Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah dengan Bahan Dapur

Lifestyle Clara Monica 22 Mei 2026 21:04 WIB 4
Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah dengan Bahan Dapur

Tumit pecah-pecah kerap dialami banyak orang, terutama mereka yang sering berdiri dalam waktu lama atau berjalan dengan tekanan berulang pada kaki. Kondisi ini umumnya dipicu oleh kulit kering, sehingga permukaan tumit terlihat kusam, kasar, dan retak.

Seorang dokter kulit sekaligus profesor klinis dermatologi di NYU Langone Medical Center, Doris Day, membagikan cara sederhana untuk merawat tumit pecah-pecah. Menariknya, beberapa langkah dapat dilakukan sendiri di rumah dengan bahan yang mudah ditemukan di dapur.

Tumit pecah-pecah dan penyebabnya

Tumit pecah-pecah biasanya muncul saat kulit kehilangan kelembapan dan elastisitas. Tekanan yang terus-menerus pada telapak kaki membuat lapisan kulit menebal, lalu retak ketika tidak dirawat dengan baik.

Kondisi ini juga dapat bertambah parah bila kaki sering terpapar udara kering atau tidak mendapat perawatan rutin. Dalam banyak kasus, masalah tersebut memang umum dan bukan sesuatu yang perlu langsung dikhawatirkan.

Meski tergolong umum, tumit pecah-pecah tetap perlu ditangani agar tidak semakin dalam. Perawatan yang tepat membantu menjaga kenyamanan saat berjalan sekaligus membuat kulit kaki lebih sehat.

Rendaman madu dan minyak kelapa

Untuk tumit dengan retakan halus, rendaman madu dan minyak kelapa bisa menjadi pilihan awal. Keduanya dikenal membantu melembapkan kulit secara lebih mendalam.

Caranya cukup sederhana, campurkan madu dan minyak kelapa ke dalam air hangat, lalu rendam kaki selama 5 hingga 10 menit. Langkah ini membantu kulit tumit lebih siap menerima kelembapan berikutnya.

Setelah direndam, keringkan kaki secara perlahan tanpa menggosok terlalu keras. Kondisi kulit yang masih sedikit lembap akan lebih mudah menyerap produk pelembap pada tahap berikutnya.

Petroleum jelly untuk mengunci kelembapan

Setelah perendaman, oleskan petroleum jelly atau krim oles seperti ointment pada bagian tumit. Saat kulit masih setengah lembap, produk ini membantu mengunci hidrasi lebih efektif.

Menurut dermatolog, pelembap oklusif seperti petroleum jelly bekerja dengan membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit. Lapisan ini membantu mencegah air menguap terlalu cepat dari kulit tumit.

Agar hasilnya lebih maksimal, gunakan secukupnya dan ratakan pada area yang pecah-pecah. Cara ini dapat membantu meredakan kekeringan sekaligus menjaga tekstur kulit tetap lembut.

Kaos kaki bantu perawatan malam

Setelah krim dioleskan, tutupi kaki dengan kaos kaki yang lembut dan bersih. Langkah sederhana ini membantu menjaga kelembapan tetap berada di kulit lebih lama.

Kaos kaki juga melindungi tumit dari gesekan langsung dengan permukaan lain saat tidur. Dengan begitu, proses pemulihan kulit dapat berlangsung lebih nyaman sepanjang malam.

Perawatan malam seperti ini bisa dilakukan secara rutin agar tumit tidak kembali terlalu kering. Jika dilakukan konsisten, kondisi kaki biasanya tampak lebih halus dan terawat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!