Biblical Diet Viral di Media Sosial, Ini Penjelasannya

Lifestyle Clara Monica 25 Mei 2026 08:13 WIB 4
Biblical Diet Viral di Media Sosial, Ini Penjelasannya

Belakangan, biblical diet menjadi tren baru di media sosial setelah banyak kreator konten membahas pola makan yang disebut terinspirasi dari makanan dalam Alkitab. Tren ini menarik perhatian karena tidak hanya menonjolkan makanan alami, tetapi juga dikaitkan dengan nilai spiritual dan keagamaan.

Popularitasnya meningkat melalui konten di TikTok, Instagram, hingga Facebook, terutama setelah sejumlah influencer membagikan pengalaman mereka menjalani pola makan tersebut. Meski dianggap lebih sederhana dan alami, para ahli tetap mengingatkan bahwa kebutuhan gizi seimbang tetap harus menjadi prioritas utama.

Biblical Diet dan Konsep Dasarnya

Biblical diet adalah pola makan yang berfokus pada bahan pangan alami dan minim proses, seperti ikan, roti, buah-buahan, sayuran, madu, biji-bijian, dan minyak zaitun. Makanan ultra-proses, pemanis tambahan, serta produk dengan banyak bahan aditif cenderung dihindari.

Konsep ini dianggap menarik karena menggabungkan aspek kesehatan dengan praktik spiritual. Bagi sebagian orang, pilihan makan bukan hanya soal tubuh, tetapi juga bagian dari keyakinan dan cara hidup.

Karena sederhana, biblical diet sering dipandang lebih mudah diikuti dibanding pola makan modern yang rumit. Namun, kesederhanaan menu tetap harus diimbangi dengan kecukupan zat gizi harian.

Influencer yang Memopulerkan

Salah satu figur yang paling dikenal dalam tren ini adalah Kayla Bundy, influencer berusia 27 tahun dengan lebih dari 500 ribu pengikut di TikTok. Ia mengaku sudah menjalani pola makan biblical selama delapan tahun terakhir.

Kayla mulai tertarik setelah memperhatikan makanan yang dikonsumsi tokoh-tokoh dalam Alkitab. Dari sana, ia membangun narasi bahwa makanan dapat menjadi bagian dari kesehatan sekaligus spiritualitas.

Popularitasnya di media sosial juga membuka peluang bisnis. Ia menjual panduan digital tentang superfood ala biblical diet dan menawarkan sesi konsultasi berbayar.

Menu yang Sering Dibahas

Selain Kayla, ada Abbie Stasior, ahli gizi asal Nashville, yang kerap mengaitkan pola makan sehat dengan ayat-ayat Alkitab. Salah satu contoh yang sering ia bahas adalah sarapan roti dan ikan sebagai kombinasi karbohidrat dan protein yang seimbang.

Nama lain yang ikut mengangkat tren ini adalah Annalies Xaviera, ibu rumah tangga yang memiliki ratusan ribu pengikut di Facebook. Kontennya banyak menampilkan makanan lokal, alami, dan tidak diproses, disertai doa serta kutipan ayat Alkitab.

Ragam konten tersebut membuat biblical diet terlihat dekat dengan keseharian banyak orang. Namun, pilihan menu tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan energi, aktivitas, dan kondisi kesehatan masing-masing.

Catatan Ahli Soal Diet

Meski viral, para ahli mengingatkan bahwa tidak ada diet yang bisa dianggap ideal untuk semua orang tanpa mempertimbangkan kebutuhan tubuh. Pola makan sehat seharusnya tetap menekankan keseimbangan antara karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Diet yang terlalu ketat justru berisiko menimbulkan kekurangan nutrisi bila tidak dirancang dengan baik. Karena itu, setiap perubahan pola makan sebaiknya dilakukan secara bertahap dan berdasarkan informasi yang benar.

Bagi masyarakat yang ingin mencoba biblical diet, konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi langkah yang bijak. Dengan cara itu, manfaat kesehatan tetap bisa dicapai tanpa mengabaikan keamanan dan kecukupan gizi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!