Ekspor Perdana Yammy Babeh Dari Sukabumi ke Brunei

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 13 Mei 2026 23:51 WIB 8
Ekspor Perdana Yammy Babeh Dari Sukabumi ke Brunei

Sukabumi, Jawa Barat – Ekspor perdana camilan keripik singkong Yammy Babeh milik PT Gemilang Agro Inovasi telah dilakukan ke Brunei Darussalam melalui satu kontainer berukuran 20 kaki. Produk tersebut diproduksi di Sukabumi dan dipasarkan sebagai camilan higienis dengan kemasan modern. Nilai transaksi ekspor perdana ini mencapai USD 18.000 atau sekitar Rp 288 juta, menandai langkah awal perusahaan menembus pasar internasional.

Ekspor ini diprakarsai oleh Ade Soelistyowati, penyandang disabilitas tuna rungu, yang menjalankan usaha bersama suaminya. Mereka menjalin kemitraan dengan SP Setia SDN BHD asal Brunei untuk jalur pengiriman berkelanjutan. Langkah ini menjadi contoh nyata bagi UMKM lokal yang memprioritaskan inklusivitas, inovasi, dan ketahanan usaha dalam menghadapi pasar global.

Ekspor Perdana Yammy Babeh

Ekspor perdana camilan Yammy Babeh dilakukan ke Brunei Darussalam melalui satu kontainer berukuran 20 kaki. Produk keripik singkong Yammy Babeh diproduksi oleh PT Gemilang Agro Inovasi di Sukabumi dengan standar higienis dan kemasan modern. Nilai transaksi ekspor perdana ini mencapai USD 18.000 atau sekitar Rp 288 juta.

Pemilik usaha, Ade Soelistyowati, adalah penyandang disabilitas tuna rungu yang menjalankan usaha bersama suaminya. Mereka menjalin kerja sama dengan SP Setia SDN BHD dari Brunei untuk menjaga kelanjutan pengiriman ke pasar luar negeri. Ekspor perdana ini menunjukkan potensi produk lokal untuk menembus pasar regional dengan dukungan mitra bisnis.

Acara pelepasan ekspor dilakukan secara simbolik di Gedung Juang 45 Sukabumi dan dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, serta Bupati Sukabumi Ayep Zaki. Kehadiran mereka menandai dukungan pemerintah terhadap pelaku UMKM inklusif dan upaya memperluas jangkauan ekspor. Hal ini dinilai sebagai langkah positif untuk meningkatkan daya saing produk lokal di kancah global.

Dukungan Kebijakan & Mitra

Pemerintah menegaskan fokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha disabilitas agar dapat bersaing di pasar global. Kebijakan ini mencakup pembinaan, pelatihan, dan penguatan kapasitas usaha melalui sinergi lintas kementerian. Langkah ini diharapkan meningkatkan akses UMKM binaan ke peluang ekspor dan pasar regional.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan swasta untuk memperkuat daya saing produk lokal. Ia menilai kerja sama tersebut memperluas akses ke pasar global serta memfasilitasi pendampingan teknis dan logistik. Dalam konteks ini, Pertamina juga menjadi contoh praktik dukungan terhadap pelaku wirausaha lokal.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menegaskan bahwa setiap individu memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada ekonomi bangsa tanpa terkecuali. Ia menambahkan bahwa hingga Oktober 2025, delapan UMKM binaan Pertamina berhasil menembus ekspor berkelanjutan. Pertamina berkomitmen memperluas dukungan agar produk lokal mampu menembus pasar global.

Dampak Sosial & Ketenagakerjaan

Keberadaan PT Gemilang Agro Inovasi memberi dampak sosial melalui penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Saat ini perusahaan mempekerjakan 10 karyawan tetap dan melibatkan 25 siswa magang dari SMA Hassina Sukabumi. Program pelatihan dan standar higiene pada proses produksi mendukung kualitas produk serta kesejahteraan pekerja.

Ade dan suaminya berupaya mempertahankan usaha meski menghadapi tantangan kesehatan sang suami, termasuk stroke. Mereka tetap menjaga kelangsungan usaha serta membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Kisah ini menjadi contoh bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi.

Ekspor Yammy Babeh dianggap sebagai langkah nyata meningkatkan nilai tambah produk lokal dan membuka akses pasar global. Keberhasilan ini dinilai mendorong program inklusivitas di sektor UMKM Indonesia. Kedepannya, pemerintah dan mitra industri diharapkan dapat memperluas dampak positif bagi perekonomian daerah dan nasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!