Erin Bantah Tuduhan Kasar terhadap Pekerja Rumah Tangga

Lifestyle Anindya Kirana Putri 22 Mei 2026 09:54 WIB 6
Erin Bantah Tuduhan Kasar terhadap Pekerja Rumah Tangga

Rien Wartia Trigina atau Erin membantah tuduhan bahwa dirinya kerap bersikap kasar terhadap pekerja rumah tangga di kediamannya. Melalui kuasa hukumnya, ia menilai tudingan tersebut merupakan penggiringan opini yang tidak berdasar dan jauh dari kenyataan.

Erin menyebut pekerja rumah tangga lain yang masih bekerja di rumahnya tetap merasa aman dan tidak mengalami perlakuan serupa. Di sisi lain, kasus ini terus berlanjut setelah mantan ART bernama Herawati melaporkannya ke polisi dan DPR RI atas dugaan penganiayaan.

Bantahan Erin soal tuduhan

Erin menolak keras narasi yang menyebut dirinya memiliki kebiasaan melakukan kekerasan fisik maupun verbal kepada pekerjanya. Ia menegaskan tuduhan itu tidak masuk akal karena pekerja lain yang masih bekerja di rumahnya tidak pernah mengalami perlakuan serupa.

Kuasa hukum Erin, Farahnaz Maharani, mengatakan jika memang ada pola kekerasan, maka pekerja lain semestinya merasakan hal yang sama. Namun, fakta di lapangan disebut justru menunjukkan kondisi yang berbeda dan tidak mengarah pada dugaan tersebut.

Erin juga menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan fisik seperti mencakar atau mencekik. Menurutnya, ia hanya sesekali memberi teguran saat ada kesalahan dalam pekerjaan rumah tangga.

Teguran dianggap masih wajar

Dalam penjelasannya, Erin menyebut teguran yang diberikan kepada pekerja rumah tangga hanya sebatas peringatan lisan. Ia menegaskan teguran itu dilakukan karena ada kesalahan kerja, bukan karena niat melakukan kekerasan.

Ia bahkan mengaku tidak pernah menyentuh mantan ART yang menuduhnya. Erin menilai ada kemungkinan pihak tertentu memanfaatkan situasi ini karena adanya sakit hati atau dorongan dari orang lain.

Menurut Erin, tuduhan tersebut justru muncul karena ia kerap menegur pekerja yang bersangkutan. Ia menduga ada keinginan dari pihak tertentu agar dirinya mengganti pekerja rumah tangga tersebut.

Kondisi ART lain disebut aman

Erin mempersilakan pihak mana pun untuk melihat langsung kondisi pekerja rumah tangga yang masih tinggal dan bekerja di rumahnya. Ia menegaskan semua pekerjanya berada dalam keadaan sehat dan diperlakukan dengan baik.

Ia menyebut situasi itu sangat berbeda dengan narasi yang berkembang di media sosial. Menurutnya, keberadaan ART lain yang tetap bertahan menjadi bukti bahwa tuduhan kekerasan tidak sesuai dengan fakta.

Erin juga meminta publik menilai berdasarkan kondisi yang nyata, bukan sekadar asumsi. Ia berharap keterangan dari pekerja yang masih aktif bisa membantu meluruskan informasi yang beredar.

Laporan hukum terus bergulir

Kasus ini bermula ketika mantan ART bernama Herawati melaporkan Erin ke pihak kepolisian dan mengadu ke DPR RI. Laporan itu berkaitan dengan dugaan penganiayaan yang disebut dialaminya selama bekerja di rumah Erin.

Menanggapi langkah tersebut, Erin bersama tim kuasa hukumnya melakukan perlawanan balik. Mereka melaporkan Herawati ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan fitnah, pencemaran nama baik, dan pelanggaran Undang-Undang ITE.

Erin mengklaim memiliki bukti rekaman CCTV yang dinilainya kuat untuk membantah seluruh tuduhan. Bukti itu juga disebut mencakup persoalan penahanan gaji dan barang-barang milik mantan pegawainya tersebut.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!