Cara Atasi Tumit Kering dan Pecah-Pecah di Rumah

Lifestyle Clara Monica 28 Mei 2026 12:51 WIB 2
Cara Atasi Tumit Kering dan Pecah-Pecah di Rumah

Tumit kering dan pecah-pecah merupakan keluhan yang cukup umum, terutama pada orang yang sering berdiri dalam waktu lama. Kondisi ini memang bisa mengganggu kenyamanan, tetapi umumnya dapat diatasi dengan perawatan sederhana di rumah.

Dokter kulit sekaligus profesor klinis dermatologi di NYU Langone Medical Center, Doris Day, membagikan beberapa cara untuk membantu mengatasi tumit pecah-pecah. Menariknya, langkah-langkah ini dapat dilakukan dengan bahan yang mudah ditemukan di dapur rumah.

Cara Atasi Tumit Kering

Masalah tumit kusam dengan retakan halus biasanya berkaitan dengan kulit yang kekurangan kelembapan. Karena itu, fokus perawatan utama adalah membantu kulit kaki kembali lembap secara mendalam.

Langkah yang disarankan adalah menyiapkan campuran madu dan minyak kelapa ke dalam air hangat. Setelah itu, rendam kaki selama sekitar lima hingga sepuluh menit agar kulit lebih lunak.

Perendaman ini dapat membantu menenangkan kulit yang kering sekaligus memudahkan proses pelembapan. Cara tersebut juga menjadi tahapan awal sebelum pemberian pelembap yang lebih kuat.

Gunakan Olesan Pelembap

Setelah kaki direndam, kulit sebaiknya langsung diolesi petroleum jelly atau krim oles jenis ointment. Aplikasi dilakukan saat kaki masih setengah lembap agar kelembapan lebih mudah terkunci.

Produk seperti CeraVe Healing Ointment dapat menjadi salah satu pilihan yang digunakan untuk membantu merawat kulit kering. Menurut dermatolog, bahan oklusif seperti petroleum jelly efektif menjaga hidrasi pada kulit.

Dibandingkan pelembap biasa, petroleum jelly dinilai lebih mampu mengunci air di permukaan kulit. Hasilnya, kulit kaki dapat terasa lebih lembut dan tidak cepat kembali kering.

Manfaat Kaos Kaki Lembut

Setelah krim dioleskan, kaki perlu ditutup dengan kaus kaki yang lembut. Langkah ini membantu menjaga pelembap tetap berada di permukaan kulit lebih lama.

Selain itu, kaus kaki juga memberi perlindungan agar kaki tidak langsung bergesekan dengan permukaan lain saat tidur. Dengan begitu, proses pemulihan kulit dapat berlangsung lebih optimal.

Kombinasi pelembap dan penutup kaki ini sering dianggap sederhana, tetapi efektif untuk perawatan malam hari. Kebiasaan tersebut dapat membantu kulit tumit mempertahankan kelembapan hingga keesokan harinya.

Kapan Harus Waspada

Tumit pecah-pecah memang sering tergolong ringan, namun kondisi ini tetap perlu diperhatikan jika retakan makin dalam. Apabila kulit terasa nyeri, berdarah, atau meradang, pemeriksaan lebih lanjut sebaiknya dipertimbangkan.

Perawatan di rumah umumnya membantu pada keluhan yang masih ringan hingga sedang. Namun, jika masalah tidak membaik, konsultasi dengan dokter kulit dapat membantu menentukan penanganan yang tepat.

Menjaga kelembapan kaki secara rutin menjadi kunci utama agar tumit tidak kembali kering. Dengan perawatan yang konsisten, risiko pecah-pecah dapat ditekan dan kenyamanan beraktivitas bisa kembali terjaga.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!