IHSG Melemah Pasca Rebalancing MSCI Global Standard

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 13 Mei 2026 12:41 WIB 9
IHSG Melemah Pasca Rebalancing MSCI Global Standard

IHSG melemah pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (13/5/2026), mengikuti pengumuman rebalancing saham Indonesia di MSCI Global Standard. Pelaku pasar melihat dampak penyesuaian indeks sebagai bagian dari reformasi pasar modal yang sedang berjalan. OJK melalui Hasan Fawzi menegaskan koreksi pagi ini bersifat wajar dan belum menimbulkan tekanan signifikan pada likuiditas.

Saat pembukaan IHSG turun sekitar 1,67 persen ke level 6.744,37. Kepada wartawan, Hasan menegaskan penurunan masih dalam batas wajar dan merupakan bagian dari rebalancing. Ia menambahkan aktivitas transaksi tetap stabil dengan frekuensi dan volume yang normal, sehingga tidak ada kepanikan di kalangan investor.

Dinamika IHSG

Hasan Fawzi menilai koreksi pagi hari ini merupakan konsekuensi perbaikan reformasi pasar modal. Ia menegaskan bahwa penurunan tersebut belum menimbulkan gejala panic selling maupun gejala arus jual besar. Menurutnya, aktivitas transaksi masih berada pada level wajar meski terjadi efek rebalancing.

Transaksi di pasar modal masih terpantau wajar meski volatilitas meningkat. Ketika rebalancing MSCI diberlakukan, perubahan komposisi memicu pergeseran saham tanpa menimbulkan lonjakan likuiditas yang ekstrem. Self Regulatory Organization (SRO) dan OJK berjanji akan terus memantau pergerakan IHSG setelah pengumuman tersebut.

Sejumlah 18 saham Indonesia tercatat keluar dari MSCI Global Standard Index. Tidak ada saham baru yang masuk ke MSCI Global Standard Index pada pemutakhiran kali ini. Di antara saham yang dikeluarkan terdapat AMMN, BREN, TPIA, DSSA, dan CUAN, sedangkan AMRT turun dari Standard ke Small Cap.

Rincian MSCI

Selain perubahan besar, MSCI juga menyatakan 13 saham Indonesia ditendang dari MSCI Global Standard Index pada pemutakhiran ini. Rincian tersebut menambah daftar saham yang terdampak pada portofolio investor setelah rebalancing. Pengaruhnya terlihat pada pergerakan beberapa saham yang terdampak tetap berada dalam kisaran normal.

Berikut daftar 13 saham yang ditendang beserta kode emiten. Data menunjukkan pergeseran mempengaruhi beberapa sektor, terutama industri komoditas dan consumer. Investor disarankan meninjau kepemilikan dan likuiditasnya pasca rebalancing.

Daftar lengkap 13 saham tercantum pada tabel berikut untuk referensi. Teknik rebalancing MSCI dapat mempengaruhi arus dana dan kinerja indeks secara sementara. OJK dan SRO akan terus memantau arus modal dan likuiditas untuk menjaga stabilitas pasar.

NoEmiten (Kode)Nama Perusahaan
1ANTMPT Aneka Tambang Tbk
2AALIPT Astra Agro Lestari Tbk
3BANKPT Bank Aladin Syariah Tbk
4BSDEPT Bumi Serpong Damai Tbk
5DSNGPT Dharma Satya Nusantara Tbk
6SIDOPT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk
7MIDIPT Midi Utama Indonesia Tbk
8MIKAPT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk
9MSINPT MNC Digital Entertainment Tbk
10TKIMPT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk
11APICPT Pacific Strategic Financial Tbk
12SSMSPT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
13TAPGPT Triputra Agro Persada Tbk

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!