Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah dengan Bahan Dapur

Lifestyle Nadia Safira Putri 27 Mei 2026 21:17 WIB 3
Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah dengan Bahan Dapur

Tumit kering dan pecah-pecah kerap dialami banyak orang, terutama mereka yang sering berdiri dalam waktu lama. Kondisi ini memang umum, tetapi tetap perlu ditangani agar tidak semakin mengganggu kenyamanan.

Dokter kulit sekaligus profesor klinis dermatologi di NYU Langone Medical Center, Doris Day, membagikan cara mengatasi tumit pecah-pecah dengan bahan yang mudah ditemukan di rumah. Metode ini menekankan perawatan pelembap yang sederhana, aman, dan dapat dilakukan sendiri.

Atasi Tumit Pecah-Pecah

Tumit yang tampak kusam dan memiliki retakan halus biasanya membutuhkan kelembapan tambahan. Salah satu cara yang disarankan adalah memanfaatkan bahan alami seperti madu dan minyak kelapa.

Keduanya dapat membantu melembutkan kulit, terutama bila digunakan bersama air hangat. Perawatan ini cocok untuk kondisi tumit yang belum mengalami pecah-pecah parah.

Langkah sederhana ini juga memberi kesempatan pada kulit untuk menyerap kelembapan lebih optimal. Hasilnya, tumit dapat terasa lebih lembut dan nyaman setelah perawatan rutin.

Rendaman Madu dan Minyak Kelapa

Caranya dimulai dengan mencampurkan madu dan minyak kelapa ke dalam air hangat. Setelah itu, kaki direndam selama sekitar lima hingga sepuluh menit.

Rendaman ini membantu membuka permukaan kulit dan mendukung proses pelembapan. Madu dikenal memiliki sifat yang menenangkan, sementara minyak kelapa membantu menjaga kulit tetap lembap.

Setelah selesai, kaki sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama dalam keadaan kering. Kondisi setengah lembap justru menjadi waktu terbaik untuk melanjutkan tahap perawatan berikutnya.

Gunakan Pelembap dengan Tepat

Usai merendam kaki, langkah selanjutnya adalah mengoleskan petroleum jelly atau krim oles, seperti CeraVe Healing Ointment. Produk semacam ini membantu mengunci kelembapan pada kulit yang masih setengah lembap.

Menurut para dermatolog, penggunaan petroleum jelly pada kulit lembap lebih efektif dibandingkan pelembap biasa. Cara ini membantu hidrasi bertahan lebih lama di permukaan kulit.

Pemakaian yang konsisten dapat membantu memperbaiki tampilan tumit secara bertahap. Perawatan sederhana ini juga relatif mudah dilakukan sebagai bagian dari rutinitas malam hari.

Lindungi Kelembapan Kaki

Setelah krim dioleskan, kaki sebaiknya ditutupi dengan kaus kaki lembut. Langkah ini membantu menjaga kelembapan tetap terperangkap di dalam kulit.

Kaus kaki juga berfungsi melindungi kaki dari kontak langsung dengan permukaan lain saat tidur. Dengan begitu, krim tidak mudah terhapus sebelum sempat bekerja maksimal.

Perawatan yang dilakukan secara rutin dapat membantu mencegah tumit kembali kering. Jika kondisi pecah-pecah semakin parah atau menimbulkan nyeri, pemeriksaan ke dokter kulit tetap diperlukan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!