Erin Bantah Kasar ke ART, Klaim Ada Penggiringan Opini

Lifestyle Anindya Kirana Putri 24 Mei 2026 01:57 WIB 5
Erin Bantah Kasar ke ART, Klaim Ada Penggiringan Opini

Rien Wartia Trigina, atau yang akrab disapa Erin, buka suara terkait tuduhan bahwa dirinya kerap bersikap kasar terhadap para pekerja rumah tangga di kediamannya. Mantan istri Andre Taulany itu menegaskan, tudingan tersebut tidak berdasar dan dinilai sebagai upaya penggiringan opini yang merugikan namanya.

Melalui kuasa hukumnya, Farahnaz Maharani, Erin menyebut tidak masuk akal jika dirinya dituduh melakukan kekerasan fisik maupun verbal. Ia juga menegaskan, pekerja lain yang masih bekerja di rumahnya tetap merasa aman dan tidak mengalami perlakuan serupa.

Stigma Kasar Erin

Farahnaz Maharani menilai tuduhan yang diarahkan kepada kliennya tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di rumah Erin. Menurut dia, jika memang ada kebiasaan kasar, maka pekerja lain seharusnya juga merasakan hal yang sama.

Ia menyampaikan hal itu saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu malam, 20 Mei 2026. Pernyataan tersebut menjadi penegasan awal bahwa pihak Erin menolak narasi yang berkembang di ruang publik.

Erin sendiri menyebut dirinya hanya memberi teguran bila ada kesalahan dalam pekerjaan. Namun, ia menegaskan teguran itu masih dalam batas kewajaran dan tidak pernah berubah menjadi tindakan kekerasan.

Pengakuan Erin Soal Teguran

Dalam penjelasannya, Erin tidak menampik bahwa dirinya pernah menegur pekerja yang dinilai melakukan kesalahan. Ia menyebut teguran itu sebatas mengingatkan agar pekerjaan bisa berjalan sesuai harapan.

Erin menegaskan dirinya tidak pernah melakukan sentuhan fisik, apalagi tindakan yang mengarah pada pencakaran atau pencekikan. Ia juga membantah adanya perlakuan kasar sebagaimana yang dituduhkan oleh mantan pekerjanya.

Menurut Erin, kemungkinan ada sakit hati dari pihak pelapor yang kemudian memunculkan tuduhan tersebut. Ia bahkan menduga ada pihak lain yang mendorong munculnya persoalan ini.

Bukti dan Laporan Balik

Kasus ini bermula saat mantan ART bernama Herawati melaporkan Erin ke pihak kepolisian dan mengadu ke DPR RI. Laporan itu memuat dugaan penganiayaan yang disebut terjadi selama bekerja di rumah Erin.

Menanggapi laporan tersebut, Erin dan tim kuasa hukumnya mengambil langkah perlawanan. Mereka melaporkan Herawati ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan fitnah, pencemaran nama baik, dan pelanggaran UU ITE.

Erin mengklaim memiliki bukti rekaman CCTV yang dinilai kuat untuk membantah semua tuduhan. Bukti itu juga disebut mencakup isu penahanan gaji dan barang milik mantan pegawainya.

Kondisi Pekerja di Rumah

Selain membantah tuduhan, Erin mempersilakan pihak mana pun untuk melihat langsung kondisi para pekerja yang masih aktif di rumahnya. Ia menyebut para ART tersebut dalam keadaan sehat dan mendapat perlakuan yang baik.

Erin menilai fakta di lapangan berbanding terbalik dengan narasi yang beredar di media sosial. Karena itu, ia meminta publik tidak langsung percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Ia juga menegaskan bahwa pekerja yang masih berada di rumahnya tidak menunjukkan masalah sebagaimana yang dituduhkan. Bagi Erin, kesaksian mereka dapat menjadi gambaran nyata mengenai situasi sebenarnya di kediamannya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!