Fuji kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan bahwa ia membeli hewan kurban secara mandiri untuk Idul Adha tahun ini. Sapi yang dipilihnya memiliki bobot sekitar 700 kilogram, ukuran yang sempat membuatnya terkejut saat menemui langsung hewan tersebut. Momen ini ia sampaikan saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa, 26 Mei 2026. Keputusan Fuji memperlihatkan pilihan perayaan yang sederhana, dekat dengan keluarga, dan tanpa kemewahan berlebihan.
Ia menegaskan proses pencarian sapi kurban dilakukan sendiri tanpa bantuan asisten atau pihak lain. Fuji juga memilih membeli dari temannya yang memiliki usaha penjualan hewan kurban, agar kualitas hewan lebih terjamin. Selain soal kurban, Fuji menyebut Idul Adha tahun ini akan dijalani dengan suasana kekeluargaan di rumah orang tuanya. Rangkaian rencana itu menjadi perhatian publik karena memperlihatkan sisi personal Fuji dalam menyambut hari besar keagamaan.
Fuji dan Sapi Kurban
Fuji menjelaskan bahwa ia terjun langsung untuk berburu sapi kurban pada tahun ini. Langkah itu ia ambil setelah sebelumnya tidak selalu mengurus sendiri pembelian hewan kurban. Menurutnya, memilih sendiri hewan kurban memberi rasa tenang karena ia bisa melihat kondisi sapi secara langsung. Ia juga ingin memastikan hewan yang dibeli layak untuk kurban.
Bobot sapi yang dipilih Fuji disebut mencapai sekitar 700 kilogram. Ukuran tersebut sempat membuatnya terkejut karena dinilai cukup besar untuk kurban pribadi. Meski demikian, ia tetap mantap menjatuhkan pilihan pada sapi itu. Ia menilai ukuran besar bukan satu-satunya pertimbangan, karena kualitas hewan juga penting.
Fuji mengatakan proses pencarian dilakukan tanpa melibatkan asisten atau orang lain. Ia datang langsung ke penyedia hewan kurban untuk melihat sejumlah pilihan yang tersedia. Cara itu membuatnya lebih leluasa menilai kondisi sapi sebelum membeli. Ia mengaku ingin memastikan keputusan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan.
Pilihan membeli dari teman sendiri juga menjadi pertimbangan Fuji. Ia menyebut temannya memang memiliki bisnis penjualan hewan kurban. Menurutnya, hubungan pertemanan dapat memberi kepercayaan lebih dalam transaksi tersebut. Selain itu, ia menilai kualitas hewan dari penjual yang dikenalnya lebih meyakinkan.
Persiapan Idul Adha Fuji
Menjelang hari raya, Fuji tidak menyiapkan perayaan yang mewah. Ia justru memilih suasana yang sederhana dan akrab bersama keluarga inti. Dalam penuturannya, tidak ada agenda glamor yang direncanakan. Fokus utamanya adalah menghabiskan waktu bersama kedua orang tuanya.
Fuji menyebut akan merayakan Idul Adha di rumah orang tuanya, Haji Faisal dan Dewi Zuhriati. Ia berencana mengikuti rangkaian ibadah seperti salat Id bersama keluarga. Setelah itu, ia ingin menikmati momen makan bersama di rumah. Tradisi sederhana tersebut dianggapnya cukup untuk membuat hari raya terasa hangat.
Menurut Fuji, kebersamaan keluarga menjadi bagian paling penting dari perayaan Idul Adha. Ia tidak merasa perlu membuat acara khusus yang berlebihan. Sikap itu menunjukkan preferensinya terhadap perayaan yang lebih personal. Dengan begitu, suasana hari besar dapat diisi dengan interaksi yang lebih dekat.
Rencana tersebut juga sejalan dengan kebiasaan Fuji yang lebih memilih suasana rumah saat hari raya. Ia menilai momen makan ketupat dan berkumpul bersama keluarga sudah memberikan makna tersendiri. Dalam pandangannya, kesederhanaan justru membuat perayaan lebih nyaman. Karena itu, ia memilih menjalani hari besar dengan ritme yang tenang.
Lokasi Penyembelihan Kurban
Fuji juga telah menentukan lokasi penyembelihan sapi kurban miliknya. Hewan tersebut akan ditaruh di masjid yang berada di dekat rumah ibundanya. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, karena ia ingin memantau prosesnya secara langsung. Selain itu, jarak yang dekat memudahkannya berada bersama keluarga besar.
Ia mengaku lebih nyaman jika prosesi penyembelihan dilakukan di sekitar tempat keluarganya berkumpul. Dengan begitu, ia dapat mengikuti jalannya kegiatan tanpa harus berpindah jauh. Keputusan itu juga membuat suasana Idul Adha terasa lebih akrab. Kehadiran keluarga besar menjadi bagian penting dalam momen tersebut.
Fuji menuturkan bahwa dirinya akan lebih sering berada di rumah ibunda saat Lebaran. Ia menyebut jarang berada di rumah pribadi ketika hari raya tiba. Karena itu, lokasi dekat rumah Mama menjadi pilihan yang paling praktis. Hal ini juga memudahkan dirinya untuk tetap terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Penentuan lokasi penyembelihan menunjukkan perhatian Fuji terhadap detail perayaan kurban. Ia tidak hanya membeli hewan sendiri, tetapi juga memastikan proses selanjutnya berjalan dekat dengan keluarga. Langkah itu mencerminkan keinginannya untuk menjaga kebersamaan dalam suasana hari raya. Dengan pilihan tersebut, Idul Adha bagi Fuji tampak dijalani secara sederhana namun bermakna.
Tradisi Sederhana Keluarga
Rencana Fuji untuk merayakan Idul Adha bersama orang tua memperlihatkan kuatnya tradisi keluarga. Ia memilih agenda yang tidak rumit, tetapi tetap sarat makna. Salat Id bersama dan makan di rumah menjadi inti perayaan yang ia utamakan. Pola ini menunjukkan bahwa kebahagiaan hari raya tidak selalu bergantung pada kemewahan.
Dalam penjelasannya, Fuji terlihat menempatkan keluarga sebagai pusat perayaan. Kehadiran Haji Faisal dan Dewi Zuhriati menjadi unsur penting dalam rencana hari besar itu. Ia ingin memastikan suasana rumah tetap hangat dan penuh kebersamaan. Tradisi sederhana seperti ini sering dianggap sebagai bentuk kedekatan yang paling tulus.
Perayaan yang digambarkan Fuji juga menunjukkan bagaimana selebritas dapat memilih gaya hidup yang lebih membumi saat hari besar. Ia tidak menonjolkan kemeriahan, melainkan kebersamaan yang terjaga. Pilihan tersebut memberi gambaran bahwa Idul Adha dapat dirayakan dengan khidmat. Bagi Fuji, momen itu tampaknya lebih berharga ketika dijalani bersama keluarga dekat.
Seluruh rangkaian rencana kurban dan Lebaran yang disampaikan Fuji menegaskan prioritasnya pada hal-hal sederhana. Dari membeli sapi sendiri hingga memilih lokasi dekat rumah ibunda, semua langkah diarahkan untuk kenyamanan keluarga. Sikap ini sekaligus memperlihatkan sisi personal yang jarang tersorot. Di tengah sorotan publik, Fuji memilih merayakan hari raya dengan tenang dan penuh kebersamaan.
