Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat, Dukung Strategi AI

Teknologi Moh. Royhan Nahado 31 Mei 2026 10:19 WIB 6
Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat, Dukung Strategi AI

Indosat Ooredoo Hutchison resmi menunjuk Honesti Basyir sebagai anggota direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Rabu (6/5/2026). Penunjukan ini menandai langkah baru perusahaan dalam memperkuat agenda transformasi berbasis kecerdasan artifisial atau AI.

Masuknya Honesti, yang dikenal berpengalaman lebih dari dua dekade di industri telekomunikasi dan sektor strategis lain, dinilai akan mendukung akselerasi eksekusi strategi perusahaan. Indosat juga menegaskan fokusnya untuk tumbuh sebagai perusahaan teknologi berbasis AI atau AI TechCo.

Strategi AI Indosat

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyebut perubahan susunan direksi selaras dengan arah besar perusahaan. Ia menegaskan bahwa Indosat ingin mempercepat penerapan strategi AI secara disiplin. Menurut dia, langkah itu ditujukan untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Perusahaan juga ingin menghadirkan nilai nyata bagi para pemegang saham.

Transformasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya Indosat memperkuat posisi di industri telekomunikasi. Perseroan tidak lagi hanya berfokus pada layanan konektivitas. Ke depan, teknologi AI akan diintegrasikan ke seluruh lini operasional. Langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi sekaligus daya saing perusahaan.

Indosat menyebut pendekatan AI-native telco sebagai fondasi bisnis barunya. Artinya, kecerdasan buatan tidak hanya menjadi pelengkap, melainkan inti dari strategi perusahaan. Dengan model tersebut, setiap layanan diharapkan lebih adaptif terhadap kebutuhan pelanggan. Perseroan juga menargetkan inovasi yang lebih cepat dan terukur.

Direksi Baru Indosat

Selain Honesti Basyir, RUPST Indosat juga mengangkat dua nama lain ke dalam jajaran direksi. Mereka adalah Reski Damayanti dan Apoorva Mehrotra. Kehadiran ketiganya dipandang memperkuat komposisi kepemimpinan perusahaan. Susunan baru ini disiapkan untuk mendukung fase pertumbuhan berikutnya.

Rapat juga menetapkan Seppalga Ahmad sebagai komisaris perseroan. Di sisi lain, pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar dari jabatan direktur. Achmad Syah Reza juga diberhentikan dengan hormat dari posisi komisaris. Keputusan itu menjadi bagian dari penyegaran struktur organisasi perusahaan.

Perubahan susunan manajemen tersebut diharapkan memberi ruang bagi eksekusi strategi yang lebih lincah. Indosat menghadapi persaingan industri yang semakin ketat dan dinamis. Karena itu, perusahaan membutuhkan kepemimpinan yang mampu bergerak cepat. Fokus utama tetap pada inovasi dan pertumbuhan jangka panjang.

Peran Honesti Basyir

Honesti Basyir dikenal memiliki rekam jejak panjang di sektor telekomunikasi dan bidang strategis lainnya. Pengalamannya dinilai relevan dengan kebutuhan Indosat dalam memperkuat transformasi bisnis. Kehadirannya di direksi diharapkan membawa perspektif baru. Perusahaan membutuhkan eksekusi yang kuat agar strategi AI berjalan efektif.

Masuknya Honesti juga dipandang sebagai sinyal keseriusan Indosat dalam membangun organisasi yang siap menghadapi perubahan. Industri telekomunikasi kini bergerak menuju layanan yang semakin berbasis data. Dalam konteks itu, kepemimpinan yang memahami perubahan ekosistem menjadi sangat penting. Indosat menempatkan sumber daya manusia sebagai pendorong utama transformasi.

Pada saat yang sama, perusahaan terus menyesuaikan struktur internal agar lebih selaras dengan target bisnis baru. Penguatan direksi menjadi salah satu instrumen untuk menjaga konsistensi arah perusahaan. Dengan kombinasi pengalaman dan agenda transformasi, Indosat berharap dapat mempercepat implementasi strategi. Langkah ini juga diharapkan memperkuat kepercayaan pasar.

Kemitraan AI Indosat

Di luar perubahan direksi, Indosat terus mengakselerasi ambisinya menjadi AI-native telco. Salah satu langkah strategisnya adalah menjalin kemitraan dengan NVIDIA dalam ajang NVIDIA GTC 2026. Kolaborasi tersebut melahirkan inisiatif Sahabat-AI. Platform ini dirancang untuk memperluas akses kecerdasan buatan di Indonesia.

Sahabat-AI disiapkan untuk menjangkau berbagai kelompok pengguna, mulai dari individu, developer, hingga pelaku usaha. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Indosat ingin membuat teknologi AI lebih inklusif. Bukan hanya perusahaan besar yang diharapkan mendapat manfaat. Pengguna di tingkat akar rumput juga menjadi sasaran utama pengembangan.

Melalui inisiatif itu, Indosat berupaya mempercepat adopsi AI di dalam negeri. Perusahaan ingin membangun ekosistem yang dapat mendukung inovasi digital secara lebih luas. Strategi ini sekaligus menegaskan pergeseran bisnis dari sekadar penyedia konektivitas. Indosat kini membidik peran sebagai perusahaan teknologi berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!