Dewi Perssik Pulang Naik Helikopter Demi Kurban

Lifestyle Clara Monica 28 Mei 2026 17:49 WIB 3
Dewi Perssik Pulang Naik Helikopter Demi Kurban

Dewi Perssik melangsungkan pemotongan hewan kurban di Jakarta setelah sempat terlambat satu hari dari perayaan Idul Adha. Keterlambatan itu terjadi karena ia lebih dulu menjalankan pekerjaan di Kalimantan, sehingga harus menempuh perjalanan khusus agar bisa segera pulang.

Untuk menjaga momen kurban tahun ini, pedangdut yang akrab disapa Depe itu memilih pulang ke Jakarta dengan helikopter. Sesampainya di ibu kota, ia langsung mengatur penyembelihan dua ekor sapi limosin dan memastikan daging kurban dibagikan kepada warga sekitar.

Dewi Perssik dan Kurban

Dewi Perssik mengaku tidak ingin kehilangan kesempatan berkurban pada Idul Adha tahun ini. Ia menyebut momen tersebut penting karena dirinya jarang memiliki waktu luang untuk berada di satu tempat dalam periode yang sama.

Menurutnya, keputusan pulang dengan helikopter diambil setelah mempertimbangkan jarak dan waktu tempuh yang panjang. Perjalanan darat dari lokasi kerjanya dinilai terlalu rumit karena harus berpindah dari Pontianak ke Ketapang, lalu ke Kayong.

Ia menuturkan, jadwal kerja di Kalimantan membuatnya sulit kembali tepat waktu jika menggunakan transportasi biasa. Karena itu, ia menerima saran agar menempuh perjalanan udara demi mengejar agenda kurban di Jakarta.

Depe menegaskan bahwa keputusannya bukan semata soal kenyamanan, melainkan agar hewan kurban yang sudah disiapkan bisa segera disembelih. Ia ingin tetap hadir saat proses berlangsung, sekaligus menyapa warga yang menunggu.

Dewi Perssik Naik Helikopter

Di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Dewi Perssik menjelaskan alasan dirinya memilih helikopter sebagai moda transportasi pulang. Ia menilai cara itu paling efektif untuk memangkas waktu perjalanan dari Kalimantan ke Jakarta.

Ia menyampaikan bahwa kesempatan bisa berkumpul pada momen Lebaran sangat berharga baginya. Karena itu, ia memilih untuk menyesuaikan diri dengan situasi, meski harus menempuh perjalanan yang tidak biasa.

Dalam penuturannya, Depe juga menggambarkan sulitnya akses transportasi darat dari lokasi pekerjaan. Menurut dia, perpindahan antardaerah memakan waktu berjam-jam dan berisiko membuat agenda kurban tertunda lebih lama.

Keputusan naik helikopter akhirnya membuatnya tiba di Jakarta lebih cepat dan langsung bersiap mengikuti proses kurban. Ia pun mengaku lega karena masih bisa hadir dalam perayaan bersama keluarga dan lingkungan sekitar.

Prosesi Kurban Di Jakarta

Setibanya di Jakarta, Dewi Perssik langsung menginstruksikan panitia kurban untuk menyembelih dua ekor sapi limosinnya. Ia tidak ingin waktu istirahat menghambat pelaksanaan ibadah kurban yang sudah ia persiapkan.

Pelantun lagu Mimpi Manis itu mengatakan, sapi kurban yang dibelinya sudah menunggu di rumah. Karena itu, ia merasa wajib pulang agar proses penyembelihan dapat dilakukan tanpa penundaan tambahan.

Ia bahkan menegaskan kepada panitia bahwa dirinya harus pulang terlebih dahulu sebelum proses kurban berjalan penuh. Baginya, kehadiran langsung merupakan bentuk tanggung jawab atas hewan kurban yang sudah dibeli.

Proses pemotongan hewan kurban tersebut berlangsung cukup dramatis karena dihadiri puluhan warga yang antusias menyaksikan. Di tengah penyembelihan, Dewi Perssik beberapa kali menutup mata karena tidak tega melihat langsung sapi kurbannya dipotong.

Dewi Perssik Berbagi Dengan Warga

Meski lelah, Dewi Perssik tetap memprioritaskan pembagian daging kurban kepada warga sekitar. Ia ingin memastikan manfaat ibadah kurban benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di lingkungan tempat tinggalnya.

Ia pun akhirnya bisa menyapa tetangga dan Ketua RT setelah seluruh rangkaian kurban berjalan. Momen itu menjadi penutup yang hangat setelah dirinya menempuh perjalanan panjang dari Kalimantan ke Jakarta.

Secara keseluruhan, Dewi Perssik melaksanakan kurban dengan total 12 sapi jumbo yang disebar ke beberapa daerah. Hewan kurban itu dibagikan ke Jakarta, Jember, hingga Malang sebagai bagian dari niat berbagi pada Idul Adha.

Untuk di Jakarta, ia menyembelih dua ekor sapi jumbo dengan bobot masing-masing 1,3 ton. Selain itu, ia juga mendapat dua ekor kambing dari pihak peternak sebagai bonus setelah memborong hewan kurban tersebut.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!