEI menunjukkan tren penguatan pekan ini. Frekuensi perdagangan juga meningkat, menandakan minat investor yang lebih kuat.
Kapitalisasi pasar BEI tercatat naik 0,19% menjadi Rp12.406 triliun. Penutupan pekan ini mencerminkan perbaikan posisi pasar secara keseluruhan. Investor tetap memantau faktor eksternal dan kebijakan domestik sebagai penentu arah pasar ke depan.
