Gideon Tengker Masih Harap Mediasi Keluarga

Lifestyle Anindya Kirana Putri 23 Mei 2026 18:57 WIB 5
Gideon Tengker Masih Harap Mediasi Keluarga

Musisi Gideon Tengker kembali menyoroti laporan dugaan pemalsuan surat yang menyeret nama mantan istrinya, Rieta Amilia, serta dua anaknya, Nagita Slavina dan Caca Tengker. Ia menyebut hingga kini perkara tersebut belum menemukan titik temu.

Di tengah proses hukum yang berjalan, Gideon juga membuka harapan agar hubungan keluarganya bisa membaik. Ia mengaku masih menantikan komunikasi dari Nagita dan Caca, meski pertemuan terakhir disebut hanya sebatas silaturahmi.

Kasus Gideon Tengker

Gideon menegaskan bahwa pertemuan dengan mantan istri dan anak-anaknya belum pernah membahas persoalan hukum. Menurut dia, pertemuan itu hanya berlangsung dalam suasana silaturahmi biasa. Ia menyampaikan keterangan tersebut saat berada di Polda Metro Jaya pada Selasa, 19 Mei 2026.

Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada langkah mediasi yang benar-benar dijalankan oleh pihak keluarga. Gideon menyebut pertemuan terakhir hanya terjadi di sebuah restoran. Dari pertemuan itu, tidak ada pembicaraan yang mengarah pada penyelesaian perkara.

Meski masih berselisih dalam urusan hukum, Gideon berharap komunikasi personal dengan anak-anaknya dapat kembali terjalin. Ia bahkan meminta Nagita dan Caca untuk menghubunginya. Menurut dia, panggilan itu penting agar suasana keluarga menjadi lebih baik.

Harapan Rekonsiliasi Keluarga

Gideon menilai hubungan yang renggang dengan anak-anaknya seharusnya bisa diperbaiki melalui komunikasi langsung. Ia menegaskan bahwa keinginannya bukan untuk memperkeruh keadaan. Sebaliknya, ia hanya ingin suasana keluarga kembali tenang.

Dalam keterangannya, Gideon menyebut dirinya masih menunggu telepon dari Nagita maupun Caca. Ia mengatakan, langkah sederhana itu bisa menjadi awal untuk mencairkan hubungan yang sempat memanas. Baginya, komunikasi lebih penting daripada saling menjauh.

Ia juga menegaskan bahwa belum ada upaya konkret dari keluarga untuk membahas perkara tersebut secara terbuka. Gideon mengaku hanya pernah diajak bertemu, tanpa ada pembahasan soal hukum. Kondisi itu membuatnya merasa pembicaraan yang diharapkan belum benar-benar terjadi.

Sorotan pada Raffi Ahmad

Gideon turut menyinggung nama Raffi Ahmad dalam persoalan keluarga yang tengah dihadapinya. Ia berharap Raffi dapat menjadi penengah yang baik dalam situasi ini. Menurut dia, sosok penengah sangat dibutuhkan agar hubungan keluarga tidak semakin renggang.

Selain Raffi, Gideon juga menyebut Barry dalam konteks yang sama. Ia menilai pihak yang seharusnya membantu justru memberi dampak berbeda bagi dirinya. Karena itu, ia merasa posisi dirinya seolah terus ditempatkan sebagai pihak yang bersalah.

Dalam pernyataannya, Gideon mengaku dirinya kerap merasa disudutkan dalam persoalan tersebut. Ia menyebut semua beban seolah diarahkan kepadanya. Kondisi itu membuatnya berharap ada pihak yang mampu melihat perkara ini secara lebih adil.

Pesan dari Kuasa Hukum

Kuasa hukum Gideon, Erles Rareral, turut memberikan pandangan mengenai hubungan orang tua dan anak. Ia mengingatkan bahwa setiap orang pada waktunya akan menjadi orang tua. Menurut dia, hubungan keluarga seharusnya dijaga dengan hati-hati.

Erles menambahkan bahwa siapa pun yang menyakiti hati orang tua pada akhirnya akan merasakan posisi serupa. Ia menyebut prinsip tabur tuai sebagai pengingat bagi semua pihak. Pesan itu, menurut dia, penting agar relasi keluarga tidak rusak oleh persoalan yang berkepanjangan.

Ia berharap konflik yang melibatkan Gideon dapat diselesaikan dengan kepala dingin. Erles menilai penyelesaian yang baik akan lebih bermanfaat dibanding memperpanjang pertentangan. Dengan begitu, hubungan orang tua dan anak masih memiliki kesempatan untuk pulih.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!