Cara Memilih Lele Segar di Pasar agar Tak Salah Beli

Lifestyle Clara Monica 27 Mei 2026 02:19 WIB 2
Cara Memilih Lele Segar di Pasar agar Tak Salah Beli

Di pasar tradisional, lele kerap dibeli berdasarkan ukuran dan harga, padahal kualitas ikan ini tidak selalu terlihat sekilas. Anggapan bahwa lele yang bengkok berarti tumbuh di lingkungan kotor masih sering dipercaya, tetapi tanda itu bukan satu-satunya penentu mutu. Konsumen perlu memahami ciri fisik lele segar agar tidak salah memilih dan tetap aman saat dikonsumsi.

Menurut pakar budidaya perikanan dari IPB University, kualitas lele dapat dikenali dari kondisi tubuh, warna, aroma, dan teksturnya. Pemeriksaan sederhana saat membeli di pasar bisa membantu membedakan lele yang sehat dari yang kurang layak. Dengan cara ini, pembeli dapat menghindari ikan yang tampak menarik, tetapi sebenarnya tidak segar.

Ciri Lele Segar

Lele segar umumnya memiliki tubuh yang proporsional dan tidak tampak buntet. Kepalanya tidak lebih besar dari badan, sementara dagingnya terlihat tebal dan tidak kurus.

Warna tubuh lele yang baik cenderung hitam cerah dan merata. Jika warnanya pucat, belang-belang, atau tampak kusam, konsumen perlu lebih berhati-hati.

Selain bentuk dan warna, aroma juga menjadi petunjuk penting. Lele segar tidak mengeluarkan bau amis yang menyengat, melainkan masih terasa wajar seperti ikan baru.

Perhatikan Tekstur Daging

Tekstur daging lele yang baik terasa kenyal saat ditekan. Jika dagingnya lembek dan tidak kembali ke bentuk semula, kualitasnya patut diragukan.

Konsumen juga perlu melihat kondisi kulit dan tubuh ikan secara keseluruhan. Lele segar biasanya tidak memiliki luka, memar, atau bagian tubuh yang rusak.

Permukaan tubuh yang utuh menandakan ikan ditangani dengan lebih baik. Sebaliknya, cacat fisik dapat menjadi indikasi penyimpanan atau penanganan yang kurang higienis.

Warna Dan Aroma

Warna hitam cerah sering menjadi tanda awal bahwa lele masih dalam kondisi baik. Namun, warna saja tidak cukup jika disertai aroma yang menyengat atau tubuh yang tampak kusam.

Lele yang disimpan terlalu lama bisa kehilangan kesegaran meski bentuknya masih utuh. Karena itu, pembeli sebaiknya tidak hanya fokus pada tampilan luar yang sekilas tampak normal.

Aroma yang segar membantu memastikan ikan masih layak dibawa pulang. Jika tercium bau busuk atau terlalu amis, sebaiknya konsumen memilih ikan lain.

Tips Saat Membeli Lele

Sebelum membeli, pembeli sebaiknya memperhatikan satu per satu ikan yang dipajang. Langkah sederhana ini dapat membantu menilai kualitas lele secara lebih akurat.

Memilih lele yang segar bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal keamanan pangan. Ikan yang sehat umumnya menghasilkan daging yang lebih baik saat diolah menjadi hidangan.

Dengan memahami ciri-ciri lele segar, konsumen bisa lebih percaya diri saat berbelanja di pasar. Kebiasaan ini juga membantu mengurangi risiko membawa pulang ikan yang tidak layak konsumsi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!