Rien Wartia Trigina atau Erin kembali menjadi sorotan setelah isu dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga, ART, menyeret namanya ke ranah publik dan polisi. Di tengah ramainya pemberitaan, seorang pria bernama Rahmat mengaku sulit menghubungi istrinya, Nur Rohma, yang bekerja di rumah Erin.
Kekhawatiran Rahmat memuncak karena kabar viral yang beredar membuatnya cemas terhadap keselamatan sang istri. Namun, setelah pertemuan langsung terjadi, baik Rahmat maupun Nur Rohma memastikan kondisi keduanya dalam keadaan baik dan persoalan yang muncul hanya dipicu kesalahpahaman.
Erin Klarifikasi Soal ART
Erin menjelaskan bahwa komunikasi yang terhambat antara Rahmat dan Nur Rohma bukanlah bentuk pembatasan yang disengaja. Ia menilai situasi itu muncul karena informasi yang diterima suami sang ART tidak utuh.
Menurut Erin, Rahmat sempat salah paham lantaran tidak berhasil memperoleh nomor telepon istrinya melalui perantara. Kondisi tersebut membuat Rahmat khawatir karena mendengar kabar yang sedang ramai dibicarakan publik.
Erin menuturkan bahwa ia sudah berbicara langsung dengan suami Nur Rohma untuk meluruskan keadaan. Setelah penjelasan diberikan, Rahmat disebut memahami bahwa tidak ada persoalan sebagaimana yang sempat ia bayangkan.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari percakapan itu adalah menjaga ketenangan semua pihak. Erin berharap isu yang berkembang tidak lagi melebar dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran baru.
Kekhawatiran Suami Meningkat
Rahmat sebelumnya mengaku panik karena istrinya mendadak sulit dihubungi setelah sebelumnya masih berkomunikasi seperti biasa. Ia mengatakan, sebelum kasus Erin viral, Nur Rohma masih memberi kabar dalam kondisi baik.
Ia juga menyampaikan bahwa keluarga di kampung terbiasa berkomunikasi secara rutin, sehingga hilangnya kontak membuatnya merasa ada sesuatu yang tidak beres. Kekhawatiran itu bertambah karena orang tuanya sampai harus mendapat perawatan medis akibat tekanan pikiran.
Selain memikirkan kondisi orang tua, Rahmat juga mengaku anaknya terus menanyakan keberadaan sang ibu. Situasi itu membuatnya merasa bertanggung jawab penuh untuk segera memastikan keselamatan istrinya.
Rahmat kemudian memutuskan datang langsung untuk menjemput Nur Rohma di rumah Erin. Langkah itu diambil agar ia memperoleh kepastian dari sumber yang paling dekat dengan istrinya.
Pertemuan Akhirnya Terjadi
Setelah sempat cemas, Rahmat akhirnya berhasil bertemu dengan Nur Rohma di rumah Erin. Pertemuan itu menjadi titik balik yang meredakan ketegangan yang sebelumnya sempat muncul di tengah keluarga.
Dalam pertemuan tersebut, Nur Rohma menegaskan bahwa dirinya dalam kondisi sehat. Ia juga menjelaskan bahwa situasi yang beredar di luar tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Rahmat mengaku lega setelah melihat langsung keadaan istrinya. Ia menyampaikan rasa syukur karena kekhawatiran yang sempat membebani pikirannya akhirnya terjawab.
Ia pun berterima kasih kepada semua pihak yang membantu mempertemukan dirinya dengan sang istri. Bagi Rahmat, kepastian bahwa Nur Rohma baik-baik saja sudah cukup untuk menenangkan keluarganya.
Penjelasan Soal Ponsel
Erin juga memberi penjelasan mengenai ponsel milik ART yang sempat ia pegang sementara waktu. Menurutnya, langkah itu dilakukan sebagai bentuk pengamanan di tengah situasi yang sedang sensitif.
Ia mengatakan keputusan tersebut diambil agar bukti dan data yang ada tetap terjaga. Erin menilai hal itu perlu dilakukan karena ia khawatir ada pengaruh dari pihak luar yang bisa memperkeruh keadaan.
Dalam penjelasannya, Erin menyebut ponsel itu bukan disita untuk menahan komunikasi secara sepihak. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut hanya bersifat sementara selama masalah belum selesai.
Setelah Rahmat dan Nur Rohma bertemu, situasi pun mulai mencair. Keduanya sama-sama memahami bahwa kabar yang beredar telah menimbulkan kecemasan yang tidak perlu.
