Fuji Ungkap Kerugian Rp 1 Miliar dalam Kasus Penggelapan

Lifestyle Anindya Kirana Putri 31 Mei 2026 13:34 WIB 2
Fuji Ungkap Kerugian Rp 1 Miliar dalam Kasus Penggelapan

Selebgram Fujianti Utami Putri atau Fuji mengungkapkan kerugian besar yang dialaminya dalam kasus dugaan penggelapan oleh mantan admin media sosialnya. Kasus yang bermula dari aliran dana kerja sama iklan yang tak masuk ke rekening manajemen itu kini telah naik ke tahap penyidikan di Polres Metro Jakarta Selatan.

Fuji menyebut kerugian tersebut mencapai sekitar Rp 1 miliar, termasuk uang kerja sama brand, aset elektronik, hingga barang bermerek lainnya. Ia juga menilai pengkhianatan itu lebih menyakitkan karena dilakukan oleh orang yang dipercaya bekerja dengannya selama satu setengah tahun.

Kasus Penggelapan Fuji

Perseteruan Fuji dengan mantan adminnya berawal dari temuan adanya dana kerja sama iklan yang tidak masuk ke rekening manajemen. Temuan itu kemudian mendorong laporan resmi dan pemeriksaan oleh penyidik.

Kasus tersebut berkembang setelah penyidik mengumpulkan bukti dan memeriksa rangkaian transaksi yang diduga tidak disetorkan. Pada 26 Mei 2026, terlapor ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

Penetapan tersangka menjadi babak baru dalam proses hukum yang sedang berjalan. Bagi Fuji, keputusan itu memberi kelegaan, meski luka atas peristiwa tersebut belum sepenuhnya hilang.

Kerugian Fuji Capai Miliaran

Fuji menyebut kerugian yang dialaminya tidak kecil dan mencapai sekitar Rp 1 miliar. Jumlah itu merupakan akumulasi dana yang diduga dibawa kabur selama masa kerja mantan adminnya.

Selain uang, ia juga kehilangan sejumlah aset yang dipakai untuk kebutuhan kerja. Salah satu barang yang disebut hilang adalah laptop, disusul beberapa barang bermerek lainnya.

Kerugian materi itu memperburuk rasa kecewa Fuji terhadap orang yang pernah dekat dengan aktivitas profesionalnya. Ia menilai tindakan tersebut tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mencederai kepercayaan.

Pengakuan Fuji Soal Kekecewaan

Fuji menegaskan bahwa rasa sakit hati yang dirasakannya lebih besar dibandingkan nilai uang yang hilang. Ia mengaku belum sepenuhnya bisa menerima perlakuan mantan karyawannya itu.

Menurut Fuji, sikap tersangka telah memanfaatkan kepercayaan yang diberikan selama bekerja bersama. Ia menilai hal itu sebagai tindakan yang tidak manusiawi dan sangat mengecewakan.

Dalam keterangannya, Fuji juga meminta agar tindakan serupa tidak diulangi lagi. Ia berharap tersangka benar-benar berhenti dari perbuatan yang merugikan banyak pihak.

Jejak Dugaan Penggelapan Fuji

Selain dugaan penggelapan dana, tersangka juga dituding menghapus ribuan riwayat pesan singkat dengan klien. Tindakan itu diduga dilakukan untuk menghilangkan jejak perbuatan yang merugikan.

Polisi menyebut bukti-bukti dalam perkara ini telah dinyatakan lengkap sebelum status tersangka diumumkan. Proses penyidikan kemudian berlanjut untuk mendalami peran dan modus yang digunakan.

Kasus Fuji kini menjadi sorotan karena melibatkan kerugian besar dan dugaan penyalahgunaan kepercayaan dalam hubungan kerja. Publik pun menanti kelanjutan proses hukum terhadap mantan admin media sosial tersebut.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!