Harga Pangan Naik saat Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp75 Ribu

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 28 Mei 2026 11:42 WIB 2
Harga Pangan Naik saat Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp75 Ribu

Sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga pada Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei 2026. Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis atau PIHPS Bank Indonesia, cabai rawit merah menjadi sorotan karena menembus Rp75.450 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada cabai merah besar, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, daging ayam ras, hingga minyak goreng. Di sisi lain, beberapa komoditas seperti beras, cabai rawit hijau, dan daging sapi justru tercatat turun harga.

Harga Pangan Idul Adha

PIHPS Bank Indonesia mencatat pergerakan harga pangan yang cukup beragam pada momen Idul Adha. Kondisi ini menunjukkan adanya tekanan pada sejumlah bahan pokok yang banyak dibutuhkan masyarakat saat hari besar keagamaan.

Cabai rawit merah tercatat paling mahal dengan harga Rp75.450 per kilogram, naik 3,85 persen dibanding hari sebelumnya. Cabai merah besar berada di level Rp64.100 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting dibanderol Rp61.350 per kilogram.

Cabai rawit hijau menjadi pengecualian karena turun 9,48 persen menjadi Rp48.700 per kilogram. Pergerakan ini menunjukkan pasokan dan permintaan di pasar masih belum seragam antarjenis komoditas.

Bawang dan Telur

Harga bawang merah ukuran sedang naik 3,02 persen menjadi Rp49.400 per kilogram. Sementara itu, bawang putih ukuran sedang ikut menguat 2,98 persen ke level Rp39.750 per kilogram.

Telur ayam ras segar naik tipis 0,16 persen menjadi Rp30.550 per kilogram. Kenaikan kecil ini tetap menambah beban belanja rumah tangga, terutama bagi konsumen yang mengandalkan telur sebagai sumber protein harian.

Daging ayam ras segar juga mengalami lonjakan lebih besar, yakni 11,07 persen menjadi Rp42.650 per kilogram. Pergerakan harga tersebut berpotensi memengaruhi pola konsumsi masyarakat selama libur keagamaan.

Beras dan Minyak Goreng

Berbeda dari sejumlah komoditas lain, harga beras justru melemah pada perdagangan hari itu. Beras medium I turun 0,93 persen menjadi Rp16.000 per kilogram, sedangkan beras medium II terkoreksi 2,5 persen menjadi Rp15.600 per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada beras kualitas super I dan super II, masing-masing sebesar 2,01 persen dan 2,06 persen. Adapun gula pasir kualitas premium naik 1,24 persen menjadi Rp20.450 per kilogram, sementara gula pasir lokal tercatat Rp19.150 per kilogram.

Untuk minyak goreng, harga juga cenderung naik di semua jenis yang dipantau PIHPS. Minyak goreng curah naik 1,95 persen menjadi Rp20.950 per kilogram, minyak kemasan bermerek 1 menjadi Rp24.500 per kilogram, dan bermerek 2 mencapai Rp23.300 per kilogram.

Tekanan Pasar Pangan

Di kelompok protein hewani, daging sapi kualitas 1 turun 2,9 persen menjadi Rp143.800 per kilogram. Daging sapi kualitas 2 juga melemah 1,9 persen ke posisi Rp136.700 per kilogram, sehingga memberi sedikit penyeimbang di tengah kenaikan komoditas lain.

Meski demikian, kenaikan pada cabai, bawang, ayam, dan minyak goreng tetap menjadi perhatian utama konsumen. Komoditas tersebut termasuk bahan yang paling sering dibeli rumah tangga, sehingga perubahan harganya cepat terasa pada pengeluaran harian.

Pergerakan harga menjelang dan saat Idul Adha biasanya dipengaruhi oleh lonjakan permintaan dan distribusi pasokan. Karena itu, pantauan harga pangan menjadi penting agar masyarakat dapat menyesuaikan belanja dan pelaku usaha dapat mengantisipasi biaya operasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!