Di pasar ikan, penilaian kualitas lele sering didasarkan pada bentuk saat digoreng. Banyak konsumen percaya lele yang lurus lebih berkualitas, sementara lele bengkok dihubungkan dengan habitat kotor atau pakan berkualitas rendah.
Padahal, tidak semua lele yang dijual memiliki kondisi segar dan aman untuk dikonsumsi. Artikel ini membahas cara mengenali lele segar saat membeli di pasar dan bagaimana memilihnya dengan tepat.
Indikator Segar
Menurut pakar budidaya perikanan dari IPB University, Dr Ir Cecilia Eny Indriastuti, M.Si, kondisi fisik ikan bisa menjadi indikator awal untuk menilai kualitasnya. Keterangan ini disampaikan saat ditemui detikcom pada Kamis (23/4/2026). Pemaparan ini menekankan bahwa tanda fisik cukup relevan untuk penilaian primer.
Cecilia mencontohkan ciri-ciri lele berkualitas: tubuh lele proporsional, panjang tidak buntet, dan daging tebal. Ia menekankan lele warna hitam cerah dan tidak amis. Tekstur kenyal juga menjadi pertanda kesegaran yang baik.
Lele segar umumnya tidak memiliki cacat pada tubuhnya, seperti luka atau bagian yang rusak. Warna tubuhnya cenderung hitam cerah dan merata, bukan pucat atau belang-belang. Kondisi ini memudahkan konsumen membedakan lele segar dengan mudah saat memilih.
Cara Memilih
Memilih lele segar sebenarnya tidak sulit jika konsumen tahu tanda yang perlu diperhatikan. Pertama, periksa bentuk badan lele yang proporsional dan panjang yang tidak buntet. Kedua, pastikan daging tebal dan tidak kurus.
Selain itu, warna tubuh sebaiknya hitam cerah dan merata. Hindari lele yang pucat atau belang-belang. Bau ikan yang tidak amis juga menjadi indikator penting.
Pemantauan tekstur saat digenggam juga diperlukan. Lele segar harus kenyal, tidak lembek. Pastikan tidak ada luka terbuka pada tubuh.
Kiat Konsumen
Dengan memperhatikan ciri-ciri tersebut, konsumen bisa lebih mudah membedakan lele segar dan layak dipilih. Jangan ragu menanyakan asal-usul serta cara pemeliharaan lele kepada pedagang. Informasi tambahan seperti tanggal panen juga bisa membantu.
Selain itu, pedagang yang menjaga kualitas biasanya menampilkan ikan dalam kondisi tertata. Harga yang terlalu murah bisa jadi sinyal kualitas diragukan. Membeli dari sumber tepercaya juga dianjurkan.
Selalu periksa kebersihan lingkungan tempat ikan diperdagangkan. Pastikan alat penyimpanan bersih dan terjaga kebersihannya. Konsumen bisa lebih aman mengonsumsi lele jika mengikuti panduan ini.
