Fuji memilih menjalani tradisi kurban tahun ini dengan cara yang berbeda. Ia turun langsung mencari hewan kurban, lalu memutuskan membeli sapi berbobot sekitar 700 kilogram dari seorang teman yang memiliki usaha penjualan hewan kurban.
Pilihan itu diambil agar kualitas hewan kurban lebih terjamin dan proses pembeliannya bisa ia awasi sendiri. Untuk hari raya, Fuji juga tidak merencanakan agenda mewah, melainkan ingin menghabiskan waktu bersama kedua orang tuanya.
Fuji Cari Sapi Kurban Sendiri
Fuji mengaku sempat terkejut saat mengetahui bobot sapi yang dibelinya. Menurutnya, ukuran hewan tersebut tergolong besar untuk kurban pribadi.
Ia menyebut sapi pilihannya memiliki bobot sekitar 700 kilogram. Angka itu membuatnya merasa keputusan membeli hewan kurban tersebut cukup istimewa.
Fuji menegaskan bahwa proses pencarian dilakukan secara mandiri. Ia tidak menyerahkan urusan itu kepada asisten atau pihak lain.
Belanja Kurban Lewat Teman
Dalam memilih hewan kurban, Fuji mendatangi langsung penyedia hewan. Ia kemudian memutuskan membeli dari temannya sendiri yang berbisnis di bidang penjualan hewan kurban.
Langkah itu diambil agar ia lebih yakin terhadap kondisi sapi yang dibeli. Fuji menilai, membeli dari orang yang dikenal bisa memberi rasa tenang soal kualitas.
Ia menyampaikan bahwa keputusannya sederhana, yaitu mencari sendiri lalu membeli sapi dari teman. Menurutnya, cara itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kurban tahun ini.
Lebaran Bersama Keluarga
Fuji mengatakan Idul Adha kali ini akan dijalani dengan suasana biasa saja. Ia memilih pulang ke rumah orang tuanya, lalu beribadah bersama keluarga.
Rencana itu mencakup salat Id, makan ketupat, dan berkumpul di rumah. Fuji menilai momen seperti itu lebih bermakna dibanding perayaan yang glamor.
Ia ingin mengutamakan kebersamaan dengan Haji Faisal dan Dewi Zuhriati. Bagi Fuji, kehangatan keluarga menjadi bagian penting dari hari raya.
Masjid Dekat Rumah Mama
Untuk proses penyembelihan, Fuji memilih lokasi di masjid dekat kediaman ibundanya. Ia ingin hewan kurban ditaruh di area yang masih dekat dengan keluarga besar.
Keputusan itu juga memudahkannya memantau prosesi penyembelihan secara langsung. Fuji merasa lebih nyaman karena saat Lebaran biasanya ia tidak banyak berada di rumah.
Ia menyebut kebiasaan berkumpul di sekitar rumah Mama sudah menjadi pilihan yang pas. Dengan begitu, momen kurban tahun ini tetap sederhana, tetapi tetap terasa dekat dengan keluarga.
