FTSE Russell Coret DSSA, DAAZ, HILL, dan MLIA dari Indeks

Forex & Saham Stanislaus Firstyan Gratia 30 Mei 2026 21:25 WIB 3
FTSE Russell Coret DSSA, DAAZ, HILL, dan MLIA dari Indeks

FTSE Russell menghapus sejumlah saham dari daftar konstituen indeks dalam tinjauan berkala June 2026 Quarterly Review yang diumumkan pada Sabtu, 23 Mei 2026. Keputusan itu menyasar emiten dari Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, serta tiga saham lain yang dinilai tidak lagi memenuhi ketentuan indeks.

Perubahan tersebut akan berlaku setelah penutupan perdagangan pada 19 Juni 2026, namun masih terbuka untuk ditinjau ulang hingga 5 Juni 2026. Mulai 8 Juni 2026, hasil tinjauan akan dianggap final, kecuali ada kondisi luar biasa sesuai kebijakan FTSE Russell.

DSSA dan keputusan FTSE

FTSE Russell mengeluarkan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk atau DSSA dari kategori Large Cap GEIS. Emiten Grup Sinar Mas itu dinyatakan gagal memenuhi ketentuan high shareholding concentration atau HSG.

Dalam pengumumannya, FTSE Russell menyebut status DSSA sebagai Failed high shareholding concentration. Dengan demikian, saham tersebut tidak lagi memenuhi syarat sebagai konstituen indeks pada periode peninjauan ini.

Keputusan ini menandai penyesuaian penting dalam daftar indeks global yang dipantau pelaku pasar. Bagi investor, perubahan semacam ini kerap memengaruhi minat dana pasif terhadap suatu saham.

DAAZ keluar dari micro cap

Selain DSSA, FTSE Russell juga mengeluarkan PT Daaz Bara Lestari Tbk atau DAAZ dari kategori micro cap. Penyebabnya, saham tersebut memiliki free float di bawah batas minimum yang dipersyaratkan.

Free float menjadi salah satu indikator utama dalam seleksi indeks karena mencerminkan saham yang benar-benar beredar di pasar. Jika porsi saham bebasnya terlalu kecil, likuiditas dan representasi pasar dapat dinilai kurang memadai.

Penghapusan DAAZ dari indeks menunjukkan pentingnya menjaga struktur kepemilikan yang sesuai dengan ketentuan. Emiten dengan free float rendah umumnya menghadapi risiko penyesuaian lebih lanjut pada evaluasi indeks berikutnya.

HILL dan MLIA ikut tersingkir

Di kategori yang sama, FTSE Russell juga mengeluarkan PT Hillcon Tbk atau HILL dan PT Mulia Industrindo Tbk atau MLIA. Keduanya dinyatakan tidak memenuhi kriteria atau Failed Surveillance stocks screen.

Status tersebut menunjukkan adanya hasil evaluasi yang tidak sesuai dengan standar pengawasan FTSE Russell. Meski demikian, pengumuman tidak merinci secara spesifik parameter yang membuat kedua saham itu tersisih.

Bagi pelaku pasar, keputusan seperti ini penting karena dapat memengaruhi persepsi terhadap kualitas saham dalam daftar indeks. Perubahan tersebut juga menjadi sinyal bahwa emiten perlu menjaga kepatuhan terhadap seluruh ketentuan evaluasi.

Jadwal revisi indeks

FTSE Russell menegaskan perubahan hasil tinjauan indeks masih bisa direvisi hingga penutupan perdagangan Jumat, 5 Juni 2026. Setelah itu, mulai Senin, 8 Juni 2026, hasil tinjauan akan dianggap final.

Meski demikian, perubahan susulan tetap mungkin dilakukan dalam kondisi luar biasa. Langkah itu hanya dapat ditempuh sesuai kebijakan dan pedoman perhitungan ulang indeks FTSE Russell.

Ketentuan jadwal ini memberi ruang bagi peninjauan administratif sebelum keputusan benar-benar berlaku. Investor dan emiten pun memiliki waktu untuk mencermati dampak akhir dari revisi indeks tersebut.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!